Grup MNC: Ketika Bandar Pergi, Harga Ikut Pamit
Dulu, saham-saham Grup MNC sering terlihat “hidup” — bukan karena kinerja yang luar biasa, tapi karena ada tangan-tangan halus yang rajin mengaduk harga. Salah satunya $MSIN, yang konon akrab dengan broker EP sang pengendali. Harga dijaga, digoreng, lalu disajikan hangat ke publik. Semua tampak normal… sampai aroma gosong tercium regulator.
Kini ceritanya berubah. Saat sang bandar mulai takut diajak ngopi sama aparat, harga pun dibiarkan yatim piatu. Tidak dijaga, tidak dipeluk, hanya dibiarkan meluncur sesuai hukum gravitasi pasar. Volumenya sepi, grafiknya lesu, seolah berkata: “maaf, chef-nya lagi cuti.”
Pelajaran klasik dari Grup MNC: ketika saham lebih sering naik karena “tangan” daripada “kinerja”, maka saat tangan itu ditarik, harga pun ikut tersungkur. Jadi untuk investor ritel, hati-hati—jangan jatuh cinta pada saham yang cantiknya hanya muncul saat digoreng. Karena saat apinya mati, yang tersisa cuma wajan kosong dan penyesalan. ☕📉
$MNCN $BMTR