$CUAN
📅 Timestamp: 3 Feb 2026, 22:33 WIB | 💰 Last Price: Rp1.665
🚦 PHASE STATUS: SILENT ACCUMULATION → EARLY MARKUP (downtrend mulai direm, big money masuk pelan di bawah 1.600)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Smart Money X-Ray & Struktur Harga
Di daily, CUAN baru turun tajam dari sekitar 2.800–3.000 ke low 1.470 lalu hari ini rebound kuat +8–9% ke 1.665; candle hijau muncul setelah beberapa candle merah panjang dan volume mulai mengembang lagi → indikasi bottom sementara, bukan sekadar pantulan tipis.
Broker summary di screen Anda: Top 1–3 broker berlabel Big Acc dengan net buy besar, Average juga Big Acc, sementara total frekuensi 47 ribu dan nilai transaksi >Rp300 miliar; ini tipe serokan institusi/kelompok besar, bukan tukar-tukar receh.
Data terbaru menunjukkan PBV sekitar 26x dan DER sekitar 3x; dengan laba TTM Rp2,19 triliun yang kurang dari 10% kapitalisasi pasar, valuasi sudah “growth story level”, sehingga setiap kali harga turun drastis, manuver pengendali jadi kunci.
Semester I 2025 revenue naik 49% YoY ke US$462 juta, tapi laba bersih anjlok 93% YoY dari US$29,6 juta ke hanya US$1,94 juta karena beban keuangan melonjak (US$39,44 juta vs US$18,94 juta) dan margin turun; artinya fundamental 2025 bukan pendorong rally—harga sebelumnya digoreng jauh lebih cepat daripada kinerja.
Q3 2025 masih laba Rp269,3 miliar, namun turun signifikan dari Rp460,8 miliar setahun sebelumnya → tren earnings mulai melandai.
Yang bikin beda CUAN: pemegang kendali. Beberapa hari terakhir, Prajogo Pangestu dilaporkan memborong sekitar 84 juta saham CUAN di kisaran 1.525–1.575 tepat saat IHSG anjlok dan CUAN turun 12%; ini akumulasi langsung dari ultimate controller, bukan sekadar fund biasa. Ini “anchor” besar buat harga: bandar utama lagi isi gudang di bawah 1.600.
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp1.550 – Rp1.600
The Logic:
Di intraday 15m, area 1.470–1.550 adalah base demand baru setelah panic dump; dari base ini harga dipompa ke 1.665–1.720. Di atasnya, 1.550–1.600 jadi zona retest ideal: mantan resist intraday yang kini berpotensi jadi support.
Rentang 1.525–1.575 adalah kisaran harga akumulasi terbaru Prajogo; selama harga bertahan tidak jauh di bawah range ini, kita secara praktis “ikut duduk” dekat average bandar utama.
Secara psikologi ritel, banyak yang cutloss panik di bawah 1.600 setelah tren turun dari 2.800; ketika harga balik ke area itu lagi, mereka cenderung galau dan tidak agresif beli → memberi ruang bagi akumulasi senyap lanjutan.
Taktik: tunggu pullback dari 1.665 ke 1.580–1.600; cicil 2–3 layer (misal 1.600, 1.575, 1.550). Jangan kejar di atas 1.700 untuk entry konservatif, karena area itu sudah masuk box supply pendek.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp1.730 – Rp1.750
The Logic:
Di chart Anda, cluster supply tebal ada di 1.700–1.800; beberapa kali muncul “bear wick” di area ini yang menandakan jualan di pucuk intraday.
Entry momentum hanya valid jika:
Harga menembus 1.700 dan close 15m/1H stabil di atas 1.730,
Volume intraday tembus ≥2× rata-rata 20 hari (lihat di StockBot/TradingView, minimal setara atau di atas 40–50 juta saham),
Offer tebal 1.700–1.720 habis dimakan dan tidak langsung muncul stack baru lebih tebal.
Ini setup “ride the markup”: bandar yang selama ini isi di 1.500–1.600 mulai dorong harga keluar dari area risiko untuk mengundang FOMO ritel. Anda masuk terlambat tapi bisa skep swing pendek dengan stop ketat.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: [1:2,5 – 1:3])
Asumsi entry konservatif di Rp1.580.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp1.720 – Rp1.750 (+±9–11%)
Reason: Area supply intraday pertama dan batas atas box 15m yang sedang digambar; banyak trader harian akan ambil profit di sini, jadi wajar kita lepas sebagian.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp1.950 – Rp2.000 (+±23–27%)
Reason: Zona resist daily yang berimpit dengan MA20/MA34 dan awal dari rectangle konsolidasi sebelumnya sebelum longsor ke bawah 2.000; kalau bandar serius markup, target minimal mereka biasanya mengembalikan harga ke pinggir bawah kotak lama.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp1.470 (−±7%)
Note: 1.470 adalah low terbaru dan bagian bawah area demand hijau di chart Anda. Jebol 1.470 dengan volume besar berarti seluruh akumulasi 1.500-an gagal; skenario berubah jadi PANIC MARKDOWN lanjut, tidak boleh dipeluk.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:
CUAN bermain di hulu batu bara (coal production) dan jasa pertambangan melalui Petrosea (PTRO); prospeknya sangat terkait dengan kebijakan produksi batu bara Indonesia dan harga global.
Pemerintah 2026 memberi sinyal pemangkasan produksi nasional ke kisaran 600 juta ton; kebijakan seperti ini biasanya mendukung harga batu bara jika diimplementasikan konsisten, menguntungkan produsen dengan cadangan besar seperti CUAN.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama):
Lonjakan Pendapatan, Laba Tertekan:
Pendapatan semester I 2025 naik 49% YoY ke US$462,11 juta, namun laba bersih jatuh 93% menjadi US$1,94 juta akibat beban keuangan melonjak dan margin operasi turun.
IMPACT: NEG/MIXED → secara operasi CUAN berkembang, tapi leverage tinggi dan biaya bunga memakan profit; inilah kenapa DER 3x dan laba TTM hanya <10% market cap.
Cadangan & Ekspansi via Akuisisi SINI:
CUAN akan menjadi pengendali baru SINI, mendapatkan akses ke tambang di Kalimantan Tengah; kontrak life‑of‑mine dengan PBP bernilai sekitar Rp17,4 triliun untuk overburden 234,9 juta BCM dan produksi batubara 26 juta ton.
Setelah akuisisi, grup CUAN diperkirakan memiliki reserve 378 juta ton thermal dan metallurgical coal → kandidat salah satu pemain batu bara terbesar di Indonesia.
IMPACT: POS jangka panjang → secara aset & pipeline produksi, story-nya sangat kuat; ini juga dasar rekomendasi sekuritas yang menaruh target harga Rp3.500 (potensi upside >40% dari kisaran 2.300 saat itu).
Aksi Beli Pengendali (Prajogo Pangestu):
Prajogo beberapa kali melakukan akumulasi agresif, termasuk pembelian terbaru sekitar 84 juta saham ketika IHSG dan CUAN tertekan; sebagian transaksi di kisaran 1.525–1.575 dengan nilai >Rp10 miliar per batch.
IMPACT: SANGAT POS sebagai sinyal bandar → ini strong message ke pasar bahwa pengendali melihat harga sekarang murah relatif view jangka panjang.
Dividen & Struktur Saham:
CUAN membayar dividen kecil dengan yield sangat rendah (0,01–0,03%); cash flow lebih banyak dialokasikan untuk ekspansi dan akuisisi.
IPO 2023 melepas sekitar 15% saham di harga 220; sekarang harga sudah berkali-kali lipat, membuat banyak early investor duduk di unrealized gain sangat besar, yang sewaktu-waktu bisa memicu distribusi ketika sentiment berubah.
Kesimpulan Katalis:
Fundamentally, CUAN adalah growth coal player dengan cadangan besar dan owner kuat, tetapi sedang melewati fase earnings compression karena leverage & bunga.
Pergerakan 2026 akan sangat dipengaruhi kombinasi: kebijakan produksi nasional, progres akuisisi SINI, dan timing akumulasi/ distribusi pengendali.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (ikut aliran bandar di bawah 1.600, disiplin cut di 1.470)
🌡️ Risk Profile: High Risk (volatilitas besar, leverage tinggi, valuasi premium).
⭐ Confidence Score: 75%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Bullish Factor: Pengendali (Prajogo) lagi akumulasi besar di sekitar 1.5xx, sementara perusahaan sedang mengunci cadangan 378 juta ton batubara lewat akuisisi SINI dan kontrak jangka panjang bernilai Rp17,4 triliun.
[+] Bullish Factor: Story jangka panjang kuat sebagai integrated coal & mining services group, didukung rekomendasi sekuritas dengan target harga jauh di atas market sekarang.
[-] Bearish Risk: DER sekitar 3x, beban bunga tinggi membuat laba bersih tertekan; valuasi PBV 26x dan earnings 2025 turun tajam membuat saham sangat sensitif pada sentimen dan timing distribusi bandar.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Besok jangan haka CUAN kalau langsung gap up ke atas 1.700; tunggu retrace ke 1.550–1.600, serok bertahap dekat range akumulasi Prajogo, lalu siap lepas agresif di 1.720–2.000 jika volume mulai kempes dan tape kelihatan buang pelan."
⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data & pola smart money, bukan ajakan beli/jual. Semua keputusan dan risiko tetap di tangan Anda.
$GTSI $FUJI