imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Hubungan $OASA x $FUJI x $OKAS x NICK x ONIX

Banyak investor yang mungkin tidak tahu siapa itu Okansa. Padahal mereka itu adalah salah satu trader paling jago di Indonesia. Okansa itu start-nya bukan dari multifinance, melainkan dari trading kecil yang berangkat jauh dari Indonesia. Tahun 1993 mereka lahir di Boston dengan nama Sanexim Trading Corporation, fokus ekspor alat uji kelistrikan dari Amerika Serikat ke Indonesia, lalu 1994 bikin basis trading di Jakarta. Jadi DNA awalnya itu merchant dan supply chain, bukan pure finance, dan ini penting karena menjelaskan kenapa portofolio mereka kelihatan lompat-lompat sektor, tapi polanya konsisten, masuk, bangun aset, lalu putar. External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Di tahun 2000, Okansa bikin holding regional Okansa Pacific di Hong Kong untuk Asia Pasifik dan China, lalu 2002 ambil alih SG Securities di Indonesia dan ganti jadi Okansa Capital. Ini momen ketika grup mulai merajut jalur financial services dan pasar modal, bukan cuma jualan barang. Pergerakannya juga khas konglomerasi kecil-menengah, bikin beberapa kendaraan, kemudian dipakai sesuai momentum siklus industri. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Tahun 2003 Okansa Capital melantai di bursa, dan 2006 Okansa Persada Tbk juga listing dengan kode OKAS. Setelah IPO, Okansa Persada kemudian berubah nama menjadi TD Resources pada 2007, dan akhirnya terkoneksi ke Ancora, yang menunjukkan satu gaya yang berulang, mereka nyaman melepas kontrol setelah kendaraan publik terbentuk. Jadi listing di sini bukan garis finish, tapi alat untuk rotasi kepemilikan dan rotasi sektor.

Di tahun yang sama 2007, Okansa juga melepas mayoritas Okansa Capital, yang lalu berganti nama menjadi JJ NAB Sekuritas dan kemudian Onix Capital. Ini memperkuat pola bahwa Okansa tidak segan keluar dari bisnis pasar modal ketika valuasi dan timing dianggap pas. Kalau dibaca sebagai strategi, mereka lebih mirip builder dan allocator daripada operator jangka panjang di satu lini tunggal. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sambil itu, Okansa menumbuhkan kaki teknologi lewat Navindo Technologies sejak 2004 dan Navindo Geosat 2005, lalu membentuk Tele Atlas Indonesia sebagai JV 2006. Bahkan mereka mengklaim divisi mapping Navindo pernah di-spin off dan menjadi bagian dari TomTom. Artinya, narasi adaptif dan inovasi yang mereka jual itu ada jejak historisnya, bukan sekadar copywriting korporat.

Masuk 2010 sampai 2011, mereka sempat bermain di telecommunication tower lewat Infrasys Persada, lalu memilih divest untuk unlock profit ketika valuasi tower sedang panas. Lagi-lagi polanya sama, masuk saat siklus menarik, lalu keluar saat harga dan likuiditas menguntungkan. Ini penting karena nanti nyambung ke cara membaca FUJI, apakah sedang diparkir untuk langkah korporasi berikutnya.

Periode 2012 sampai 2021 adalah bab telekomunikasi dan EPC. Okansa ambil 40% Protech Mitra Perkasa 2012, bikin anak usaha Telesys Indonesia 2013, ambil 100% 2015, lalu Protech IPO 2016 dengan kode OASA, dan akhirnya 2021 mereka divest, dengan catatan perusahaan itu kemudian berganti nama menjadi Maharaksa Biru Energy. Jadi di satu dekade ini terlihat jelas mereka bisa build, list, lalu exit, tidak sentimental.

Bab yang paling relevan ke FUJI dimulai 2017, Okansa mengakuisisi Jaya Fuji Leasing Pratama, perusahaan multifinance berizin yang berdiri sejak 1982, lalu diubah menjadi Fuji Finance Indonesia. Dua tahun kemudian, FUJI listing pada 9 Juli 2019. Jadi FUJI itu secara historis adalah kendaraan yang dibeli, dibersihkan, diberi identitas baru, lalu dibawa ke pasar publik. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Di 2018, Okansa juga punya kendaraan investment holding publik bernama Charnic Capital dengan kode NICK, listing 2 Mei 2018, dan alamatnya di Menara Sudirman lantai 8. Ini nyambung dengan ekosistem grup yang berkantor di lokasi yang sama. Ketika investor melihat FUJI, NICK, dan entitas Okansa lain beririsan alamat dan transaksi, itu memberi konteks bahwa pergerakan modal di dalam grup bisa lintas-vehikel.

Di tahun 2024, Okansa Fuji Shosha tercatat menggenggam 20% FUJI, lalu 2025 porsinya turun tajam sampai di bawah 5% dan akhirnya di data lain tinggal 0,98%, sementara muncul nama individu seperti Agustin Widyawati dan Jhon Veter Firdaus dalam porsi besar. Di saat yang sama, di laporan 2025 FUJI mengosongkan total piutang pembiayaan inti dan menggantinya dengan piutang lain-lain non-standar. Kalau disambungkan ke sejarah Okansa yang gemar membangun kendaraan publik lalu merotasi kepemilikan, FUJI 2025 terlihat seperti fase reposisi, bisa menuju pivot besar, bisa juga sekadar parkir yang meningkatkan risiko transparansi, tergantung kualitas piutang lain-lain dan arah penggunaan kas. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sejarah Okansa
• 🧭 1993 Boston, Sanexim Trading Corporation mulai ekspor alat uji listrik
ā—¦ šŸ™ļø 1994 Jakarta, trading pertama di Indonesia
• šŸŒ 2000 Hong Kong, Okansa Pacific jadi holding regional Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
• šŸ¦ 2002 ambil SG Securities, jadi Okansa Capital
• šŸ“ˆ 2003 Okansa Capital listing, lalu keluar kontrol pada 2007
ā—¦ šŸ” Berganti menjadi JJ NAB Sekuritas, lalu Onix Capital
• šŸ—ļø 2006 Okansa Persada listing sebagai OKAS
ā—¦ šŸ” 2007 ganti nama jadi TD Resources, lalu terkoneksi ke Ancora
• šŸ—¼ 2010 hingga 2011 Infrasys Persada tower, lalu divest saat valuasi tinggi
• šŸ¢ 2012 hingga 2021 siklus Protech sampai divest dan rebrand Maharaksa Biru Energy
• 🧾 2017 akuisisi Jaya Fuji Leasing Pratama, berubah jadi FUJI Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
• 🧲 2018 NICK listing sebagai investment holding, alamat Menara Sudirman lt 8
• 🧨 2019 FUJI listing 9 Juli 2019
• 🧩 2024 sampai 2025 rotasi pemegang saham FUJI, Okansa Fuji Shosha masuk 20% lalu turun ekstrem, muncul pemegang baru. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/7

testestestestestestes
2013-2026 Stockbit Ā·AboutĀ·ContactHelpĀ·House RulesĀ·TermsĀ·Privacy