Beberapa hari lalu ane bahas contoh investasi dengan hurdle rate 15% untuk saham $TOTL dan $SMSM
Apakah return kita benar-benar hanya 15% apabila membeli kedua saham tersebut? Pelan donk bro kalo cuma 15% setahun. 7 tahun baru bagger.
Jawabannya tidak mentok di 15%, bahkan bisa berpuluh-puluh persen.
Baca dulu post https://stockbit.com/post/27790477 agar memahami konteksnya.
Kemarin saya sampaikan data Cost of Equity dari Prof Aswath ada di 11,19%. Kita anggap saja 12%.
Jika suatu saat vibe market menjadi optimistis, maka hurdle rate para investor lain bisa turun dari 15% menjadi 12%. Ketika itu terjadi dan investor masuk di TOTL, maka return yang dia harapkan hanya 12% saja sudah puas.
Maka perhitungannya menjadi: Dividen Yield + growth = 12%
Kita asumsikan growth rate sama dengan estimasi terendah kemarin di 6%. Maka investor dengan hurdle rate 12% akan demand dividen dengan yield minimal 6%.
Scenario 1: Dividen 75 perak, maka harga saham TOTL ada di level 1250.
Scenario 2: Dividen 90 perak, maka harga saham TOTL ada di level 1500.
Dengan Anda membeli di harga 1000 kemarin sesuai contoh di post sebelumnya, maka return anda menjadi
Scenario 1: 25%
Scenario 2: 50%
Maka, total return Anda bisa lebih dari 15% padahal hurdle rate anda hanya 15%.
Ini menjelaskan mengapa saya hold TOTL baru 2 tahunan, return sudah bagger, di luar dividennya.
Ketika market in good mood, akan terjadi multiples expansion. Hurdle rate jadi turun karena investor akan less risk-aversed. Hurdle rate orang lain yang turun hanya beberapa % saja, bisa menyebabkan return saham kita jadi signifikan.
Apakah market akan masuk good mood? Well, tergantung berbagai faktor, termasuk dari kesuksesan otoritas bursa dalam bersih-bersihnya beberapa waktu ke depan.
Sekarang Anda tau kenapa ucapan "Be greedy when others are fearful" jadi masuk akal. Beli ketika mood market jelek...!!! Jangan kebalik, beli ketika saham terbang, itu konyol sekali!!!
Semoga bermanfaat!
$NISP