Update Makroekonomi 10/2/2026
Rilis survei penjualan eceran (retail sales) Indonesia Des-Jan 2026 oleh BI
➖ Realisasi Indeks Penjualan Riil (IPR) Des 2025 tumbuh +3,1% mtm dan +3,5% yoy.
Secara tahunan lebih lambat dibandingkan Nov +6,3% yoy, namun secara bulanan meningkat lebih kuat dibandingkan Nov +1,5% mtm.
Realisasi ini lebih rendah dari prakiraan yang dibuat pada survei bulan lalu yaitu +4,0% mtm dan +4,4% yoy.
✅ Prakiraan IPR Jan 2026 terkontraksi -0,6% mtm, lebih kecil penurunannya dibandingkan Jan 2025 lalu -4,7% mtm.
Kontraksi secara mtm di Januari adalah pengaruh musiman normalisasi demand pasca Nataru.
Secara tahunan, prakiraan IPR Jan 2026 menguat signifikan hingga +7,9% yoy.
➖ Ekspektasi inflasi yang dicerminkan oleh Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Maret dan Juni 2026 meningkat menjadi 175,7 dan 156,3.
Dibandingkan bulan sebelumnya 168,6 dan 154,5, dipengaruhi oleh ekspektasi kenaikan harga saat lebaran.
.................
Penjualan ritel di Indonesia masih tumbuh kuat, walaupun sedikit di bawah prakiraan awal.
Mengindikasikan demand konsumsi masyarakat Indonesia yang mulai pulih.
$RALS $MAPI $MDIY
