$BRIS nilai intrinsik BRIS dengan PER 13,65x yang tidak justified oleh ROE 14,98% dan ROIC yang stagnan. Pertumbuhan revenue melambat ke 8,77% YoY sementara operating leverage memburuk dengan cost-to-income ratio masih tertahan di 66% meskipun aset sudah Rp 416 triliun. Dana syirkah temporer yang mendominasi funding structure menciptakan pressure margins karena nisbah bagi hasil harus kompetitif dengan deposito konvensional yang memberikan certainty return. Free cash flow generation lemah dengan cash from operations Rp 15,21T dikonsumsi hampir separuh oleh reinvestment untuk pertahankan pertumbuhan pembiayaan, menghasilkan FCFF hanya Rp 12,4T atau yield 12% terhadap market cap Rp 101T. tidak menarik untuk aset finansial dengan regulatory risk dan competitive pressure dari BSI yang memiliki 2x scale advantage.
$IHSG $BBRI