imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DOID

Halo Sobat Investor. Mari kita bedah PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) secara mendalam.

Sebagai mentor, saya melihat DOID saat ini berada di persimpangan jalan yang sangat krusial. Ada **transformasi fundamental besar-besaran** yang sedang dilakukan manajemen, namun di sisi lain, ada **badai jangka pendek** yang membuat pasar ragu.

Berikut adalah analisa komprehensif saya untuk pertimbangan portofolio Anda per Februari 2026:

### 1. Transformasi Bisnis: Dari "Kuli" Menjadi "Juragan"
Ini adalah poin *bullish* paling kuat untuk jangka panjang. DOID tidak lagi ingin sekadar menjadi kontraktor (jasa pertambangan), tapi bertransformasi menjadi pemilik tambang (*mine owner*) dan mendiversifikasi komoditasnya ke arah yang lebih "hijau" (baja rendah karbon & tembaga).

* **Akuisisi Dawson Complex (Australia):** DOID mengakuisisi 51% saham tambang batu bara metalurgi ini. Ini aset kelas dunia dengan umur tambang 20+ tahun. Ini mengubah status DOID menjadi produsen batu bara metalurgi global.
* **Masuk ke Amerika (ACG):** Akuisisi Atlantic Carbon Group (ACG) senilai US$ 122,4 juta menjadikan DOID produsen *Ultra-High-Grade Anthracite* di AS. Ini bukan batu bara biasa, tapi bahan baku penting untuk baja rendah karbon (EAF).
* **Eksposur Tembaga:** Lewat investasi di Asiamet Resources (ARS) dan 29Metals, DOID punya "kaki" di komoditas masa depan (tembaga). Kabar baiknya, Asiamet sedang menjual proyek KSK senilai US$ 105 juta, yang berpotensi memberikan suntikan dana segar (dividen) ke DOID.

### 2. Kinerja Keuangan: "Luka" Semester I vs Pemulihan
Investor panik melihat laporan Semester I-2025 di mana rugi bersih membengkak 179% menjadi US$ 74,2 juta.
* **Penyebab:** Cuaca ekstrem dan gangguan operasional di Q1 2025 menghancurkan volume produksi.
* **Sinyal Pemulihan:** Jangan hanya lihat *headline* rugi. Lihat tren Q2 dan Q3 2025 yang sudah *rebound*. EBITDA 9M 2025 sudah mencapai US$ 127 juta. Operasional sudah kembali normal dengan efisiensi biaya yang ketat.

### 3. Sentimen Makro & Regulasi: Tantangan Terberat 2026
Ini alasan utama kenapa harga sahamnya tertekan di awal 2026:
* **Pemangkasan Produksi Nasional:** Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memangkas target produksi batu bara 2026 menjadi 600 juta ton (dari 790 juta ton di 2025) untuk menjaga harga. Sebagai kontraktor, pendapatan BUMA (anak usaha DOID) sangat bergantung pada volume. Jika klien BUMA (seperti Bayan atau Adaro) dipaksa memangkas produksi, *revenue* DOID akan kena imbasnya.
* **Harga Batu Bara:** Masih stagnan dan cenderung melandai.

### 4. Manajemen Utang (Solvabilitas)
DOID sering dijuluki emiten dengan "utang jumbo". Namun, manajemen sangat agresif melakukan *refinancing*:
* Mereka baru saja melunasi *Senior Notes* 2026 senilai US$ 212,25 juta lebih awal. Ini langkah bagus untuk mengurangi beban bunga tinggi dan memperpanjang jatuh tempo utang.
* Penerbitan Obligasi Rupiah III senilai Rp 1,4 Triliun menunjukkan kepercayaan pasar domestik masih ada.

### 5. Analisa Teknikal (Posisi Februari 2026)
* **Harga:** Rp 292 (turun -5,19% intraday).
* **Tren:** *Strong Sell* / *Downtrend*. Harga bergerak di bawah MA50 dan MA200. Momentum masih sangat *bearish*.
* **Valuasi:** Secara PBV (Price to Book Value) di angka 0,7x - 0,8x, saham ini tergolong murah (*undervalued*), tapi murah ada alasannya (rugi bersih & risiko regulasi).

---

### Kesimpulan & Arahan Mentor:

**Status: Wait and See (Jangan Tangkap Pisau Jatuh)**

**Untuk Trader:**
Hindari dulu. Tren sedang sangat negatif (*strong bearish*). Belum ada tanda-tanda pembalikan arah (*reversal*). Biarkan harga mencari *bottom* barunya, kemungkinan bisa menguji area support di Rp 280-286. Masuk sekarang sama saja berjudi melawan arus.

**Untuk Investor Jangka Panjang (Value Investor):**
Ini adalah **perusahaan yang sedang "sakit" tapi sedang meminum obat yang benar**. Transformasi ke pemilik tambang (Australia & AS) adalah obat kuat yang efeknya baru akan terasa di akhir 2026 atau 2027.
* Jika Anda punya nyali besar (*high risk tolerance*): Mulai cicil beli *hanya jika* harga stabil di area *support* kuat dan laporan keuangan Q4 2025 atau Q1 2026 menunjukkan laba bersih kembali positif.
* Katalis positif yang harus ditunggu: Realisasi uang tunai dari penjualan aset Asiamet Resources dan penyelesaian akuisisi Dawson Complex.

**Ringkasan:** DOID sedang bertransformasi dari "kontraktor lokal" menjadi "pemilik tambang global". Jika mereka berhasil melewati badai regulasi pemangkasan produksi 2026 ini, valuasinya saat ini sangat murah. Tapi risiko jangka pendeknya masih sangat tinggi.

https://cutt.ly/Utbx3jie

RANDOM TAG $PTRO $UNTR

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy