imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

FTSE Russell Review Index Announcement: Indonesia - Index Treatment

FTSE Russell memutuskan menunda evaluasi indeks Maret 2026 untuk Indonesia karena masih ada ketidakpastian terkait reformasi pasar modal Indonesia, khususnya dalam menentukan free float dan potensi gangguan pasar selama proses reformasi. FTSE akan terus memantau perkembangan dan memberi pembaruan pada review kuartalan Juni 2026 (pengumuman 22 Mei 2026).

*Dampak utama (berlaku segera):*

• *Perubahan indeks tidak diterapkan sementara,* termasuk:
~ Penambahan saham baru (IPO/hasil review).
~ Penghapusan saham dari hasil review.
~ Perubahan klasifikasi ukuran (Large/Mid/Small Cap).
~ Perubahan jumlah saham beredar & bobot investasi.
~ Rights issue (diasumsikan tidak dilakukan).

• *Yang tetap berjalan:*
~ Penghapusan saham karena merger, akuisisi, suspensi, bangkrut, atau delisting.
~ Aksi korporasi non-penambahan modal (stock split, bonus, konsolidasi, spin-off wajib).
~ Pembagian dividen (reguler & khusus).

Catatan penting: Keputusan ini tidak terkait klasifikasi negara (Equity Country Classification). Pengumuman klasifikasi negara berikutnya tetap pada 7 April 2026.

Kesimpulan :
🔹Tidak ada perubahan besar pada indeks FTSE Indonesia sampai review berikutnya.
🔹 FTSE akan mengevaluasi lagi pada review Juni 2026 (pengumuman 22 Mei 2026).
🔹 Keputusan ini tidak ada hubungannya dengan status Indonesia sebagai negara berkembang di FTSE.

Kalau dilihat dari sudut pandang pasar:
🔹Tekanan jual dari saham yang berpotensi dikeluarkan indeks jadi tertunda.
🔹 Potensi aliran dana ke saham yang seharusnya masuk indeks juga tertunda.

Source : FTSE

$YELO $BUVA $CHEM

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy