$REAL
š
Timestamp: 03 Feb 2026, 22:52 WIB | š° Last Price: Rp67 (daily range 63ā70, +4,69%)
ā
š¦ PHASE STATUS: DISTRIBUTION ā MASIH ADA MARKDOWN POTENSIAL (GORENGAN PROPERTI MINI CAP, BANDARāDRIVEN)
ā” STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
š”ļø PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp60 ā Rp63
The Logic:
Di daily chart, area 60ā63 adalah zona demand lama sekaligus āstrong lowā yang beberapa kali menahan jatuhnya harga setelah euforia ARA di kuartal 4 2025; wick panjang ke bawah selalu mental di area ini, artinya ini lantai psikologis bandar.
Lower band Bollinger dan support horizontal volume profile juga menumpuk di kisaran tersebut, jadi kalau harga diguyur ke sana biasanya muncul pantulan teknikal karena banyak scalper dan bandar mulai nyicil buyback.
Dengan karakter REAL yang gorengan, masuk di dekat lantai bikin riskāreward jauh lebih sehat; cut loss jelas, upside ke area resistance pertama masih cukup lebar tanpa harus kejar pucuk.
āļø PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger Momentum): Rp72 tembus bersih
The Logic:
Di daily, 72ā75 itu area supply berat (bekas base distribusi terakhir sebelum anjlok); beberapa kali harga mantul turun dari sana, artinya banyak ānyangkutersā dan bandar yang jadikan itu area buang barang.
Momentum buy hanya kalau:
Candle hijau solid menembus 72 dengan body tebal,
Volume minimal 2ā3x rataārata 20 hari (di atas ±100ā120 juta lembar) dan bid tetap tebal setelah break,
Tidak ada sell wall tebal yang tibaātiba muncul di 72ā75 (hindari markup palsu / pancingan haka).
Setup ini pure momentum trade; jangan berharap swing panjang kalau volume cuma ātukarātukar barangā antar broker geng.
šÆ EXIT STRATEGY (Risk/Reward)
Asumsi entry konservatif rataārata Rp62.
š¢ TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp72 (+±16%)
Reason:
Area 70ā72 adalah resistance minor (middle sampai upper Bollinger band di H1/H4) sekaligus zona distribusi intraday yang terlihat jelas dari beberapa kali spike volume lalu gagal lanjut.
Banyak trader harian pasang jual di sini; ideal untuk buang sebagian posisi dan kunci profit.
š¢ TP 2 (Swing/Jackpot): Rp90 (+±45%)
Reason:
88ā94 adalah area ARA sebelumnya (peak swing besar 2025) yang juga jadi blok supply major; butuh sentimen kuat + aliran dana baru untuk ditembus.
ā
Kalau bandar serius mainkan lagi tema ātransformasi ke properti digital/data centerā, target psikologis mereka umumnya dekat area pucuk lama, jadi level ini logis sebagai target swing maksimal, bukan base case.
š“ STOP LOSS (Hard Limit): Rp58 (ā±6%)
Note:
Break bersih di bawah 60 berarti āstrong lowā jebol, demand lama ditembus; itu sinyal bandar tidak lagi menjaga lantai.
Kalau level ini tembus dengan volume besar dan bid tipis, lebih aman angkat kaki dulu. Tesis rebound dari support otomatis batal.
Risk/Reward konservatif dari 62 ke TP1 (72) ±1:2, ke TP2 (90) ±1:7 ā cukup menarik untuk gorengan, asal disiplin pada SL.
š° NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
š Sektor & Bisnis
REAL adalah emiten properti miniācap (real estate residensial dan komersial di Jabodetabek) yang sedang banting setir ke properti digital / data center sebagai tema baru.
Sektor properti secara umum masih kejar pemulihan, sensitif suku bunga BI; tapi subātema data center dan ādigital infrastructureā lagi seksi karena banyak FDI masuk ke proyek data center Indonesia.
š¢ Key Drivers (Pemicu Utama)
Transformasi Bisnis ke Data Center
Manajemen memaparkan rencana pengembangan properti digital dan pusat data dalam public expose insidentil, menegaskan pivot dari pengembang konvensional ke penyedia infrastruktur digital.
Media mencatat bahwa minat asing di REAL (termasuk ARA pada Oktober 2025) dipicu narasi masuk ke ekosistem data center, yang inline dengan tren investasi global di Indonesia.
Impact: POSITIF jangka menengah jika eksekusi nyata (proyek jelas, tenant ada, struktur pendanaan aman); untuk sekarang masih lebih banyak jadi bahan gorengan sentimen ketimbang peningkat cashflow signifikan.
ā
Perbaikan Kinerja & Laba Masih Mini
Laba bersih JanuariāSeptember 2025 naik sekitar 43% YoY menjadi ±Rp398 juta; angka tumbuh, tapi nominalnya masih sangat kecil dibandingkan kapitalisasi pasar yang sudah ratusan miliar setelah kenaikan harga saham.
Valuasi PBV sekitar 0,9ā1,2x menurut beberapa data, terlihat āmurahā secara buku, tapi tetap harus dilihat bahwa skala bisnis dan profit masih mikro, sehingga bandingkan dengan risiko eksekusi pivot bisnis.
Impact: NEUTRAL ke POSITIF tipis; fundamental membaik tapi belum bisa jadi landasan naik berkelanjutan tanpa sentimen bandaris.
Aliran Dana Asing: Kontra Tren Pasar
Saat pasar Indonesia dihajar sellāoff asing karena isu MSCI, REAL justru mencatat net buy asing signifikan sekitar 51 juta lembar pada 28 Januari 2026, menyimpang dari pola outflow di banyak saham lain.
Sebelumnya, pada ARA Oktober 2025 asing juga tercatat net buy sekitar 11,16 juta lembar; artinya sejak awal tema ini memang ādijualā ke investor asing tertentu, bukan pure gorengan lokal.
ā
Impact: POSITIF untuk narasi; tapi jangan salah tafsir: asing yang masuk di bawah bisa saja ikut distribusi ke ritel di atas saat harga sudah digoreng.
Likuiditas & Volatilitas
Market cap REAL melesat hingga ±Rp300ā470 miliar dalam setahun, dengan kenaikan harga tahunan sekitar 850% (dari level single digit ke 60ā90), jelas saham ini sudah masuk kategori gorengan properti high beta.
Perubahan harga sebulan terakhir turun hampir 20%, menunjukkan fase cooling down / distribusi setelah rally panjang.
ā
Impact: NEGATIF untuk yang tidak siap; bagus untuk trader yang paham main di bandaris & disiplin SL.
Jika ditarik garis besar: katalis berita ada, tapi saat ini pergerakan harga dominan dikendalikan market maker + sentimen teknikal, bukan fundamental murni.
š§ SMART MONEY XāRAY & RETAIL PSYCHOLOGY
Volume vs Harga (Daily):
Setelah euforia ARA ke 90āan, volume mulai mengecil sementara harga perlahan turun dan sideways di range 60ā80; pola klasik distribusi bertahap di gorengan ā barang naik saat ramai, lalu perlahan dialirkan ke ritel yang FOMO karena ādata center storyā.
Data berita menunjukkan saat IHSG panik karena MSCI, REAL justru diborong asing (51 juta lembar net buy) di area yang sudah oversold; ini terlihat seperti akumulasi senyap di bawah ketika ritel takut, bukan saat harga pucuk.
ā
Broker Behavior (dari screenshot Stockbit Anda):
Hari ini broker summary menampilkan label āBig Distā di top 1ā5 broker dengan volume jual dominan; artinya masih ada proses buang barang di atas, meski harga ditahan di 60ā70 dengan candle kecil dan volume tidak segila saat ARA ā indikasi churning + distribusi pelan ke ritel intraday.
Net volume hari ini positif, tapi top brokers lebih banyak jual; pola seperti ini sering terjadi saat bandar mengatur harga supaya tetap hijau (naik 3ā5%) untuk menarik perhatian, sambil diamādiam menyalurkan barang ke antrean bid ritel.
Retail Psychology:
Di intraday 15āmenit, candle banyak bolakābalik kecil di tengah Bollinger, RSI di zona netral cenderung naik, MACD masih lemah; ini tipikal fase ākebosananā di mana ritel yang nyangkut mulai lepas pelanāpelan (cutloss lelah), sementara scalper masukākeluar cepat.
FOMO masif sudah lewat; saat ini ritel lebih ke mode nyangkut + berharap rebound. Itu sebenarnya kesempatan buat kita untuk hanya ambil posisi di level yang benarābenar murah (dekat lantai), bukan ngejar di tengah.
āļø THE FINAL VERDICT
š SIGNAL: SPECULATIVE BUY (bukan untuk semua orang, murni saham gorengan berbasis tema data center)
š”ļø Risk Profile: High Risk
ā Confidence Score: 72%
š INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Ada aliran dana asing yang contrarian (net buy besar saat pasar lain dihajar MSCI), memberi sinyal ada pemain institusi yang tertarik dengan tema data center REAL.
Valuasi PBV masih di kisaran wajar untuk ukuran properti miniācap dan laba mulai tumbuh, sehingga kalau narasi data center berhasil dieksekusi, rerating valuasi masih mungkin.
[+] Bullish Factor:
Secara teknikal, area 60ā63 menunjukkan support kuat historis dengan beberapa kali rejection; setup teknikal untuk rebound jangka pendek cukup menarik jika harga kembali menguji area ini dengan volume terkontrol.
[-] Bearish Risk:
Skala bisnis dan laba masih kecil, sehingga valuasi sangat sensitif pada spekulasi; sedikit kegagalan eksekusi proyek baru bisa membuat bandar cabut dan harga kembali ke level puluhan kecil.
Likuiditas tinggi tapi ābandarādrivenā; jika satu hari ARB beruntun muncul, sulit untuk keluar tanpa tergilas karena antrean bid kosong.
Ketidakpastian makro (isu MSCI, volatilitas IHSG) bisa memaksa dana spekulatif mengurangi posisi di small cap seperti REAL untuk mengurangi risiko portofolio.
š
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka di preāopen atau saat candle pertama masih ditarik naik tipis ā biarkan kalau ada guyuran pagi dorong harga mendekati 60ā63, baru masuk bertahap dengan size kecil; kalau malah digoreng tembus 72 dengan volume gila, baru ikut momentum tapi siap lepas cepat di area 70ā75."
ā ļø Disclaimer: Ini hasil bedah pola harga, volume, dan berita publik. Bukan ajakan membeli atau menjual. Selalu sesuaikan dengan money management dan toleransi risiko pribadi.
$OASA $MITI