imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT

Halo rekan investor! Selamat datang di sesi bedah fundamental. Hari ini kita akan membedah Laporan Keuangan Tahunan (Audited) **PT Indosat Tbk (ISAT)** untuk tahun buku 2025.

Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini menunjukkan sebuah perusahaan yang sedang dalam fase **"Efisiensi dan Monetisasi Aset"**. Pertumbuhan *top-line* (pendapatan) mungkin terlihat tipis, namun *bottom-line* (laba bersih) tumbuh dua digit. Ini sinyal bagus bahwa manajemen fokus pada profitabilitas kualitas pelanggan, bukan sekadar "bakar uang" demi pangsa pasar.

Mari kita bedah poin-poin krusial yang perlu Anda perhatikan sebagai investor cerdas:

### 1. Kinerja Keuangan: Laba Tumbuh Lebih Cepat dari Pendapatan
Ini adalah hal pertama yang harus Anda lihat. Meskipun pendapatan hanya naik tipis, Indosat berhasil mencetak efisiensi yang luar biasa.

* **Pendapatan (Top Line):** Tumbuh **1,1%** menjadi **Rp56,5 triliun** (vs Rp55,9 triliun di 2024). Pertumbuhannya konservatif. Bisnis MIDI (Multimedia, Data, Internet) menjadi bintang dengan pertumbuhan 4,5%, sementara Selular tumbuh tipis 0,7%.
* **Laba Bersih (Bottom Line):** Ini yang menarik. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk melonjak **12,2%** menjadi **Rp5,5 triliun** (vs Rp4,9 triliun di 2024).
* **EBITDA:** Masih kuat di angka **Rp26,6 triliun** dengan margin EBITDA yang sehat di level **47,1%**.

**Arahan Mentor:** *Jangan kecewa dengan pertumbuhan pendapatan yang tipis. Fokuslah pada kemampuan perusahaan mengubah pendapatan itu menjadi laba bersih. Kenaikan laba 12% di saat pendapatan hanya naik 1% menunjukkan manajemen biaya yang sangat disiplin.*

### 2. Kesehatan Operasional: Fokus pada Kualitas Pelanggan (ARPU)
Jangan tertipu hanya dengan melihat jumlah pelanggan. Lihat kualitasnya.

* **Jumlah Pelanggan:** Sedikit turun menjadi **93,7 juta** (vs 94,7 juta di 2024).
* **ARPU (Average Revenue Per User):** Justru NAIK menjadi **Rp40 ribu** (blended) dibandingkan Rp38 ribu tahun lalu.
* **Trafik Data:** Naik **9,2%** menjadi 17.655 Petabyte.

**Arahan Mentor:** *Pelanggan turun tapi ARPU naik? Ini artinya Indosat sedang "membersihkan" pelanggan yang tidak produktif dan fokus pada pelanggan yang mau belanja lebih banyak. Ini strategi yang sehat untuk jangka panjang.*

### 3. Aksi Korporasi Terselubung: Divestasi Aset Fiber (Perhatikan Neraca!)
Ini adalah *insight* yang mungkin dilewatkan investor pemula. Coba perhatikan pos **Aset Lancar**.

* **Lonjakan Aset Lancar:** Aset lancar naik tajam **27,7%** menjadi Rp19 triliun. Penyebab utamanya adalah munculnya akun **"Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual"** sebesar **Rp2,5 triliun**.
* **Apa isinya?** Berdasarkan Catatan 28 dan 32, ini terkait dengan **aset jaringan fiber optik**. Indosat, bersama Lintasarta dan PT AInfrastruktur Indonesia Raya, melakukan perjanjian investasi untuk mengalihkan aset fiber ke entitas anak baru (**IFT**) yang rencananya akan diakuisisi oleh perusahaan publik ("ListCo").

**Arahan Mentor:** *Ini adalah katalis jangka pendek. Penjualan aset fiber ini biasanya akan mendatangkan dana segar (cash) di masa depan yang bisa digunakan untuk membayar utang (deleveraging) atau dividen spesial. Pantau terus penyelesaian transaksi ini.*

### 4. Posisi Utang dan Arus Kas
Kesehatan finansial adalah kunci ketahanan di masa suku bunga yang fluktuatif.

* **Posisi Kas:** Kas dan setara kas naik menjadi **Rp5,07 triliun** dari Rp4,45 triliun. Arus kas operasi sangat kuat di Rp21,5 triliun.
* **Utang Jatuh Tempo:** Ada utang obligasi dan sukuk sebesar Rp3,65 triliun yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan. Dengan kas Rp5 triliun dan EBITDA Rp26 triliun, likuiditas ISAT sangat aman.
* **Rasio Utang:** Perusahaan menjaga rasio utang terhadap ekuitas maksimum 2,5x.

### Kesimpulan & Strategi Investasi

Sebagai mentor saham Anda, inilah kesimpulan saya untuk ISAT berdasarkan laporan 2025:

1. **Fundamental:** **Solid.** Perusahaan beralih dari fase "bakar uang" ke fase "panen laba".
2. **Valuasi & Dividen:** Dengan laba per saham (EPS) dasar naik menjadi **Rp170,84** (dari Rp152,27), potensi dividen di tahun mendatang menjadi lebih menarik.
3. **Katalis:** Perhatikan penyelesaian transaksi penjualan aset fiber optik senilai Rp2,5 triliun.

**Saran Tindakan (Action Plan):**
Jika Anda tipe investor yang mencari pertumbuhan laba stabil dan dividen, saham ini layak dipertahankan (*HOLD*) atau diakumulasi (*ACCUMULATE*) saat terjadi koreksi harga. Perusahaan sedang rajin bersih-bersih neraca dan meningkatkan profitabilitas. Namun, waspadai jika pertumbuhan pendapatan terus stagnan di bawah inflasi dalam beberapa kuartal ke depan.

*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data historis 2025. Keputusan jual-beli tetap ada di tangan Anda.*

https://cutt.ly/0tb3pn3p

RANDOM TAG $TLKM $EXCL

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy