imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Lagi ramai di sosmed soal BMRI dan BBNI yang katanya masuk ke portofolio influncer dan masih "diskon" padahal laporan keuangan 2025 baru saja rilis? Tenang, ini bukan sekadar FOMO. Memang ada alasan logis kenapa dua raksasa perbankan ini dianggap masih murah alias salah harga.

1. BMRI (Bank Mandiri): "Mesin Cetak Uang" yang Masih Diremehkan
Mandiri baru saja pamer laba bersih Rp56,3 triliun (tumbuh tipis tapi solid di tengah ekonomi yang menantang).

Kenapa dibilang diskon? Walaupun labanya naik, valuasinya (PBV) masih di kisaran 1,6x. Bandingkan dengan bank "tetangga sebelah" yang biasanya terbang di atas 3x.

Katalisnya: Mandiri itu rajanya korporasi. Begitu ekonomi 2026 mulai lari kencang, mereka yang pertama kali bakal narik untung dari kredit perusahaan besar. Plus, ada rumor kenaikan dividend payout ratio yang bikin investor pemburu dividen mulai melirik.

2. BBNI (Bank BNI): "Si Bungsu" yang Valuasinya Paling Kece
BBNI sering disebut sebagai underdog. Meskipun labanya sempat terkoreksi dikit karena efisiensi, fundamentalnya justru makin sehat.

Kenapa dibilang diskon? Ini poin utamanya: PBV BBNI masih betah di sekitar 0,9x - 1,0x. Artinya, kamu beli bisnis bank raksasa ini di harga yang hampir sama dengan nilai aset bersihnya saja. Murah banget buat ukuran Big 4 perbankan Indonesia.

Katalisnya: BBNI sedang fokus ke digitalisasi dan nasabah kualitas tinggi. Rasio PBV-nya di bawah 1x, tanda kalau pasar belum sepenuhnya menghargai valuasinya.

Kesimpulannya?
Pasar saat ini mungkin lagi "dingin" karena faktor makro atau aliran dana asing yang keluar sementara. Tapi secara fundamental, BMRI dan BBNI itu ibarat barang branded yang lagi dipasang stiker diskon di etalase:

$BMRI: Stabil, efisien, dan siap melesat saat ekonomi ekspansi.

$BBNI: Valuasi paling "murah meriah" dengan potensi turnaround yang besar.

Ingat: Diskon di saham perbankan itu ibarat musim hujan nggak selamanya ada. Begitu asing masuk lagi (inflow), biasanya mereka langsung borong dengan jumlah besar.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy