#14 Ilusi Cepat Kaya di Pasar Saham
Saya pernah percaya bahwa pasar saham adalah jalan pintas. Bukan karena saya serakah, tapi karena cerita-cerita di sekitar terasa begitu meyakinkan. Ada yang cuan besar dalam waktu singkat, ada yang mengaku “sekali masuk langsung jadi”. Saya ikut terbawa arus itu—merasa kalau saya cukup pintar, cukup cepat, hasilnya akan sama. Di fase itu, saya tidak sedang berinvestasi, saya sedang mengejar ilusi: ilusi bahwa kekayaan bisa dikejar tanpa waktu dan tanpa proses.
Semakin saya mengejar kecepatan, semakin saya jauh dari ketenangan. Setiap peluang terasa mendesak, setiap koreksi terasa menyakitkan. Saya masuk tanpa rencana yang matang, keluar karena panik, lalu menyesal karena harga berbalik arah. Anehnya, kerugian terbesar bukan datang dari satu keputusan buruk, tapi dari pola pikir yang salah: keyakinan bahwa pasar seharusnya memberi hasil cepat. Padahal, pasar tidak pernah menjanjikan itu—yang menjanjikan biasanya hanya cerita-cerita yang dipotong setengah.
Titik baliknya datang ketika saya mulai jujur pada diri sendiri. Saya melihat kembali hasil-hasil yang saya capai dengan terburu-buru, dan membandingkannya dengan hasil yang dibangun perlahan. Yang cepat memang terasa manis di awal, tapi rapuh. Yang pelan mungkin membosankan, tapi bertahan. Saya mulai menyadari bahwa “cepat kaya” bukan hanya sulit, tapi sering kali mahal biayanya—baik secara finansial maupun mental. Stres, keputusan impulsif, dan rasa tidak pernah puas menjadi harga yang terus ditagih.
Hari ini, saya tidak lagi tergoda oleh janji kecepatan. Bukan karena saya berhenti ingin berkembang, tapi karena saya memahami risikonya dengan lebih jernih. Ilusi cepat kaya di pasar saham bekerja karena ia memanfaatkan harapan terdalam manusia: ingin hasil tanpa menunggu. Saya belajar bahwa pasar lebih menghargai ketekunan daripada keberanian sesaat. Kekayaan yang dibangun pelan mungkin tidak sensasional, tapi jauh lebih nyata. Dan sejak saya berhenti mengejar ilusi, perjalanan investasi terasa lebih jujur—dan lebih bisa dijalani.
$IHSG $HYGN $IMPC
