imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham yang berpotensi naik besok (Jumat, 6 Februari 2026) masih perlu pendekatan hati-hati, karena pasar tetap volatile pasca-koreksi MSCI dan fluktuasi komoditas global.

Hari ini (Kamis, 5 Februari 2026), IHSG ditutup melemah 0,53% ke level 8.103,88 (turun 42,84 poin), setelah sempat menguat di awal sesi tapi berbalik merah akibat tekanan sektor industri, keuangan, dan pengaruh global (rupiah juga melemah).

Meski begitu, rebound parsial di beberapa sektor menunjukkan potensi short covering dan bargain hunting jika tidak ada katalis negatif baru.

Prediksi analis (dari MNC Sekuritas, Phintraco Sekuritas, dan sumber terkini per 5 Februari 2026):

a. IHSG berpeluang menguat terbatas atau menguji 8.181–8.318 (support 7.854–7.654 sebagai area koreksi wave, resistance 8.181–8.318). Jika hold di atas 8.000–8.100, momentum rebound bisa berlanjut; rawan koreksi jika jebol support.

b. Sentimen campur: Data PDB positif tak cukup kuat menahan koreksi global, tapi ada peluang buy on weakness di saham undervalued dengan likuiditas baik. Fokus ke saham yang punya support kuat dan rekomendasi teknikal buy.

Berikut saham yang sering direkomendasikan analis untuk besok (spekulatif, probabilitas rebound ~45–55% jika IHSG stabil di atas 8.100):

1. $JSMR (PT Jasa Marga Tbk):
Rekomendasi teknikal dari Kontan & analis. Infrastruktur defensif, potensi rebound terbatas setelah koreksi. Area beli di weakness, target lebih tinggi jika inflow domestik masuk.

2. $CPIN (PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk):
Rekomendasi dari Kontan untuk Jumat. Sektor konsumsi/pertanian stabil, undervalued pasca-koreksi – potensi naik jika sentimen defensif mendominasi.

3. $ASII (PT Astra International Tbk):
Rekomendasi teknikal Kontan. Konglomerasi diversifikasi dengan fundamental solid – sering rebound lebih dulu di recovery market.

4. BUMI (PT Bumi Resources Tbk):
Speculative buy dari beberapa analis (area beli Rp250–Rp260). Batubara masih punya momentum rebound teknikal meski sektor basic materials fluktuatif.

5. MBMA (PT Merdeka Battery Materials Tbk):
Buy on weakness dari MNC. Nikel undervalued, potensi lanjut jika komoditas stabil – support kuat pasca-koreksi.

6. NCKL (PT Trimegah Bangun Persada Tbk): Speculative buy dari MNC. Sektor nikel punya peluang rebound terbatas.

Catatan Penting:

Ini bukan prediksi pasti naik — rebound kemarin tipis, tapi koreksi hari ini menunjukkan tekanan masih ada (probabilitas lanjutan penguatan terbatas ~50%). Hindari FOMO; pasar bisa sideways atau koreksi lagi jika asing net sell berlanjut.

Saran umum:

- Pantau pembukaan Jumat pagi (volume, net buy domestik/asing, update reformasi free float OJK/MSCI atau komoditas global).

- Gunakan stop loss ketat (3–5% di bawah entry) dan position sizing kecil – volatilitas tinggi.

- Fokus jangka pendek: Buy on dip di support kuat, target resistance dekat – prioritaskan saham defensif (konsumsi/infrastruktur) dibanding komoditas volatile.

- Jika jangka panjang, saham undervalued seperti di atas bisa menarik pasca-koreksi.

- Cek real-time di app sekuritas atau situs BEI/https://cutt.ly/4tbaJvUJ pagi besok, karena kondisi bisa berubah cepat.

Ini analisis berdasarkan data & rekomendasi terkini (bukan saran investasi pribadi). Tetap sabar dan kelola risiko

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy