Saya kasih kamu BUKTI NYATA bahwa TRADING di saham2 INVESTABLE itu adalah metode trading paling bijaksana.
Sebab metode trading ini menghilangkan RISIKO mengharuskan cutloss atau stoploss (trading risks), di saat yg sama memperbesar PELUANG menunggu holding kita untuk terus diapresiasi oleh market.
Agak konyol kalo kamu harus bertaruh peluang profit +5% kalo risikonya -25%! Itu seperti mencari serpihan tembaga di sarang hiu putih. Kalo berhasil keluar -- hoki; kalo digigit dan ditarik kebawah -- mampus.
Tanpa ingin mencela siapapun,
slide terakhir adalah cerminan mayoritas trader ritel yg belajar trading konvensional dengan memasang SL di titik2 support MA (Rp125/126).
Untuk kasus ini, saya sudah rekom beli PART untuk investasi di sekitar Rp110-112; kemudian Rp115-117 deh seingetku. Kamu bisa pilih merem atau trading -- terserah. Yg pasti, KEUNGGULAN metode trading berbasis investasi adalah:
✅ ketika harganya turun: kita bisa buyback di titik2 support alih2 pasang SL (slide 1),
✅ ketika harganya naik: kita bisa TP sesuai nilai buyback tadi (slide 2).
Seperti yg sering saya bilang: NAIK ENAK, TURUN ENAK.
Demo trading yg masih running itu EMTK & CBDK dan belum menghasilkan profit akibat trading halt 2x. Udah jebol support terendahnya -- malah asyik banget kalo masih punya sisa dana. Saya sudah berkali2 contohin cara2 entrynya -- super sederhana. Terbukti konsisten menghasilkan profit.
Masih mau pakai cara konvensional untuk disiplin cutloss? Apa yg disiplin dilakukan, itulah yg akan didapat.. masa tujuan mau untung tapi aksinya rajin cutloss?
$BBRI $BBCA $ASII
1/4



