@arispur123
Memang baru bara saat ini sedang tertekan posisinya, karena harga batbar yg lagi nelangsa.
Tapiiii, kalo kamu jeli pikirnya, yg sedang kamu bandingkan antara emiten batubara (misalnya $BSSR) yg sedang sulit vs sawit (con $TAPG) yg justru sedang bagus, saja belum sanggup kalahkan BSSR yg sedang nelangsa.馃き馃馃槀
Apalagi kalo terbalik keadaannya.馃馃槀
Memang sekilas seperti benar, bahwa tambang ada batasan waktunya Krn Maslah cadangannya, tapi fakta dunia, semua tambang raksasa dunia SDH berumur >50 tahun dan terus bertumbuh tuh.馃 Jadi mungkin wawasan kamu yg terlalu sempit.
Lantas kebun sawit, memang bisa di tanam ulang, tapi setiap tanam ulang artinya reset lagi. Krn umur efektif produksi pohon sawit <20 tahun.
umur 1-4 TDK ada hasil.
5-6/7 belajar Berbuah.
7/8-20 umur produktif (hanya 12-13 tahun saja)馃
>20 SDH tua.馃槄
dan kita ambil contoh $AALI member of Astra, one of the best management in Indonesia.
Apa yg terjadi???
apakah tetap tumbuh dalam 10 tahun terakhir??? ternyata malah menciut.馃う馃馃槀
why?? Krn kendala lahan, sawit butuh lahan yg amat sangat luas utk terus Bertumbuh, sedangkan lahan sangat terbatas.
Dan terbukti sekelas AALi saja terpaksa harus kena denda Krn merambah hutan.馃う馃
Lantas kita liat LSIP, London Sumatra, the legend of sawit di Indonesia, apakah tumbuh pesat dalam 10 tahun terakhir???馃
LSIP masih lebih baik dikit dari AALI, tapi tetap saja TDK seperti yg kamu bayangkan.馃馃槄
Dan satu lagi, jgn lupa kesuburan tanah yg replanting pasti berbeda vs tanah asli, walopun pake pupuk sekalipun.馃