imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bisnis Kapal: $TPMA vs $TAMU vs $PSSI

Request salah satu member bukan di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Kalau cuma lihat harga saham, investor gampang kebawa cerita. Di bisnis pelayaran, cerita sering kalah oleh angka. Satu emiten bisa terlihat cantik, tapi ternyata hidup dari satu komoditas atau satu tipe kontrak yang siklusnya tajam. Jadi pertanyaan tentang TPMA memang paling fair kalau ditaruh berdampingan dengan dua emiten yang main di lapangan mirip. Angka yang dipakai di sini 9M 2025, supaya kelihatan arah perubahan, daya tahan kas, dan konsekuensi leverage tanpa bias. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

TPMA vs TAMU vs PSSI, tiga emiten ini sama-sama dapat uang dari angkut barang lewat laut, tapi fokus muatannya beda. TPMA dan PT IMC Pelita Logistik Tbk banyak bermain di rantai logistik bulk, termasuk pola time charter, freight charter, dan aktivitas transshipment pakai tug, barge, sampai floating crane. PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk beda sendiri karena lebih dekat ke jasa penunjang migas lepas pantai, dengan kapal akomodasi dan layanan katering. Dampaknya sederhana, dua yang bulk cenderung sensitif ke volume batubara dan arus logistik, sementara yang offshore sensitif ke siklus proyek migas dan utilisasi kapal khusus.

TPMA punya revenue yang paling besar dari mereka bertiga di 9M 2025, US$83,89 juta, turun 6,1% YoY. PSSI ada di tengah, US$44,50 juta, turun 28,6% YoY. TAMU paling kecil, US$3,15 juta, turun tajam dari US$16,92 juta pada periode pembanding. Perbedaan angka ini bukan sekadar ukuran, tapi juga menggambarkan seberapa ramai mesin pendapatan masing-masing saat 2025 berjalan.

TPMA juga punya laba bersih yang paling besar secara nominal yakni, US$15,79 juta, dengan marjin laba neto 18,8%. TAMU mencetak laba bersih US$0,47 juta, marjin 14,9%, tetapi basis pendapatannya kecil sekali sehingga sedikit perubahan utilisasi kapal bisa mengubah rasio dengan cepat. PSSI mencetak laba bersih US$1,56 juta, marjin 3,5%, artinya ruang bantalan dari sisi laba memang tipis karena beban pokok pendapatan memakan porsi besar dari pendapatan. Jadi di sini terlihat dua hal sekaligus, TPMA dominan dari sisi jumlah laba, sementara PSSI lebih tertekan pada marjin. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

TPMA mencatat CFO US$31,51 juta, kira-kira 2,0 kali laba bersihnya US$15,79 juta, ini biasanya menandakan laba didukung kas yang benar-benar masuk. PSSI CFO tercatat sekitar US$12,23 juta dan pada ringkasan lain US$13,61 juta, sementara laba bersihnya US$1,56 juta, rasio kas terhadap laba jadi sangat besar dan ini sering terjadi ketika ada beban non-kas besar, pergeseran modal kerja, atau timing pembayaran yang berbeda. TAMU CFO US$1,51 juta dibanding laba US$0,47 juta, sekitar 3,2 kali. Secara praktis, tiga-tiganya menghasilkan kas operasi, hanya saja skala kasnya sangat berbeda dan cerita di balik kas PSSI paling berbeda dibanding laba.

PSSI punya kas dan depositosekitar US$76,64 juta, jauh di atas utang bank jangka panjang US$14,21 juta, sehingga posisi bersihnya net cash dan gearing ratio tercatat -40,34%. TPMA punya kas US$11,75 juta, tetapi utang bank besar, sekitar US$102,64 juta, sehingga ketergantungan pada pendanaan eksternal lebih terasa saat ekspansi berjalan. TAMU kasnya US$1,27 juta dengan utang bank US$13,62 juta, jadi ruang gerak kas paling sempit di antara tiga ini. Kalau investor hanya melihat laba, perbedaan daya tahan kas seperti ini sering tidak langsung terbaca. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Belanja modal memperjelas fase siklus masing-masing. TPMA capex US$38,98 juta, paling agresif, dan ini bahkan lebih besar dari CFO 9M 2025 sebesar US$31,51 juta, rasio sekitar 1,24 kali, tanda ekspansi armada didorong kombinasi kas operasi dan pendanaan. PSSI capex US$5,53 juta, jauh di bawah CFO sekitar US$12 sampai 14 juta, rasio kira-kira 0,4 sampai 0,5 kali, lebih terukur untuk fasilitas dan alat pendukung. TAMU capex US$155.230, kecil sekali dibanding CFO US$1,51 juta, rasio sekitar 0,10 kali, sehingga ekspansi fisiknya minimal. Pola ini biasanya membuat profil risiko berbeda, yang ekspansif sensitif ke eksekusi proyek kapal dan biaya dana, yang konservatif sensitif ke utilisasi aset yang sudah ada.

TPMA punya utang bank terbesar juga di antara mereka bertiga, sekitar US$102,64 juta, dengan kreditur seperti PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk, sehingga beban bunga dan covenant biasanya menjadi faktor yang perlu dipantau saat capex tinggi. PSSI utang bank jangka panjang US$14,21 juta kepada PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, relatif kecil dibanding kas, sehingga tekanan refinancing jauh lebih ringan. TAMU utang bank US$13,62 juta didominasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, namun dengan kas US$1,27 juta, sensitivitas terhadap arus kas proyek menjadi lebih penting. Ini bukan soal baik-buruk, tapi soal seberapa besar tagihan tetap yang harus dibayar saat pasar sedang sepi.

Produktivitas per karyawan menunjukkan bentuk operasi yang berbeda. TPMA punya 193 karyawan dengan laba per karyawan sekitar US$81.850, yang tertinggi di antara mereka bertiga, dan pendapatan per karyawan sekitar US$434 ribu. PSSI 96 karyawan, laba per karyawan sekitar US$16.250, tetapi pendapatan per karyawan sekitar US$464 ribu, jadi pendapatannya per orang tidak kecil, hanya saja marjin konsolidasinya tipis sehingga laba per orang ikut kecil. TAMU 9 karyawan tetap, laba per karyawan sekitar US$52.222, pendapatan per karyawan sekitar US$350 ribu, angka per orang bisa terlihat tinggi karena basis karyawannya sangat kecil. Di metrik seperti ini, jumlah karyawan yang kecil membuat rasio TAMU mudah bergeser besar hanya karena perubahan laba ratusan ribu dolar.

Secara teoritis, PSSI pada dasarnya bisa melunasi utang bank US$14,21 juta dengan kas US$76,64 juta, sehingga secara matematis bisa sangat cepat karena kasnya sudah ada. TPMA dengan total utang sekitar US$109,01 juta, laba tahunan setara sekitar US$21,06 juta, CFO tahunan setara sekitar US$42,01 juta, dan FCF tahunan setara sekitar US$19,52 juta, menghasilkan estimasi waktu pelunasan kira-kira 5,17 tahun dari laba, 2,59 tahun dari CFO, dan 5,58 tahun dari FCF, tentu ini asumsi seluruh kapasitas diarahkan ke utang. TAMU dengan utang US$13,62 juta, laba tahunan setara sekitar US$0,62 juta, CFO tahunan setara sekitar US$2,01 juta, dan FCF tahunan setara sekitar US$1,81 juta, menghasilkan estimasi sekitar 21,7 tahun dari laba, 6,77 tahun dari CFO, dan 7,52 tahun dari FCF. Angka-angka ini bukan ramalan, tapi cara melihat jarak kemampuan kas terhadap kewajiban berbunga dengan asumsi yang dibuat transparan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

📌 Pendapatan 9M 2025
• TPMA US$83,89 juta, -6,1% YoY
• PSSI US$44,50 juta, -28,6% YoY
• TAMU US$3,15 juta, turun dari US$16,92 juta

💰 Laba bersih dan marjin neto 9M 2025
• TPMA US$15,79 juta, 18,8%
• PSSI US$1,56 juta, 3,5%
• TAMU US$0,47 juta, 14,9%

🌊 Arus kas operasi 9M 2025
• TPMA US$31,51 juta
• PSSI sekitar US$12,23 juta sampai US$13,61 juta
• TAMU US$1,51 juta
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🏦 Kas dan deposito vs utang bank
• PSSI kas US$76,64 juta, utang US$14,21 juta, gearing -40,34%
• TPMA kas US$11,75 juta, utang US$102,64 juta, gearing 66,75%
• TAMU kas US$1,27 juta, utang US$13,62 juta, gearing 64,91%

⚙️ Capex 9M 2025
• TPMA US$38,98 juta
• PSSI US$5,53 juta
• TAMU US$155.230

👷 Produktivitas per karyawan
• TPMA 193 karyawan, laba per karyawan US$81.850, pendapatan per karyawan sekitar US$434 ribu
• PSSI 96 karyawan, laba per karyawan US$16.250, pendapatan per karyawan sekitar US$464 ribu
• TAMU 9 karyawan, laba per karyawan US$52.222, pendapatan per karyawan sekitar US$350 ribu
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🧾 Estimasi waktu pelunasan utang berbasis annualised
• PSSI, bisa sangat cepat karena net cash
• TPMA, sekitar 2,59 tahun bila memakai CFO tahunan setara
• TAMU, sekitar 6,77 tahun bila memakai CFO tahunan setara
• TPMA, disiplin capex dan biaya dana saat ekspansi
• PSSI, pemulihan marjin karena pendapatan turun lebih dalam
• TAMU, utilisasi kapal offshore dan kesinambungan proyek

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy