imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MINA
📅 Timestamp: 3 Feb 2026, 22:28 WIB | 💰 Last Price: Rp346

🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION RALLY DALAM TREND TURUN (post-rights issue play, smart money mulai buang bertahap)

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)

Smart Money X-Ray & Struktur Harga

Setahun terakhir MINA sudah naik ekstrem ±900% dari area single digit (low historis 9) ke ratusan rupiah; sekarang harga terkoreksi dari puncak sekitar 700-an ke 340-an.


Secara fundamental, MINA masih merugi: pendapatan tahunan sekitar Rp8,35 miliar dengan rugi bersih Rp5,61 miliar dan EPS TTM −1; artinya seluruh pergerakan harga lebih banyak ditopang narasi dan manuver bandar ketimbang kinerja riil.

Laporan keuangan Q1 dan Q3 2025 bahkan menunjukkan rugi membesar (Q1 rugi Rp1,4 miliar, Q3 rugi Rp3,8 miliar), jadi valuasi di ratusan rupiah adalah “hope trade” murni.

Dari data teknikal: rata-rata volume 20 hari sekitar 715 juta saham, sementara hari ini volume 623 juta (ratio 0,87×, kekuatan NORMAL) dan dominasi buyer–seller seimbang; tidak ada divergence berarti, jadi kenaikan hari ini lebih mirip relief bounce di tengah downtrend, bukan serangan massif smart money.


Screenshot broker summary juga menunjukkan label “Small Acc” di hampir semua kategori (Top 1–Top 5–Average) dengan Net Volume sekitar 900 ribu lot, artinya lebih banyak serokan skala menengah–kecil, bukan institusi besar all-in.

Secara tape reading: setelah digoreng tinggi pasca rights issue, saham masuk fase turunan bertahap dengan setiap pantulan dipakai untuk distribusi. Candle hijau hari ini di dekat support 300–305 dengan bentuk “rebound teknikal” plus rising wedge di 15m → textbook pattern untuk jualan ke ritel yang berharap reversal.

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)

Buy Area: Rp300 – Rp320

The Logic:

300 adalah area demand yang tergambar jelas di chart (garis hijau support sekitar 305 di layar Anda) dan menjadi low pantulan hari ini; di bawah level ini, buyer kemarin sudah mulai nyangkut berat.

Dengan harga sekarang 346 dan tren masih turun, entry konservatif menunggu harga “dibuang” dulu ke dekat 300; kalau bandar masih punya agenda jangka menengah, mereka cenderung defend area ini.

Di sisi psikologis, break 300 biasanya picu cut loss massal ritel; kita hanya mau ikut bermain kalau panic sell tersebut tertahan (price rejection) dengan volume jual mengecil dan bid mulai diisi pelan.

Eksekusi: pecah pembelian jadi 2–3 layer di 320, 310, 300; jangan average down di bawah 300 kalau tembus dengan volume besar—itu sudah masuk mode markdown.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)

Buy Area (Trigger): Rp370 – Rp380

The Logic:

Di intraday 15m terlihat rising wedge dengan range atas sekitar 346–350; untuk menyatakan ini bukan sekadar pullback, kita butuh tembus bersih di atas 350 dan kemudian menembus cluster resist 370–380.

Momentum entry hanya sah kalau:

Candle 15m / 1H menutup kuat di atas 370 dengan body tebal,

Volume intraday minimal 1,5–2× rata-rata 20 hari (≥1,1–1,4 miliar saham),

Orderbook menunjukkan offer tebal di 350–370 dimakan habis (bukan hanya mark-up tipis lalu langsung dibanting).

Skenario ini jarang, tapi kalau terjadi berarti bandar memutuskan extend permainan ke atas sebelum distribusi lebih dalam; cocok untuk scalper yang siap keluar begitu momentum melemah.

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: [1:2 – 1:3])

Asumsi entry konservatif di Rp310.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp350 – Rp360 (+±13–16%)

Reason: Area supply minor yang sudah beberapa kali jadi rejection (top rising wedge intraday); tempat ideal untuk lepas sebagian karena ritel biasanya mulai FOMO di area ini.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp410 – Rp430 (+±32–39%)

Reason: Cluster resist lebih besar di bawah MA20 daily dan dekat area breakdown sebelumnya; jika harga bisa sampai sini, besar kemungkinan bandar mulai jualan besar-besaran lagi.

🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp274 (−±11–12%)

Note: 274 adalah target breakdown rising wedge yang tergambar di chart Anda dan area low potensi berikutnya; jebol 274 berarti turunan masuk babak baru, dan kita tidak mau bertahan di saham yang fundamentalnya rugi dengan teknikal patah.

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)

🌍 Sektor & Komoditas:

MINA adalah holding investasi & pengembang properti yang punya exposure ke resort/hotel (Minna Padi Resorts, dsb.), sehingga sensitif ke siklus properti dan pariwisata.

Sektor properti & hospitality memang mulai pulih, tapi butuh CAPEX berat dan funding sehat; di MINA, posisi ini justru dikombinasi dengan track record rugi panjang.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama):

Rights Issue 2025 (Dilusi + Masuknya Hapsoro):

MINA melakukan rights issue besar di 2025, menerbitkan hingga 3,28 miliar saham baru nominal Rp20/saham; dana dipakai untuk pelunasan utang, modal kerja, dan investasi strategis.

Harga pelaksanaan berada di bawah harga pasar saat itu (sekitar 125), dan pemegang saham besar PT Basis Utama tidak ambil haknya, mengalihkan ke investor lain (Hapsoro), sehingga secara kepemilikan terjadi reposisi power di belakang layar.


IMPACT: MIXED → jangka panjang bisa perkuat modal kerja & operasional resort, tapi jangka pendek dilusi parah dan membuka ruang goreng–banting karena free float membengkak.

Perubahan Alokasi Dana RI & Manajemen (RUPSLB 2026):

RUPSLB terbaru menyetujui perubahan penggunaan dana rights issue: fokus besar dialihkan ke belanja modal (pembelian tanah/bangunan, pengembangan lahan) dan sebagian untuk modal kerja entitas anak.


Sekaligus ada pergantian manajemen sebagai bagian restrukturisasi strategi.


IMPACT: POS untuk narasi, NEUTRAL untuk harga sekarang → bagus di atas kertas, tapi selama bottom line masih rugi, pasar akan memperlakukan ini sebagai story stock, bukan value stock.

Kinerja Keuangan Masih Merugi:

Q1 2025 rugi Rp1,4 miliar, Q3 2025 rugi Rp3,8 miliar, EPS negatif; defisit akumulatif masih besar di neraca.

IMPACT: NEG → tidak ada support earnings yang bisa membatasi downside jika bandar memutuskan tinggalin permainan.

Kesimpulan Katalis:

Katalis utama MINA adalah corporate action dan nama-nama besar di belakangnya, bukan fundamental profit; artinya harga sangat rentan terhadap sentimen dan permainan bandar.

Saat euforia RI & “investor besar masuk” pudar, harga cenderung revert ke level yang lebih sesuai dengan bisnis yang masih merugi.

⚖️ THE FINAL VERDICT

🚀 SIGNAL: WAIT & SEE untuk investor, SPECULATIVE BUY ONLY di dekat 300 dengan money kecil dan disiplin cut.
🌡️ Risk Profile: High Risk (gorengan corporate-action, fundamental masih rugi).
⭐ Confidence Score: 60%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY:

[+] Bullish Factor: Trend 1 tahun masih up secara big picture (dari 9 ke ratusan), ada backer kuat dan agenda RI yang di-framing sebagai ekspansi; ini yang bisa memicu swing besar ketika bandar mau main.

[+] Bullish Factor: Rights issue menyediakan amunisi modal dan fleksibilitas untuk upgrade aset resort/properti, yang kalau dikelola benar bisa mentransformasi profil cashflow beberapa tahun ke depan.

[-] Bearish Risk: Fundamental masih merugi, defisit tebal, valuasi tidak punya anchor (EPS negatif), sementara free float besar pasca RI—kombinasi ideal untuk pola pump and dump berkali-kali.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Besok jangan haka MINA kalau dibuka hijau; tunggu kalau ada buangan ke dekat 300–310, baru cicil kecil sambil pasang stop loss keras di bawah 274 dan siap lepas cepat di area 350–360."

⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data & pola bandar, bukan ajakan beli/jual. Keputusan dan manajemen risiko sepenuhnya di tangan Anda.

$PADA $KICI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy