$INCO
📅 Timestamp: 3 Feb 2026, 22:38 WIB | 💰 Last Price: Rp6.200
🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION HALUS DI PUNCAK (rebound kuat, tapi aliran dana hari ini didominasi distribusi institusi)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Smart Money X-Ray & Struktur Harga
Daily: INCO baru saja rally tajam dari base 3.700–4.000 ke area 7.000‑an, lalu terkoreksi tiga hari ke kisaran 5.700 dan hari ini mantul ke 6.200 dengan candle hijau solid; volume tetap tinggi ±50 juta saham, di atas rata‑rata.
Namun broker summary yang Anda kirim menunjukkan Top 1 net sell besar (Big Dist), Top 3 juga Normal Dist, dan Average masih Small Dist → harga naik, tapi barang mengalir keluar dari broker besar ke tangan ritel yang FOMO, sinyal distribusi halus.
Secara valuasi, INCO sudah mahal: PER TTM sekitar 60–100x (bervariasi antar data), EPS TTM hanya 35–70, tapi market cap di kisaran Rp40–46 triliun; dividend yield sekitar 1,2–1,5% saja. Ini jelas bukan value play, ini momentum + katalis korporasi (divestasi ke MIND ID dan proyek nikel besar).
Dari sisi earnings, sampai November 2025 pendapatan sudah Rp15,3 triliun dengan dukungan produksi dan penjualan nickel matte/saprolite yang melampaui target; Q3 2025 pendapatan kuartalan US$278,6 juta naik 27% QoQ dan profitabilitas membaik. Fundamental operasi kuat, tapi pasar sudah mengantisipasi lebih dulu (priced in).
Kesimpulan X‑Ray: smart money sudah banyak masuk sejak bawah (4.000‑an); sekarang mereka mulai “turunin barang pelan” ke ritel di atas 6.000. Kita boleh ikut main, tapi jangan datang dengan mindset mengejar pucuk—main di area pullback yang ditahan bandar.
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp5.750 – Rp5.900
The Logic:
5.500–5.700 di chart 15m Anda adalah Bottom 1 & Bottom 2 dan area demand baru setelah panic drop; di daily, area ini berimpit dengan MA34/MA50 pendek dan lower Bollinger.
Range 5.750–5.900 adalah zona di atas base itu: kalau smart money memang masih minat markup untuk satu leg lagi, mereka biasanya defend di atas 5.700; turun sebentar ke range ini = kesempatan mereka isi lagi dari ritel yang telat masuk.
Dari sisi makro, story nikel & proyek INCO jangka panjang masih kuat (Bahodopi, Sorowako, Pomalaa), dan divestasi ke MIND ID di harga Rp3.050 memberi anchor “harga negara” jauh di bawah market, sehingga koreksi ke 5.7‑an masih dalam konteks bullish besar.
Taktik: tunggu kalau besok ada buangan pagi (profit taking) yang seret harga ke 5.8‑an dengan volume jual mulai mengecil; cicil 2–3 layer 5.900, 5.800, 5.750. Jangan entry konservatif di atas 6.200, itu area jualan hari ini.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp6.350 – Rp6.450
The Logic:
Di intraday terlihat rectangle konsolidasi di sekitar 6.200–6.300 dengan beberapa kali “bear wick” di atas 6.300—tanda masih ada offer tebal yang menahan.
Momentum entry hanya valid jika:
Harga tembus 6.300 dan close 15m/1H mantap di atas 6.350 dengan body tebal,
Volume intraday naik signifikan (≥1,5× rata‑rata 20 hari; kira‑kira >70–80 juta saham),
Orderbook menunjukkan offer 6.300–6.400 dikikis habis dan berganti jadi bid menumpuk (flip supply jadi demand).
Skenario ini berarti bandar memutuskan push lagi ke atas (mungkin seiring news positif tambahan soal divestasi atau harga nikel), jadi kita menunggangi gelombang kedua markup. Stop harus ketat karena begitu breakout gagal, cepat berubah jadi bull trap.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: [1:2 – 1:2,5])
Asumsi entry konservatif di Rp5.850.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp6.300 – Rp6.350 (+±8–9%)
Reason: Area supply pendek yang kini menjadi top rectangle intraday; juga dekat MA10/MA20 daily yang menurun—lokasi alami take profit trader cepat dan distribusi ringan bandar.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp6.900 – Rp7.100 (+±18–21%)
Reason: Zona resist utama dekat high terakhir dan upper Bollinger; jika harga kembali ke area ini, ritel biasanya euforia “all time high lagi” dan bandar punya panggung ideal buat buang.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp5.500 (−±6%)
Note: 5.500 adalah lantai Bottom 1/Bottom 2 di 15m dan support penting daily. Jebol 5.500 dengan volume besar artinya struktur higher‑low patah → fase koreksi bisa lanjut ke 5.000–4.800, tesis swing bullish invalid.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:
INCO adalah pure play nikel matte dan ore; bisnisnya sangat tergantung ke harga nikel global dan demand baterai EV, stainless steel, serta kebijakan hilirisasi Indonesia.
2025–2026, harga nikel global mengalami tekanan karena oversupply dari Tiongkok & Indonesia, tapi secara volume INCO justru meningkatkan produksi dan penjualan, sehingga revenue tetap naik walau margin kena tekanan.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama):
Kinerja Operasional 2025 Kuat:
Pendapatan sampai November 2025 mencapai US$902 juta (±Rp15,3 triliun), ditopang produksi nickel matte dan saprolite yang melampaui target RKAP; produksi ore 12,8 juta ton vs target 16,6 juta ton dan naik 9% dibanding 2024.
Q3 2025 pendapatan US$278,6 juta naik 27% QoQ dengan profitabilitas membaik, didorong volume lebih tinggi dan cost control yang disiplin.
IMPACT: POS → operasi solid, mendukung narasi bahwa koreksi harga saham lebih ke faktor teknikal/valuasi, bukan bisnis jeblok.
Divestasi 14% Saham ke MIND ID & Perpanjangan Izin:
MIND ID membeli 14% saham INCO dari Vale Canada & Sumitomo di harga Rp3.050/saham, meningkatkan kepemilikan menjadi 34% dan menjadi pemegang saham terbesar.
Transaksi ini adalah syarat kunci perpanjangan izin tambang pasca 2025 dan membuka jalan untuk proyek nikel senilai US$8,6 miliar (±Rp133 triliun) di Bahodopi, Sorowako, Pomalaa.
IMPACT: POS STRUKTURAL → menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang dan memberi tailwind politik/regulasi kuat (BUMN holding tambang jadi pengendali).
Valuasi Tinggi & EPS Tergencet:
Meskipun revenue dan produksi naik, EPS kuartal terakhir hanya 5,61 vs estimasi 96,13 (negative earnings surprise −94%); PER TTM sekitar 60–100x menurut berbagai sumber.
IMPACT: NEG/VALUATION RISK → setiap kali sentimen sektor memudar, saham dengan PER setinggi ini bisa terkoreksi dalam tanpa perlu berita buruk.
Kesimpulan Katalis:
Story besar INCO: pemain nikel strategis RI, di-backing MIND ID, pipeline proyek jumbo, produksi solid.
Tapi saat ini harga sudah mencerminkan sebagian besar good news; smart money mulai gunakan tiap spike untuk distribusi. Di sisi lain, selama support 5.500 bertahan, mereka masih mau “mainin” volatilitas ke atas.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SELL ON STRENGTH / SPECULATIVE BUY DI PULLBACK
🌡️ Risk Profile: Medium–High (fundamental bagus, tapi valuasi mahal dan ada tanda distribusi institusi).
⭐ Confidence Score: 78%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Bullish Factor: Operasi 2025 kuat (revenue dan produksi nikel naik, profitabilitas Q3 membaik), ditambah divestasi ke MIND ID yang mengamankan izin jangka panjang dan proyek nikel jumbo.
[+] Bullish Factor: INCO adalah aset strategis nikel Indonesia, di tengah tren global baterai EV dan stainless; investor institusi jangka panjang cenderung mempertahankan eksposur, sehingga setiap koreksi dalam berpotensi jadi area demand baru.
[-] Bearish Risk: PER 60–100x, dividend yield tipis, earnings surprise negatif, dan data hari ini menunjukkan distribusi signifikan dari broker besar — risiko koreksi lanjutan cukup tinggi jika harga nikel melemah atau pasar risk‑off.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Besok jangan haka INCO di atas 6.300; tunggu kalau ada guyuran ke 5.8‑an, baru cicil kecil dengan stop keras di bawah 5.500 dan siap jual agresif di zona 6.300–6.900 saat volume mulai tipis tapi harga dipompa naik."
⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data & pola smart money, bukan ajakan beli/jual. Keputusan dan risiko trading sepenuhnya di tangan Anda.
$POLU $BEER