Seputar Loyalitas di Dunia Saham

Sekitar awal Desember tahun lalu, ada seorang teman bertanya padaku, di portofolio sahamku saat itu, saham-saham apa saja yang memiliki bobot proporsi terbesar? Waktu ku sebutkan bahwa 70% lebih sahamku isinya $ADRO $CNMA dan $DMAS. Dia geleng-geleng kepala seakan tak percaya. Kok bisa, katanya, ngoleksi saham-saham yang "gerak tak gerak" seperti itu dalam porsi terbesar. Gimana portofolio bisa bertumbuh dengan cepat?

IHSG pun tantrum di akhir Januari. Kita menyaksikan gegap gempita parade ARB yang diiringi histeria penuh keputusasaan. Teman ini bertanya lagi, saham apa yang lagi ku koleksi saat itu. Kusebut lah nama saham-saham modelan PTRO RAJA RATU dll. Dia komentari lagi: kok bisa beli saham-saham valuasi premium seperti itu saat bursa saham lagi kebakaran 馃敟 gini? Gak bahayakah?

You see.
Kadang-kadang orang bertanya itu bukan karena mau jawabanmu seperti apa. Mereka hanya gatal ingin mengomentari strategimu. Mereka merasa lebih tau darimu, dan seakan ingin mengoreksi apa pun yang kamu perbuat.

Dia gak tau, di puncak frustasi market, saham-saham valuasi premium itu akan sangat dihindari dan cenderung dibuang-buang dengan diskon gede-gedean. Sementara koleksi saham-saham siput 馃悓 akan tetap setia di posisinya, palingan ya harganya kayak lagi ngambekan dikit aja.

Ketika aura market bergeser dari rasa sangat frustasi ke agak frustasi aja, belum kalau auranya kembali optimis, harga saham-saham premium yang kubeli di harga ARB itu langsung rebound dengan kencangnya. Kalau cuma nyari persentase dua digit profit taking itu gak pake lama. 馃敟

Lalu ada yang mempertanyakan loyalitas. Waduh! Loyalitas di bursa saham itu adalah loyalitas pada kesadaran diri masing-masing. Jangan coba-coba menduplikasi strategi orang lain dengan mentah-mentah, yang ada kamu akan kehilangan pijakan yang berujung mual-mual. Loyal lah hanya pada kesadaranmu, bukan pada apa yang didiktekan orang lain.

"Selalu bijak berinvestasi,
ini bukan ajakan jual beli saham."

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy