๐Ÿ”ฌ STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS
โ•‘ Institutional Grade Market Insight โ•‘

๐Ÿ”ฅ MARKET PULSE: $BULL (PT Buana Lintas Lautan Tbk)
๐Ÿ“… Data per: 13 Februari 2026 | ๐Ÿšฆ Status: BEARISH-RECOVERY TENTATIVE โš ๏ธ (Post-Distribution Trauma)

๐Ÿ“ฐ INTELEJEN BERITA (Radar 1 Bulan Terakhir - 2026)
๐Ÿ—ž๏ธ Headline Kunci:
1. Insider Buying Agresif di Harga Bottom (1-2 Februari 2026)

Direktur Utama Wong Kevin mengeksekusi pembelian 4 juta lembar saham BULL pada 17 Desember 2025 di harga Rp 418 per saham (total Rp1,67 miliar), meningkatkan kepemilikan dari 1,90% menjadi 1,92%. Transaksi untuk tujuan investasi ini dilaporkan ke BEI pada 2 Februari 2026, bertepatan dengan saham menyentuh ARB di level Rp 420 setelah ambruk 14,63%.
โ€‹

2. Delta Royal Dumping Saham (29 Januari 2026)
โ€‹
PT Delta Royal Sejahtera, pemegang saham signifikan BULL, mengurangi kepemilikan dengan menjual 443,77 juta lembar saham pada 29 Januari 2026. Aksi exit institusional ini menjadi trigger tekanan distribusi masif yang mendorong harga dari zona 640 ke zona 420 dalam 2 minggu.
โ€‹
โ€‹

3. Kapal LNG MT Gas Garuda Datang (Desember 2025)
โ€‹
โ€‹
BULL resmi mendatangkan kapal tanker LNG pertama MT Gas Garuda sepanjang 285,4 meter yang akan berkontribusi penuh terhadap pendapatan mulai 2026. Penambahan armada ini merupakan bagian dari strategi ekspansi di tengah prospek penguatan tarif sewa kapal LNG global.
โ€‹

4. Peringatan UMA dari BEI (21 Januari 2026)
โ€‹
Bursa Efek Indonesia mencermati pergerakan harga saham BULL terkait pola transaksi Unusual Market Activity (UMA). Pada tanggal tersebut, saham melemah 6,56% ke level Rp 640, menandakan dimulainya fase distribusi ekstrem.
โ€‹

๐Ÿ’ก Dampak Fundamental:
Mixed Signals dengan Bias Negatif Jangka Pendek. Insider buying Dirut di Rp 418 memberikan sinyal floor price confidence dari manajemen, namun dikontradiksi oleh aksi dumping Delta Royal yang melepas ratusan juta saham. Kombinasi UMA warning dan tekanan ARB menunjukkan panic selling institusional yang parah.

Namun, kedatangan kapal LNG MT Gas Garuda menjadi katalis fundamental positif jangka menengah karena akan menambah revenue stream mulai 2026.
โ€‹
โ€‹

๐Ÿ”— Korelasi Makro:
LNG Shipping Market Bullish, Saham Tertinggal.

Tarif sewa kapal LNG membaik signifikan di awal 2026, dengan Atlantic rates mencapai $61,500/day (naik 50%+) dan Pacific rates $42,250/day. Drewry memproyeksikan LNG shipping rates akan terus improve di 2026 didorong akselerasi demand dan ekspansi supply LNG global (+10% YoY).

Demand untuk kapal LNG baru diperkirakan mencapai 140-155 vessels untuk 2026-2027, sementara supply hanya 120-140 kapal baru dan 60 kapal tua akan di-scrap. Gap supply-demand ini menciptakan structural tailwind untuk operator LNG seperti BULL.

Namun, disconnect antara fundamental industri yang bullish dengan harga saham yang collapse menunjukkan isu spesifik perusahaan (shareholder exit) dominan di jangka pendek.
โ€‹
โ€‹

๐Ÿ“ˆ BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
๐Ÿ“Š Tren Utama:
Downtrend Brutal โ†’ Early Stabilization Phase

Saham BULL mengalami crash 38,5% dari puncak ~700 (Januari 2026) ke low 420 (2 Februari 2026) dalam waktu 3 minggu. Pola ini merupakan distribution climax dipicu exit Delta Royal dan UMA. Saat ini harga konsolidasi di zona 432-446, membentuk potential basing pattern di atas support kritikal 420.

๐Ÿงฑ Key Levels:
Support Kritikal (Floor Absolut): Rp 418-424 (zona insider buying Dirut + ARB historical)
โ€‹
โ€‹

Support Jangka Pendek: Rp 368 (low swing sebelumnya)
โ€‹

Resistance Primer (Atap): Rp 450-462 (zona supply + MA convergence)

Resistance Mayor: Rp 480-520 (Fibonacci retracement 38.2% dari crash)
โ€‹

Resistance Psikologis: Rp 640 (level sebelum collapse akhir Januari)
โ€‹

๐Ÿ•ฏ๏ธ Pola Candlestick & Volume:
Tentative Stabilization dengan Bias Bearish

Sinyal Positif:

Harga bertahan di atas zona 420 (support Dirut) selama 10 hari
โ€‹
โ€‹

Volume menurun signifikan pasca-crash = selling exhaustion
โ€‹

Rising wedge formation di 15-min chart menunjukkan compression menuju breakout
โ€‹

โš ๏ธ RED FLAGS Masih Dominan:

RSI di zona 45.9 dan 40.88 (weak momentum, belum oversold)
โ€‹

MACD masih deep bearish dengan histogram -6.78 dan -12.83
โ€‹

Broker action menunjukkan Small Distribution berkelanjutan dengan net value -Rp63B (-9.6%) dan Acc/Dist -3.89B
โ€‹

MA20/MA50 masih bearish crossover dengan harga di bawah semua moving averages
โ€‹

Orderbook spread lebar (Bid 430 vs Offer 432) = lack of conviction
โ€‹

โšก STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
๐ŸŽฏ REKOMENDASI: WAIT & SEE (High-Risk Contrarian Play for Brave Souls Only) โš ๏ธ
Meskipun fundamental industri LNG shipping sangat bullish dan insider buying memberikan sinyal floor price, teknikal masih terlalu lemah untuk entry agresif. Distribution pattern belum selesai, MACD masih deep negative, dan broker action menunjukkan institusi masih keluar.
โ€‹

BULL adalah "falling knife" klasik - potensi reward besar (30-40%) jika rebound ke 600-640, namun risk breakdown ke 380-400 masih sangat nyata.
โ€‹

โœ… Buy Area (HANYA untuk Risk-Taker dengan Strong Hands):
Skenario 1 - Aggressive Bottom Fishing (Risk Level: ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ)

Zone: Rp 420-432 (current support test)

Logic: Bet on Dirut's insider buying thesis + oversold reversion

Position Size: Maksimal 30% alokasi (karena high risk)

Skenario 2 - Conservative Breakout Entry (Risk Level: ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ)

Zone: Rp 450-462 (setelah break resistance + confirmation)

Logic: Tunggu reversal confirmation dengan volume surge

Position Size: 50% alokasi setelah struktur bullish terbentuk

Skenario 3 - Deep Value Play (Risk Level: ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ)

Zone: Rp 368-390 (jika breakdown support 420)

Logic: Extreme oversold + catching the final capitulation

Position Size: 40% first tranche, sisanya dollar-cost averaging

๐ŸŽฏ Target Profit (TP):
TP1 (Quick Scalp): Rp 450-462 (+4-7%) - Test resistance pertama

TP2 (Swing Target): Rp 520-560 (+20-30%) - Fibonacci 50% retracement

TP3 (Optimistic): Rp 640-700 (+48-62%) - Retest pre-crash highs (butuh 3-6 bulan)

๐Ÿ›ก๏ธ Proteksi (Stop Loss):
MANDATORY CUT LOSS jika daily close di bawah Rp 410 (breakdown support Dirut + invalidasi basing pattern)
โ€‹
โ€‹

โš ๏ธ Trailing Stop: Jika entry di 420-432 dan harga naik ke 450+, naikkan SL ke breakeven di 430 untuk protect capital.

๐Ÿ“ INSTRUKSI EKSEKUSI:
"BULL adalah 'widow maker' - potensi rebound massive 30-50% ada, namun struktur teknikal masih rusak parah. Fundamental LNG shipping bullish adalah hidden gem, tapi timing masih prematur. STRATEGI OPTIMAL: Jika Anda risk-taker, cicil 20-30% posisi di zona 420-432 dengan SL ketat di 410. Sisanya tunggu konfirmasi breakout 450 dengan volume. Jika conservative, SKIP dulu - sabar tunggu struktur uptrend terbentuk. Ini bukan saham untuk pemula atau modal keseluruhan!" โšก๐Ÿ’€

Risk/Reward Ratio: 1:2.5 (Risiko -10% vs Potensi +25-30% ke TP2) - Acceptable untuk aggressive trader only.

โš ๏ธ Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot berdasarkan data real-time per 13 Februari 2026. BULL termasuk kategori HIGH VOLATILITY - SPECULATIVE PLAY. Jangan masuk dengan full position. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR (Do Your Own Research). Past insider buying tidak menjamin future performance. ๐Ÿ“Šโš ๏ธ

$SMBR $PIPA

Read more...
2013-2026 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy