oke lanjut part 6 : beberapa perusahaan sudah mulai publikasi FY-2025 nya. Sekarang kita cek status dan siklus 5 tahunannya. 2 emiten dulu (BNLI, UNVR)

$BNLI
2021, fase ๐ŸŸก Post-pandemic recovery. Turnaround. ROE rendah, banyak CKPN
2022, fase ๐ŸŸก Stabilizing. Cleanup. Kredit & risk masih berat
2023, fase ๐ŸŸข Re-acceleration. Growth phase. Loan growth mulai jalan
2024, fase ๐ŸŸข Scaling. Mid-tier bank. Profit double
2025, fase ๐ŸŸข Mature growth. Cash generator. stabil, bukan turnaround lagi
Bank Permata ini mid-tier improving bank. ROE naik. jadi harga wajar di 9-11x eps. 892-1.089 per share.

BNLI โ€“ Faktor eksternal yang bisa menaikkan revenue:
- Penurunan suku bunga BI โ†’ permintaan kredit naik (KPR, konsumsi, UMKM).
- Pertumbuhan GDP Indonesia di atas 5% โ†’ ekspansi bisnis & kredit korporasi meningkat.
- Stabilitas rupiah โ†’ risiko kredit turun, ekspansi lebih agresif.
- Likuiditas perbankan longgar โ†’ penyaluran kredit lebih mudah.
- Pemulihan sektor properti โ†’ pertumbuhan KPR.
- Konsumsi rumah tangga naik โ†’ kartu kredit & consumer loan tumbuh.
- Regulasi pro-pertumbuhan (relaksasi LTV, dukungan UMKM) โ†’ percepat loan growth.
- Digitalisasi transaksi nasional meningkat โ†’ fee based income naik.
Intinya: BNLI diuntungkan saat ekonomi ekspansi + bunga turun + kredit tumbuh.

$UNVR
2021, fase ๐ŸŸก Mature Growth. Margin tinggi, ROE ekstrem.
2022, fase ๐ŸŸก Early Slowdown. Cost pressure mulai muncul.
2023, fase ๐Ÿ”ด Earnings compression. Sales turun, margin turun.
2024, fase ๐Ÿ”ด Reset/Bottoming. Capex normal, growth lemah
2025, fase ๐ŸŸข Stabilizing. Leaner setelah divestasi
UNVR lagi fase portfolio simplification + cash cow optimization. arahnya manajemen membuat perusahaan lebih ramping, lebih fokus, lebih cash heavy. mungkin harga wajar di 15-16x eps. 1500-1600 per share.

UNVR โ€“ Faktor eksternal yang bisa menaikkan revenue:
- Daya beli masyarakat naik โ†’ volume FMCG meningkat.
- Inflasi moderat yang bisa diteruskan ke harga โ†’ revenue naik lewat pricing.
- Harga bahan baku turun (CPO, kemasan, freight) โ†’ margin membaik.
- Rupiah menguat โ†’ biaya impor bahan baku lebih rendah.
- Consumer confidence tinggi โ†’ konsumsi non-diskresioner & personal care naik.
- Pertumbuhan e-commerce & modern trade โ†’ distribusi makin luas.
- Stimulus pemerintah (bansos, kenaikan UMP) โ†’ konsumsi harian terdorong.
- Stabilitas politik โ†’ belanja rumah tangga lebih percaya diri.
Intinya: UNVR diuntungkan saat konsumsi domestik kuat + biaya input terkendali.

seperti biasa, jadi kalau secara valuasi masih masuk akal, dan dibawah harga saat ini. mungkin tepat waktunya ambil posisi. plus jika ke depan faktor eksternal ternyata positif, efeknya revenue naik, dan endingnya biasanya pasar akan mengapresiasi harga sahamnya.

Read more...
2013-2026 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy