@Mulll
Tidak seperti itu logikanya.
Masing2 emiten memiliki kondisi yg berbeda, shg TDK bisa di generalisasi seakan2 semua pasti full capacity.
Itu terlalu naif.
Sebagai contoh, BSSR tahun 2024 bekerja >20jt ton, tapi di tahun 2025 manajemen dgn sengaja menurunkan volume kerja di +-18,5 JT ton saja, artinya kalo mau, BSSR masih sanggup naikkan volumenya, artinya masih ada idle.

Bila Batasan RKAB yg kamu maksud shg seakan2 semua SDH full cap Krn keterbatasan Volume di RKAB, jelas keliru, Krn faktanya RKAB masih boleh direvisi, ato bahkan memungkinkan kerja over RKAB, tapi tentunya ada konsekuensinya, tapi relatif TDK berat konsekuensinya.馃

Dan tidak ada kaitan pengetahuan tentang FC & vc menyebabkan seperti tuduhan mu, itu murni pikiran sempit mu saja.
analisa FC & vc adalah ilmu nyata yg resmi di pelajari di bangku sekolah, dan memang diterapkan utk analisa dan pengambilan keputusan bisnis terkait costing Suatu kegiatan usaha, jadi jelas terlalu sempit pikiran anda, dan sangat tendensi.馃槗馃馃う

Dan saya TDK mengatakan "...seolah yg lain jadi salah.." seperti tendensi yg kamu utarakan.
Bijaklah berkomentar,jgn memutar kata.馃槗
$BSSR $BUMI $AADI

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy