Pagi guys, baru cek berita lagi lagi ada sentimen negatif dari Asing..
Jujur, IHSG kita lagi kena mental.
Belum sembuh luka dari MSCI (batal rebalancing), Moody's (Outlook Negatif), ditambah pagi ini FTSE Russell ikutan "Walk Out".
Ada berita panas dari KONTAN: "Susul MSCI, FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham Indonesia".
Buat yang nanya: "Om, kenapa sih asing pada kompak nge-prank kita?"
Sini kita bedah forensik satu-satu biar paham kenapa ini SERIUS.
1. PUKULAN PERTAMA: MSCI
Kejadian: MSCI cancel atau tunda rebalancing bobot saham Indonesia.
Artinya: MSCI itu kayak "Michelin Guide" buat restoran. Kalau saham kita gak masuk daftar mereka, Ratusan Triliun Duit Pasif (ETF Global) GAK BAKAL MASUK.
Masalahnya: Free Float, Aturan FCA (Full Call Auction) dan Papan Pemantauan Khusus (PPK) bikin mereka bingung.
Asing nganggep pasar kita jadi "Gak Likuid" dan susah buat keluar-masuk.
2. PUKULAN KEDUA: MOODY'S (KARTU KUNING UTANG)
Kejadian: Outlook Utang Indonesia turun dari Stabil jadi Negatif.
Artinya: "Eh Indonesia, utang lo mulai bahaya nih. Kalau gak ati-ati, gue turunin rating lo."
Efek: Investor Asing (Big Fund) yang pegang obligasi/SBN jadi was-was. Kalau mereka cabut, Rupiah melemah. Kalau Rupiah lemah, asing males beli saham kita karena rugi kurs.
3. PUKULAN KETIGA (TERBARU): FTSE RUSSELL (IKUTAN NGAMBEK)
Kejadian: Pagi ini (10 Feb 2026), FTSE mutusin buat MENUNDA review indeks Indonesia periode Maret 2026.
Alasannya (Cek Gambar): "Ketidakpastian penentuan FREE FLOAT dan potensi GANGGUAN PERDAGANGAN di tengah proses reformasi pasar modal".
Maksudnya apa tuh "Free Float & Gangguan"? 馃
Simpelnya gini:
FTSE bingung ngitung saham mana yang beneran bisa dibeli publik (Free Float).
Gara-gara aturan bursa yang sering berubah (Reformasi Pasar/FCA), FTSE jadi ragu: "Ini saham beneran likuid gak sih? Atau semu?"
Daripada salah masukin saham busuk ke indeks global mereka, mending mereka SKIP DULU.
APA EFEKNYA KE PORTOFOLIO SAHAM KITA? 馃捀
Ini namanya "Liquidity Crunch" alias Kekeringan Likuiditas dari Asing.
- Gagal Pesta Maret: Biasanya bulan Maret itu pestanya Foreign Flow karena ada rebalancing indeks. Tahun ini? ZONK. Jangan ngarep inflow deras dari ETF Asing.
- Big Caps Berat: Saham-saham Blue Chip (BBCA, BMRI, TLKM, ASII) itu bahan bakarnya duit asing. Kalau asing mogok belanja, saham-saham ini bakal sideways atau malah koreksi pelan-pelan (slow bleed).
- Rotasi ke Second Liner: Karena Big Caps lagi "dimusuhin" asing, duit lokal (ritel & bandar lokal) bakal lari ke saham-saham Gorengan Premium atau yang punya isu spesifik (Contoh: Isu Danantara/Hilirisasi).
Gimana pendapat kalian? Apakah aturan bursa kita emang bikin bingung asing?
Diskusi di kolom komentar! 馃憞
$BUMI $BBRI $BBCA
