$IHSG $JII $ISSI

📈 Ekonomi RI Tumbuh +5,11% YoY pada 2025, Lampaui Ekspektasi
/February 5, 2026 by Stockbit Snips

BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 4Q25 mencapai +5,39% YoY (vs. 3Q25: +5,04% YoY), melampaui ekspektasi konsensus di level +5,1% YoY sekaligus menandai pertumbuhan secara tahunan yang tertinggi sejak 3Q22.

Hasil ini membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2025 mencapai +5,11% YoY (vs. 2024: +5,03% YoY), melampaui ekspektasi konsensus di level +5,04% YoY, meski lebih rendah dibandingkan target pemerintah di level +5,2% YoY.

Pembentukan modal tetap bruto/investasi (PMTB) menjadi komponen dengan pertumbuhan tahunan tertinggi pada 4Q25 sebesar +6,12% YoY (vs. 3Q25: +5% YoY), di mana pertumbuhan ini disebabkan oleh peningkatan impor mesin produksi untuk industri serta belanja pemerintah untuk peralatan dan mesin.

Pertumbuhan PMTB tersebut juga sejalan dengan data pertumbuhan realisasi investasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi sebesar +9,7% YoY pada 4Q25. Hal ini membuat pertumbuhan PMTB selama 2025 menjadi +5,09% YoY.

Konsumsi rumah tangga — sebagai komponen terbesar — tumbuh lebih cepat pada 4Q25 sebesar +5,11% YoY (vs. 3Q25: +4,89% YoY), relatif sejalan dengan peningkatan momentum pada indeks penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen yang turut didorong oleh pemberian paket stimulus sebesar Rp37,4 T. Hasil ini membawa konsumsi rumah tangga tumbuh +4,98% YoY selama 2025 (vs. 2024: +4,94% YoY).

Sementara itu, kontribusi dari net ekspor menurun pada 4Q25 seiring dengan pertumbuhan ekspor yang lebih rendah di level +3,3% YoY (vs. 3Q25: +9,14%), sementara impor meningkat +4% YoY (vs. 3Q25: 0,9% YoY).

Key Takeaway

Secara umum, percepatan pertumbuhan ekonomi pada 4Q25 — yang lebih didorong oleh peningkatan pasar domestik dibandingkan ekspor — relatif sejalan dengan tren Purchasing Managers’ Index manufaktur Indonesia dan akselerasi pertumbuhan kredit. Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar +5,4% YoY pada 2026, sementara Menteri Keuangan memproyeksikan target yang lebih tinggi di level +6% YoY. Tren perbaikan makroekonomi yang berkelanjutan berpotensi memberikan dampak positif terhadap IHSG — terutama pada saham–saham blue chip seperti perbankan dan konsumer — dari kembalinya foreign inflow.

https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/ekonomi-ri-tumbuh-511-yoy-pada-2025-lampaui-ekspektasi?source=research

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy