imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

The Intelligent Investor mengajarkan bahwa investasi bukan soal menebak arah harga, melainkan memahami intrinsic value, membeli dengan margin of safety, dan menjaga disiplin ketika pasar kehilangan akal sehatnya. Lewat analogi “Mr. Market”, Benjamin Graham mengingatkan bahwa pasar itu emosional: kadang euforia, kadang panik dan investor cerdas bukan ikut larut, melainkan memanfaatkan fluktuasi tersebut. Seperti katanya, “In the short run, the market is a voting machine, but in the long run, it is a weighing machine.” Harga bisa dipengaruhi sentimen sesaat, tetapi nilai pada akhirnya akan menemukan timbangannya.
Graham juga menekankan bahwa inti manajemen investasi adalah manajemen risiko, bukan sekadar mengejar imbal hasil: “The essence of investment management is the management of risks, not the management of returns.” Di sinilah pentingnya diversification, bukan karena kita ragu, tetapi karena kita sadar akan batas pengetahuan kita sendiri. Bahkan analisis terbaik pun bisa salah; diversifikasi memastikan satu kesalahan tidak menghancurkan seluruh fondasi.
Pada akhirnya, investor cerdas adalah seorang realist: “The intelligent investor is a realist who sells to optimists and buys from pessimists.” Ia sabar, rasional, dan berani berbeda ketika harga menyimpang dari nilai. Intinya sederhana namun dalam: kendalikan risiko, kendalikan emosi, dan beri waktu pada nilai sejati untuk terungkap.
Setuju ndak gaes ? Ahh yg penting cuan kan ya.... ya kalo'...
random : $BBRI $BUMI $PTRO atau nyangkut dimana pada ?

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy