Dividen Bank 2025: Siapa Raja Kas?
Saham bank pada umumnya itu rajin bagi dividen. Tapi rajin itu beda-beda, ada yang rajin karena mesin labanya gede, ada yang rajin karena manajemen dipaksa induk seperti bank BUMN, ada juga yang tiba-tiba irit karena lagi menahan amunisi. Data dari 9 bank yang sudah rilis LK Full Year 2025 menunjukkan satu hal yakni makin besar bank, makin gede dividennya, sedangkan sisanya jadi pelengkap statistik. Jadi kalau investor cuma lihat kata bagi dividen tanpa lihat skala dan growthnya, investor bisa salah baca cerita. Dividen itu bukan sekadar hadiah, itu bahasa tubuh manajemen soal prioritas modal. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Kalau dilihat dari total duit yang keluar untuk bayar dividen di 2025, 9 bank ini menunjukkan kenaikan pembayaran dividen dari Rp83,89 T di 2024 jadi Rp101,08 T di 2025, tumbuh 20,50%. Namun yang paling menarik itu konsentrasinya, tiga bank terbesar saja sudah menyerap 93,43% dari total dividen 2025, jadi dunia dividen bank itu sangat tidak rata. $BMRI paling jumbo Rp43,51 T, $BBCA Rp36,98 T, lalu BBNI Rp13,95 T, setelah itu jaraknya jauh. Maknanya sederhana, skala menang telak, dan skala itu bikin stabilitas persepsi juga ikut kebawa. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Ini adalah real money, real cash. Imagine duit 101 Triliun dividen BBCA BMRI BBNI BBTN BRIS BTPS MEGA NISP itu semua direinvestasi masuk ke IHSG lagi. Apa ndak terbang tuh IHSG.
Begitu investor pindah ke metrik dividen per saham, ceritanya jadi lebih adil karena jumlah lembar saham 2024 dan 2025 semuanya tetap, jadi perbandingan benar-benar apel to jeruk. Peringkat dividen per saham 2025 juga tegas, BMRI Rp466,18/lembar, BBNI Rp374,06/lembar, BBCA Rp300,00, lalu turun jauh ke NISP Rp106,00. Yang lain berada di level puluhan rupiah, bahkan BRIS masih di Rp22,78 dan BNLI Rp30,00. Ini penting karena investor dividen yang fokus cashflow per lembar saham akan lebih terbantu oleh angka per saham daripada total triliunannya.
Tren 2025 versus 2024 menunjukkan siapa yang lagi ngegas dan siapa yang ngerem. NISP paling ngebut naik 47,22%, BBNI naik 33,45%, BMRI naik 31,70%, BRIS naik 22,83%, BNLI naik 20,00%, BBCA naik 11,11%, BBTN naik 7,37%. Di sisi sebaliknya, MEGA turun -57,17% dan BTPS turun -50,82% untuk dividen tahun buku penuh, jadi ada sinyal perubahan ritme. Tapi BTPS punya twist, ada dividen interim 2025, sehingga total cash out 2025 menjadi Rp570,07 M dan setara Rp74,00 per saham, itu malah 5,49% lebih tinggi daripada 2024, jadi penurunannya lebih mirip geser timing daripada benar-benar menghilang. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Soal aksi buyback, dampaknya ke dividen per saham di data ini kecil karena porsinya juga kecil dibanding saham diterbitkan. BBCA buyback 262.016.800 lembar sekitar 0,21%, BMRI 84.250.000 lembar sekitar 0,09%, NISP 390.000 lembar sekitar 0,0017%, BNLI 46.738 lembar sekitar 0,0001%. Jadi inti cerita dividen di sini tetap bukan trik struktur modal, melainkan keputusan alokasi laba dan keberanian bank menjaga pola distribusi kas. Buat investor, kombinasi skala, laju kenaikan, dan konsistensi interim biasanya lebih berbobot terutama bagi investor yang pengen ikhlas nyangkut.
๐ฐ Dividen 2025
๐ BMRI Rp43,51 T
๐ฅ BBCA Rp36,98 T
๐ฅ BBNI Rp13,95 T
๐ Tiga terbesar menyerap 93,43% dari total 9 bank Rp101,08 T
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
๐ Growth dividen 2025
๐ $NISP naik 47,22%
๐ฅ BBNI naik 33,45%
โก BMRI naik 31,70%
๐ฑ BRIS naik 22,83%
๐งฑ BNLI naik 20,00%
๐ง BBCA naik 11,11%
๐ช BBTN naik 7,37%
๐ Yang dividennya turun dan patut diselidiki
๐งจ MEGA turun -57,17% dari Rp2,46 T ke Rp1,05 T
๐ BTPS turun -50,82% untuk dividen tahun buku penuh dari Rp540,40 M ke Rp265,78 M
๐งฉ BTPS kalau digabung interim 2025 jadi Rp570,07 M setara Rp74,00 per saham, naik 5,49% dibanding 2024
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
๐งพ Dividen per saham 2025
๐ฅ BMRI Rp466,18 per saham
๐ฅ BBNI Rp374,06 per saham
๐ฅ BBCA Rp300,00 per saham
๐ NISP Rp106,00 per saham
๐ MEGA Rp89,64 per saham
๐ BBTN Rp53,57 per saham
๐ BTPS Rp34,50 per saham, atau Rp74,00 per saham jika termasuk interim 2025
๐ BNLI Rp30,00 per saham
๐ BRIS Rp22,78 per saham
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/3


