imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRIS Mengurangi Karyawan Untuk Mengejar Laba Growth

Penurunan karyawan BRIS di 2025 itu bukan otomatis tanda lagi seret, justru sering jadi sinyal manajemen lagi beresin mesin. Yang bikin menarik, laba BRIS malah naik 8,02% saat jumlah orang turun 2,50%. Artinya ada pergeseran cara cari untung, dari nambah orang menjadi nambah produktivitas. Tapi di saat yang sama, total gaji karyawan tetap naik 4,02%, jadi ini bukan sekadar efisiensi potong biaya. Ini lebih mirip rotasi, merapikan struktur, lalu bayar lebih mahal untuk orang yang dianggap penting. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Karyawan BRIS dari 16.691 orang di 2024 turun ke 16.274 di 2025. Namun beban gaji dan remunerasi karyawan naik dari Rp5,28 T ke Rp5,50 T. Karena orangnya turun tapi total biaya naik, rata-rata gaji per orang naik sekitar 6,7% per tahun, atau rata-rata gaji per bulan Rp28,1 juta. Jadi BRIS melakukan rasionalisasi posisi, sambil menaikkan kualitas SDM, memperbaiki struktur tunjangan, atau mengganti peran manual menjadi peran yang lebih digital dan lebih mahal. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Produktivitasnya BRIS ikut membaik, walau levelnya masih jauh di bawah bank konvensional raksasa. Laba per karyawan BRIS di 2025 sekitar Rp465 juta per tahun. Bandingkan, Bank Central Asia Tbk (BCA, $BBCA) sekitar Rp2,06 M per orang, Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri, $BMRI) sekitar Rp1,45 M, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI, BBNI) sekitar Rp719 juta, Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP, NISP) sekitar Rp799 juta. BRIS bergerak ke arah yang benar, tapi gapnya masih lebar, jadi ruang naik produktivitasnya juga besar.

Kalau dilihat pola bank lain, BRIS itu bukan outlier yang istimewa dari sisi efisiensi. NISP juga memangkas karyawan 2,67% tapi total gaji naik 6,68%, jadi gaji rata-rata per orang naik cukup tajam. Mandiri karyawannya turun tipis 0,38% tapi total gaji naik 11,02%, ini berarti inflasi biaya SDM atau penyesuaian tunjangan besar-besaran. BCA stabil, karyawan naik 0,33% dan total gaji naik 1,93%, relatif paling terkendali. BNI nyaris flat dari sisi jumlah orang, tetapi total gaji naik 5,43%. Dari sini terlihat, 2025 memang tahun biaya SDM naik, bedanya tiap bank memilih cara berbeda untuk menjaga produktivitas.

BRIS punya 10 direktur dan 8 komisaris, total 18 orang, dengan remunerasi direksi dan komisaris Rp186,95 M dan naik 17,29%. Rata-rata sekitar Rp865,5 juta per orang per bulan. Ini jauh di bawah BCA dan Mandiri yang sekitar Rp5 M per orang per bulan, sementara NISP sekitar Rp925 juta. Angka BNI dan Mandiri perlu dibaca hati-hati karena definisi dan timingnya tidak selalu apple-to-apple, misalnya BNI 2025 tidak memasukkan bonus performa 2024, dan Mandiri 2025 dilaporkan mencakup manajemen kunci sampai level senior. Namun satu benang merahnya tetap, posisi direksi dan komisaris memang punya kompensasi besar, dan ada nilai non-gaji seperti jaringan, reputasi, akses informasi, serta pengaruh kebijakan, yang bikin kursi itu sangat diperebutkan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jadi penurunan karyawan BRIS di 2025 bisa dianggap fase konsolidasi setelah ekspansi. BRIS menjaga biaya total tetap naik moderat, tapi menaikkan biaya per orang, seolah bilang, kita pilih orang yang lebih tepat dan lebih produktif. Risiko sisi negatifnya ada, misalnya beban kerja naik, kualitas layanan turun kalau pemangkasan tidak rapi, atau biaya SDM makin berat kalau produktivitas tidak mengejar. Tetapi karena laba tetap tumbuh dan produktivitas per orang naik, indikasinya manajemen masih memegang kendali.

Buat investor, potensi BRIS ada di dua jalur. Jalur pertama, mengecilkan gap produktivitas terhadap bank besar lewat digitalisasi dan perbaikan komposisi bisnis. Jalur kedua, menjaga kualitas aset supaya pertumbuhan laba tidak dimakan pencadangan. Kalau 2026 nanti laba per karyawan naik lebih cepat daripada kenaikan gaji per karyawan, itu sinyal mesin makin sehat. Kalau sebaliknya, gaji per orang naik terus tapi laba per orang stagnan, itu sinyal efisiensi belum sampai ke akar.

๐Ÿง‘โ€๐Ÿ’ป Arah SDM BRIS di 2025
๐Ÿ“‰ Karyawan 16.274 turun 2,50%
๐Ÿ’ธ Total gaji Rp5,50 T naik 4,02%
๐Ÿ“ˆ Gaji rata-rata per orang naik sekitar 6,7%
๐Ÿง  Makna paling kuat, rasionalisasi posisi sambil upgrade kualitas SDM
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

๐Ÿญ Produktivitas per orang 2025
๐ŸŸฉ BRIS Rp465 juta per karyawan per tahun
๐Ÿฅ‡ BBCA Rp2,06 M
๐Ÿฅˆ BMRI Rp1,45 M
๐Ÿฅ‰ NISP Rp799 juta
๐Ÿ“Œ BBNI Rp719 juta
๐Ÿ” Makna, ruang naik produktivitas BRIS masih besar

๐Ÿ’ผ Biaya gaji per karyawan per bulan
๐Ÿงฉ BRIS Rp28,1 juta
๐Ÿฆ BBNI Rp44,5 juta
๐Ÿข NISP Rp46,0 juta
๐Ÿ›๏ธ BBCA Rp53,0 juta
๐Ÿ—๏ธ BMRI Rp57,3 juta
โœ… Struktur biaya BRIS paling ringan, tapi output per orang harus dikejar
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

๐Ÿ‘” Lapisan pengurus dan kompensasinya
๐Ÿ‘ฅ BRIS 18 orang, remunerasi Rp186,95 M, naik 17,29%
๐Ÿ’ฐ Rata-rata BRIS Rp865,5 juta per orang per bulan
โš–๏ธ Banding cepat, NISP Rp925 juta, BBCA Rp5,84 M, BMRI Rp5,43 M
โš ๏ธ BBNI dan BMRI tidak selalu apple-to-apple karena definisi dan timing

๐Ÿ”บ Laba per karyawan harus naik lebih cepat dari gaji per karyawan
๐Ÿงฉ Efisiensi proses harus terlihat, bukan hanya pengurangan orang
๐Ÿ›ก๏ธ Kualitas aset harus stabil supaya laba tidak habis untuk pencadangan
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/7

testestestestestestes
2013-2026 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy