imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PADA
📅 Timestamp: 3 Feb 2026, 23:01 WIB | 💰 Last Price: Rp244

🚦 PHASE STATUS: MARKUP LANJUT AFTER SELLING CLIMAX (POST-MARKDOWN REBOUND)

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Struktur dulu: PADA habis turun tajam dari area 360–380 ke low sekitar 200, lalu hari ini bikin rebound +25% dengan volume besar tapi belum tembus kembali area distribusi 280–300 di daily. Dari screenshot broker summary, distribusi broker besar sudah mereda, digantikan akumulasi kecil–menengah (Small Acc) dengan net buy ratusan ribu lot di sekitar 210–240. Artinya bandar lama sudah banyak buang barang di atas, sekarang ada tangan baru yang berani nampung di bawah.

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp210 – Rp225

The Logic:

Daily chart: area 200–210 adalah swing low terbaru sekaligus zona demand kuat yang tadi jadi titik pantulan rebound, terlihat dari candle hijau panjang dengan ekor bawah dan lonjakan volume.

Di 15-menit, area 210–220 berkali-kali jadi base konsolidasi sebelum push ke 240–246; berarti ini average beli smart money baru yang akumulasi saat ritel masih takut setelah ARB sebelumnya.

Masuk bertahap dekat 210–225 memberi jarak aman dari support psikologis 200; kalau 200 jebol, berarti rebound gagal dan bandar tidak defend.

Eksekusi teknis:

Tunggu open besok: kalau dibuka gap up dekat 250 dan langsung banyak HAKA, jangan kejar; tunggu harga “ditarik turun” kembali ke 220–225 dengan volume mengecil (guyuran ritel, bukan distribusi berat).

Pakai metode scaling in 2–3 tahap: 30% size di 225, 40% di 215–220, sisanya kalau sempat test 205–210 tapi langsung mantul.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp256 – Rp262 (break & hold)

The Logic:

Di daily, sekitar 255–260 itu cluster MA dan bekas area support yang pecah, sekarang jadi resistance kunci pertama sebelum gerak ke 280–300.


Breakout valid kalau:

Harga tembus 260 dan tutup 15–30 menit di atasnya,

Orderbook: offer 256–260 yang tadinya tebal habis disikat, bid baru muncul tebal di bawahnya (pindah pagar),

Volume intraday minimal menyamai atau lebih besar dari volume hari ini (lihat histogram volume Anda).

Ini skenario “ikut mark-up bandar baru” ketika mereka mulai tarik harga melewati average mereka di 220–230 dan mulai distribusi bertahap di atas.

Eksekusi teknis:

Buy on strength: pasang buy stop di 256–258, jangan menunggu balik ke 240 kalau memang niat momentum.

Kalau setelah tembus 260 harga langsung balik dan close di bawah 250 dengan volume besar, anggap false break dan keluar cepat (cut kecil).

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward ± 1:2,5 – 1:3)
Asumsi entry konservatif rata-rata Rp220.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp260 – Rp268 (+18–22%)

Reason:

Zona ini adalah resistance minor pertama: cluster MA dan high bounce sebelumnya, juga area banyak ritel nyangkut pendek yang akan buru-buru jual saat balik modal.

Good untuk trader yang hanya mau ride “day-2/3 rebound” tanpa ambisi swing panjang.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp300 – Rp320 (+36–45%)

Reason:

Ini bekas area distribusi saat fase mark-up sebelumnya sebelum jatuh ke bawah 250, terlihat dari range konsolidasi lebar dengan volume besar di sekitar 300-an.

Secara psikologis, 300 angka bulat yang akan jadi magnet sekaligus tembok—bandar lama bisa jual sisa barang, bandar baru bisa distribusi di harga premium.

Hanya tahan ke TP2 kalau: trend IHSG oke, volume tetap sustain, dan tidak ada news negatif baru (misal isu gagal bayar pinjaman, masalah kontrak).

🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp195 – Rp200 (sekitar -9–11% dari 220)

Note:

Level ini sedikit di bawah swing low terbaru 200; jebol area ini artinya seluruh candle rebound kemarin–hari ini cuma dead cat bounce, bandar tidak defend demand zone, dan risiko lanjut ke 170–180 terbuka.

Jangan turunkan SL dengan alasan “sayang dijual”; invalid berarti keluar, tunggu struktur bullish baru.

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Bisnis
PADA main di bisnis outsourcing & jasa tenaga kerja: office support, call center, keamanan, HR, plus ekspansi ke jasa kurir.

Sektor ini bukan siklikal komoditas; lebih sensitif ke siklus ekonomi (permintaan tenaga kerja) dan efisiensi biaya perusahaan klien, serta dinamika upah minimum dan regulasi ketenagakerjaan.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
Perbaikan Fundamental 2025 (Berbalik Untung) [IMPACT: Positif]

9M-2025: pendapatan Rp794,7 miliar, tumbuh 17,1% yoy, didorong penambahan volume bisnis klien eksisting dan ekspansi jasa kurir.

Setelah rugi bersih 2024 sekitar Rp16,5 miliar, perusahaan berbalik mencatat laba sekitar Rp780 juta per 9M-2025, menandakan turnaround awal meskipun margin masih tipis.

Narasi “berbalik untung + ekspansi kurir” ini sering jadi bahan gorengan sentimen bullish untuk ritel, memudahkan bandar mengangkat harga.

Historis Kinerja Lemah 2024 & Struktur Keuangan [IMPACT: Negatif ke Moderat]

Tahun buku 2024 rugi bersih Rp16,5 miliar, lebih buruk dari rugi 2023 Rp5,5 miliar; ini meninggalkan jejak ekuitas tergerus dan leverage yang perlu dikelola hati-hati.

Laporan keuangan interim 2024 menunjukkan biaya keuangan tinggi (bunga pinjaman) sehingga profit operasional termakan beban keuangan; ini menjelaskan kenapa perusahaan butuh perpanjangan fasilitas pinjaman BCA.

Perpanjangan Pinjaman Bank BCA [IMPACT: Netral ke Moderat Positif]

Januari 2026, Perseroan memperpanjang perjanjian pinjaman bank dengan BCA; artinya bank masih percaya, tetapi juga menegaskan ketergantungan pada fasilitas kredit untuk modal kerja.


Selama tidak muncul covenant breach atau gagal bayar, ini memberi fleksibilitas kas, tapi jadi red flag jika suku bunga naik atau cashflow terganggu.

Aksi Korporasi / Akuisisi Saham oleh INET (Historical Catalysts) [IMPACT: Positif untuk narasi, sudah sebagian di-price in]

Ada informasi bahwa PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengakuisisi 53,57% saham PADA dari Koperasi Pegawai Indosat; ini mengubah struktur kepemilikan dan sering jadi bahan spekulasi sinergi bisnis.


Untuk harga sekarang, efek jangka pendeknya lebih ke sentimen dan potensi manuver korporasi (rights issue, integrasi usaha, dll) ketimbang perubahan fundamental instan.

Kesimpulan katalis:

Ada turnaround story (dari rugi ke laba tipis) plus ekspansi jasa kurir dan partner besar yang bisa jadi narasi growth.

Tapi balance sheet belum “kinclong”, dan bisnis tetap low-margin, sehingga harga bisa sangat sensitif terhadap berita kecil—tanpa katalis baru, pergerakan banyak ditentukan oleh market maker & teknikal.

⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (Hanya untuk trader yang siap disiplin & cepat)
🌡️ Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 72%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:

Rebound kuat dari area 200 dengan candle hijau panjang dan volume tinggi, mengindikasikan pembalikan jangka pendek dan adanya akumulasi oleh pihak yang cukup modal setelah selling climax.

[+] Bullish Factor:

Fundamental 9M-2025 membaik signifikan: pendapatan tumbuh >17% yoy dan perusahaan berbalik mencetak laba, plus ekspansi jasa kurir yang menambah narasi pertumbuhan.

[-] Bearish Risk:

Track record rugi 2023–2024, margin tipis, ketergantungan pada pinjaman bank, dan karakter harga yang bisa digoreng (lonjakan tajam, ARB cepat) membuat saham ini rentan jika bandar cabut atau berita sedikit mengecewakan.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan ikut HAKA di atas 250; biarkan bandar buang dulu di zona 250–260, kita siap jemput di bawah 225 kalau volume mulai mengecil dan bid tetap tebal—masuk bertahap, SL keras di bawah 200."

⚠️ Disclaimer: Analisa ini bersifat edukatif dan spekulatif. Semua keputusan jual–beli sepenuhnya tanggung jawab masing-masing trader.

$INET $AIMS

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy