$ISAT
Halo, Rekan Investor. Mari kita bedah PT Indosat Tbk (ISAT) per awal Februari 2026 ini.
Sebagai mentor Anda, saya melihat ISAT saat ini bukan lagi sekadar perusahaan operator seluler yang "jualan pulsa". Mereka sedang dalam fase metamorfosis besar menjadi *AI-Native TechCo*. Jika Anda mencari kombinasi antara **potensi pertumbuhan teknologi** dan **dividen defensif**, ISAT adalah emiten yang sangat menarik untuk dilirik saat ini.
Berikut adalah analisis mendalam saya untuk strategi portofolio Anda:
### 1. Kinerja Operasional: Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas
Jangan terkecoh dengan penurunan pendapatan tipis secara tahunan (YoY) di 9M 2025. Mari lihat tren kuartalan yang lebih penting:
* **Pemulihan Kuat:** Pada Kuartal 3 2025, laba bersih ISAT melonjak **22,2%** dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ) dan pendapatan naik **3,8% QoQ**. Ini sinyal pembalikan arah yang solid.
* **ARPU Makin Mahal:** Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) tembus **Rp40.000** di Q3 2025. Strategi mereka menaikkan harga paket dasar dan membuang pelanggan "hantu" (tidak produktif) berhasil. Ini artinya margin profitabilitas ke depan akan lebih tebal.
* **Efisiensi Gila-gilaan:** Mereka berhasil memangkas biaya personel hingga **21,2%**, membuktikan suksesnya efisiensi pasca-merger.
### 2. Mesin Pertumbuhan Baru: AI & Monetisasi Aset
Ini adalah alasan utama kenapa valuasi ISAT bisa *re-rating* (naik kelas) di mata investor asing:
* **Cuan dari AI (NVIDIA):** ISAT adalah pemain utama infrastruktur AI di ASEAN. Bisnis *GPU-as-a-Service* (sewa server AI) menggunakan chip NVIDIA GB200 diproyeksikan menyumbang pendapatan **USD 35 juta** di 2025 dan melesat ke **USD 65-70 juta** di 2026. Ingat, bisnis ini punya margin EBITDA super tebal sekitar **60%**, jauh di atas bisnis pulsa biasa.
* **Uang Kaget FiberCo:** ISAT sedang memisahkan aset serat optiknya (spin-off) ke entitas baru "FiberCo" dengan valuasi **Rp14,6 Triliun**. Aksi korporasi ini akan menyuntikkan dana segar untuk memperkuat neraca dan membayar utang, membuat perusahaan semakin ringan untuk berlari.
### 3. Dividen: Surga bagi *Dividend Hunter*
Bagi Anda yang suka *passive income*, perhatikan ini baik-baik. Manajemen ISAT berkomitmen menaikkan rasio pembayaran dividen (*Dividend Payout Ratio*) secara progresif hingga mencapai **70% dari laba bersih pada tahun 2026**.
* Dengan laba yang diproyeksi membaik dan rasio 70%, *dividend yield* ISAT akan menjadi salah satu yang paling kompetitif di sektor infrastruktur.
### 4. Tantangan Makro: Waspada Rupiah
Kita harus realistis. Tantangan terbesar saat ini adalah eksternal.
* **Pelemahan Rupiah:** Awal Februari 2026, Rupiah sempat melemah ke level Rp16.800-an akibat *outlook* utang Indonesia dipangkas Moody's menjadi "Negatif". Karena sebagian biaya infrastruktur ISAT dalam USD, ini bisa menekan laba kurs jangka pendek. Namun, manajemen sudah melakukan *hedging* (lindung nilai) yang cukup baik.
### 5. Valuasi & Target Harga: Masih Diskon!
Saat ini harga saham ISAT berada di kisaran Rp2.150-an. Apakah murah?
* **Konsensus Analis:** Mayoritas analis memberikan rekomendasi **"Strong Buy"** dengan target harga rata-rata 12 bulan di **Rp2.669**. Ini menawarkan potensi keuntungan (*upside*) sekitar **24%**.
* **Rasio:** Diperdagangkan pada EV/EBITDA sekitar 4,6x, ISAT tergolong murah dibandingkan rata-rata historis 5 tahunnya. Pasar belum sepenuhnya menghargai potensi pendapatan baru dari bisnis AI mereka.
### ⚠️ Arahan Mentor untuk Investor:
* **Posisi:** **BELI / AKUMULASI BERTAHAP**.
* **Strategi:** Manfaatkan koreksi pasar akibat sentimen makro (Rupiah melemah) untuk masuk di harga bawah.
* **Thesis Investasi:** Anda membeli saham ini untuk **pertumbuhan ARPU seluler**, potensi **ledakan pendapatan dari AI**, dan **dividen jumbo** di tahun 2026.
* **Target Harga:** Jangka menengah di **Rp2.600 - Rp2.800**.
ISAT bukan lagi sekadar saham telekomunikasi biasa, melainkan proksi termurah untuk masuk ke sektor infrastruktur AI di Indonesia. Tetap disiplin dengan *money management* Anda!
https://cutt.ly/5tbNu4uO
RANDOM TAG $TLKM $EXCL