$BFIN
Halo, Rekan Investor. Selamat datang di sesi bedah saham kita hari ini.
Saya melihat banyak dari Anda yang bertanya-tanya tentang **BFI Finance (BFIN)**. Apakah saham ini layak dikoleksi di tengah volatilitas pasar tahun 2026 ini? Mari kita bedah fundamentalnya layaknya seorang profesional, bukan sekadar ikut-ikutan tren.
Berdasarkan data terbaru hingga awal 2026, berikut adalah analisis dan arahan strategis saya untuk portofolio Anda:
### 1. Narasi Utama: *The Comeback Story* (Kisah Kebangkitan)
Ingat tahun 2024? Itu adalah masa "bersih-bersih" dan kalibrasi internal bagi BFIN. Laba sempat turun 4,8% dan mereka melakukan efisiensi besar-besaran (memangkas >1.000 karyawan).
**Kabar baiknya:** Strategi itu berhasil. Di Semester I 2025, BFIN mencatatkan **kenaikan laba bersih 11,1% YoY menjadi Rp762 miliar**. Ini sinyal kuat bahwa mesin laba mereka sudah kembali panas dan efisiensi biaya operasional mulai membuahkan hasil.
### 2. Valuasi & Dividen: "Diskon" dengan Bonus Jumbo
Sebagai mentor, saya selalu mengajarkan untuk mencari *value*. Coba perhatikan angka ini:
* **Valuasi Murah:** BFIN diperdagangkan dengan PE Ratio sekitar **7,1x** dan Price to Book (PBV) di kisaran **1,0x**. Ini tergolong murah untuk perusahaan dengan *Return on Equity* (ROE) solid di angka 15,3%.
* **Dividen Menggiurkan:** Ini favorit saya. *Dividend yield* BFIN mencapai **9,57%**, jauh di atas rata-rata industri (6,24%) dan bunga deposito. Dengan *payout ratio* di atas 50%, BFIN adalah "sapi perah" yang bagus untuk *cash flow* portofolio Anda.
* **Potensi Upside:** Konsensus analis menargetkan harga wajar di **Rp915**, memberikan potensi keuntungan (*upside*) lebih dari **30%** dari harga saat ini.
### 3. Posisi Strategis & Manajemen Risiko
BFIN bukan pemain baru. Mereka tahu cara bermain di lapangan yang licin:
* **Fokus Aset Produktif:** 78% portofolio mereka ada di sektor produktif (modal kerja, investasi, alat berat). Ini cerdas, karena sektor ini tumbuh seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 7,4% di 2026.
* **Kualitas Aset Terjaga:** Meskipun NPF (kredit macet) naik sedikit ke 1,63% di pertengahan 2025 karena daya beli yang menantang, angka ini masih **jauh lebih sehat** dibandingkan rata-rata industri yang berada di 2,57%. Mereka sangat disiplin.
* **Transformasi Digital:** Tidak ada lagi pembukaan cabang fisik yang boros biaya. Fokus mereka kini 100% pada ekspansi layanan digital dan *technology-based origination*.
### 4. Sentimen Pasar & Regulasi
* **Investor Besar Masuk:** Masuknya **Ares Management** menggantikan peran Northstar memberikan sentimen institusional global yang kuat. Ditambah lagi, Direksi rajin memborong saham sendiri, yang merupakan sinyal kepercayaan diri manajemen.
* **Aman dari Regulasi Baru:** OJK menaikkan aturan *free float* (saham publik) menjadi 15%. BFIN sudah jauh di atas itu (~48%), jadi mereka aman dari risiko *forced delisting* atau sanksi, berbeda dengan emiten lain yang mungkin panik.
### Arahan Strategis untuk Investor (Action Plan)
1. **Untuk *Income Investor* (Pencari Dividen):** **STRONG BUY**. Dengan yield hampir 10%, saham ini bisa menjadi mesin pasif income yang sangat baik sambil menunggu apresiasi harga.
2. **Untuk *Value Investor*:** **ACCUMULATE**. Harga saat ini memberikan *margin of safety* yang cukup tebal. Fundamental perusahaan sedang dalam tren membaik (*turnaround*).
3. **Waspada Risiko:** Tetap pantau daya beli masyarakat dan angka NPF. Jika inflasi naik tak terkendali, sektor multifinance biasanya yang pertama terpukul. Namun, dengan *coverage ratio* 2,4x, BFIN punya bantalan yang cukup tebal.
**Kesimpulan Mentor:**
BFIN adalah contoh klasik perusahaan *turnaround* yang solid. Efisiensi sudah dilakukan, laba mulai naik, dan mereka membayar Anda (lewat dividen) dengan murah hati saat Anda menunggu harga sahamnya kembali ke nilai wajarnya di Rp900-an.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari kembali, sesuaikan dengan profil risiko, dan cuan menyertai Anda!*
https://cutt.ly/ntbIQjoH
RANDOM TAG $ADMF $CFIN