imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$KLBF Sebagai retail yang jadi investor sangkut selama hampir 2 tahun ini, saya cuma berharap buyback tidak lanjut setelah maret. Buyback hakikatnya menjaga dari volatilitas, tapi praktiknya, khususnya pada emiten-emiten Indonesia malah jadi ajang force selldown harga.

Khusus emiten ini, selama lebih dari 10 tahun, polanya selalu sideways sebelum saat covid harga dikatrol naik. Setelah hype covid selesai, walaupun EPS tetap terus tumbuh diatas 10% YoY, harga tetap downtrend keras, kenapa? buyback dan juga downgrade MSCI.

Pelajarannya sebenernya, dari kasus MSCI, apakah Freefloat klbf benar-benar diatas 38%? Karena, rasa-rasanya naik turun sangat terstruktur, bid dan offer atau value harian sangat kentara seperti tidak ada pemain baru masuk alias cuma lempar-lempar barang saja.

Katanya, belilah saham dengan fundamental baik. Itu benar, tapi jangan lupakan momentum saat membeli, karena walaupun PE sekitar 15, namun ketika momentumnya downtrend, ini ibarat berenang di sungai are di swiss sana. Kelihatannya sungai are itu indah tapi arusnya deras.

Potensi upside emiten ini tetap ada, paling mungkin saat rilis LK FY 2025 dengan ekspektasi growth diatas 10%, namun proyeksi saya sih akan mentok maksimal disekitar 1300an per akhir Maret atau awal April.

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy