imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

- Belajar Saham -
Pemahaman Mendasar wajib untuk para Investor ~

* Valuasi Harga
Valuasi harga atau Current Valiation pada Stockbit merupakan sebuah statistik yang umumnya digunakan untuk memperhitungkan sebuah saham apakah masih murah, netral ataukah sudah mahal.

Pada kolom yang tersedia pada stockbit ada beberapa bagian pada Current Valuation :

- Current PE Ratio
Merupakan sebuah indikator yang menunjukkan seberapa mahal harga saham sebuah perusahaan dibandingkan Laba Bersih Per share (EPS).
Semakin kecil PE Ratio maka artinya sahamnya makin murah secara valuasi.

- Forward PE Ratio
Adalah sebuah Indikantor atau informasi perhitungan untuk menghitung harga suat usaham saat ini (hari ini) dibandingkan Harga 12 Bulan kedepan (dari Quartalan saat ini, jika saat ini Q4 2025 maka eps yang digunakan adalah EPS Q1-Q4 2026).
Umumnya digunakan untuk Investasi jangka panjang ~

- Current Price to Sales
Indikator yang umumnya digunakan untuk membandingkan harga saham dibandingkan Pendapatan (Revune).
Atau kalau versi sering yang ku gunakana wkwkwk Market Cap per Total Revune Tahunan kwkwkw.

Apa bedanya dengan PE Ratio ?
Bedanya adalah, Perhitungannya tidak terpengaruh sama Laba Negatif sehingga dapat digunaan sebagai salah satu indikator saat melakukan analisa terhadap Perusahaan yang masih bakar bakar uang atau Ekspansi!

- Current Price to Book Value
Indikator sejuta umat manusia wkwkkwkw | No Konteks !
Market Cap / Ekuitas udh itu doang wkwkwk

- Current Price To Cashflow
Agaka jarang digunakan, tapi gampangnya biasa kugunakan untuk memperhitungkan kekuatan perusahaan untuk melakukan "Growth" yang sehat, dibandingkan dengan harga sahamnya saat ini.

- Current Price To Free Cashflow
Hampir sama Dengan CPtC , Kalau yang ini biasanya digunakan untuk memperhitungkan Kekuatan realisasi dari ekspektasi yang ada dengan sehat.
Harganya sekarang dibandingkan dengan kemampuan perusahaan ekspansi atau investasi dengan sehat seberapa kuat ?

- EV to EBIT (Core, Next Level ~)
Adalah perbandingan antara Enterprise Value dibandingkan dengan Pendapatan Perusahaan - Biaya Bahan baku usaha - Biaya Operasional perusahaan - Est Asset Aus (contohnya mobil, pasti harganya terus berkurang seiringan waktu, sparepart perlu di ganti dll namun hanya dalam ranah Spekulasi bukan benar benar dikurangi dari Keuangan).

Gunanya ?
Sangat Overpower !
Biasanya kugunakan untuk melakukan analisa mendalam terkait Harga Saham Perusahaan dibandingkan dengan mesin pencetak uang nya (Versi Bersih), kalau EV to Ebit nya nujukin ratio yang kecil dalam perusahaan berfundamental Kuat maka artinya Hoki 10 turunan.
Ps. Pemahaman dan penggunaan yang presisi sangat berpengaruh dalam hasil valuasi, EV to Ebit tidak dapat berdiri sendiri dalam analisa

- EV to EBITDA (TTM)
Adalah indikator yang lebih netral dari Ev to Ebit, walau tidak sekomplesk Ev to Ebit... Ev to Ebitda jauh lebih relevan dalam skala Luas (Apalagi untuk institusi yang punya analis lebih dari 1 orang).

EV to Ebitda digunakan untuk memperhitungkan harga Perusahaan dibandingkan dengan Mesin pencetak uangnya, Tapi disini value nya ga dikurangin sama biaya perbaik si "Mesin pencetak uang" yang artinya dalam perhitungan EV to Ebitda, Seolah mesin nya bekerja tanpa bisa AUS.
Keuntungannya : Lebih menyeluruh karna jauh dari spekulasi.
Kekurangannya : Tidak menggambarkan hasil yang bersih, karna Setiap "Mesin pencetak uang perlu restorasi" untuk bisa terus bekerja.

Dari beberapa Indikator yang dbahas kali ini, Engga semua indikator bisa kamu gunakan secara keseluruhan.

Kuncinya ada pada penggunaan yang tepat dengan perusahaan yang berda di sektor yang tepat.

Disaat kamu menggunakan PER ke perusahaan seperti $BUMI dan menggunakan PER ke perusahaan seperti $BREN maka hasilnya akan berbeda jauh sekali dalam hasil analisa dalam kualitas dan tingkat presisi.
Contohnya hasil analisa Sipaling sepuh @idan0212 yang ngehitung PER disaham BUMI padahal, perusahaannya sendiri adalah perusahaan yang sedang bertumbuh - Growth Recovery ~ adalah hal yang sangat tidak benar dan tidak boleh dilakukan.

Menekankan Penghasilan pada perusahaan yang jelas jelas sedang membangun masa depan, ya sudah tentu kita juga beli masa depannya.
Dengan apa ?
Tentunya dengan melakukan kalkulasi terhadap Ev to Ebitda, Ev to Ebit dan PBV sebagai acuan dari sisi valuasi (nantinya ditambahkan dengan data fundamental lain lain).

Jadi penggunaan Indikator yang tepat akan membuat analisa mu semakin lebih presisi dibandingkan dengan menggunakan sebatas PBV / PER semata, Bijaklah dalam menggunakan indikator valuasi.
Jika kamu membeli saham perusahaan yang sedang membangung masa depan 10 tahun ke depan maka belilah dengan Indikator valuasi 10 tahun kedepan bukan beli PER saat ini awokawok.

sekian Penjabaran Current Valuation dari saya, Goodluck!
$EMTK Woy gerak woy wkwwkwkwk

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy