$TMAS
Selamat siang, Sobat Investor. Mari kita bedah PT Temas Tbk (TMAS) per hari ini, 2 Februari 2026.
Sebagai mentor Anda, saya melihat TMAS saat ini berada dalam situasi yang saya sebut sebagai **"Fase Akumulasi Aset di Tengah Tekanan Margin."** Secara fundamental perusahaan ini sedang "membakar uang" untuk ekspansi masa depan, namun secara teknikal, grafik harganya sedang "berdarah".
Berikut adalah analisis mendalam dan arahan strategi investasi untuk Anda:
### 1. Bedah Fundamental: Ekspansi Agresif vs. Tekanan Laba
Secara kinerja keuangan, TMAS sedang menghadapi tantangan efisiensi meskipun pendapatan relatif stabil.
* **Laba Tertekan:** Laba bersih TMAS mengalami tren penurunan. Pada kinerja 9 bulan pertama tahun 2025 (9M 2025), laba bersih turun 9,7% menjadi Rp365,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tekanan ini sudah terlihat sejak tahun buku 2024, di mana laba bersih turun 11% menjadi Rp721 miliar akibat kenaikan biaya operasional dan bahan bakar.
* **Pendapatan Stagnan:** Pendapatan relatif *flat*. Pada 9M 2025, pendapatan turun tipis 1% menjadi Rp3,19 triliun. Ini menunjukkan bahwa volume muatan relatif stabil, namun belum ada lonjakan permintaan yang signifikan.
* **Betting Besar di Masa Depan (Capex Jumbo):** Ini poin kuncinya. Manajemen sangat optimistis dengan mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar **Rp3 triliun pada tahun 2025**. Dana ini digunakan untuk membeli 16 unit armada baru dan modernisasi peralatan. Ini adalah sinyal bahwa perusahaan sedang bersiap untuk pertumbuhan jangka panjang, meskipun mengorbankan arus kas jangka pendek.
* **Dividen:** TMAS tetap loyal membagikan dividen. Untuk tahun buku 2024, mereka membagikan Rp4 per saham dengan *yield* sekitar 2,96%.
### 2. Valuasi: Murah atau Murahan?
Jika kita melihat rasio keuangannya, TMAS terlihat sangat menarik bagi *value investor*, namun kita harus hati-hati terhadap "Value Trap".
* **PER (Price to Earnings):** Berada di kisaran 11,6x - 12x. Ini jauh di bawah rata-rata industri yang bisa mencapai ratusan kali lipat untuk emiten sejenis yang sedang *growth*.
* **Profitabilitas Tinggi:** Meskipun laba turun, ROE (Return on Equity) TMAS masih sangat kuat di angka **23% - 24%**. Ini menunjukkan manajemen sangat efisien dalam memutar modal pemegang saham dibandingkan kompetitornya.
* **PBV (Price to Book Value):** Sekitar 2,5x - 2,7x. Tidak terlalu murah, tapi wajar untuk perusahaan dengan ROE setinggi itu.
### 3. Analisis Teknikal: Pisau Jatuh (Falling Knife)
Sobat Investor, sebagai mentor saya ingatkan: **Jangan melawan tren.** Kondisi teknikal per 2 Februari 2026 sangat *bearish*.
* **Tren Harga:** Harga saham saat ini di level **Rp129**, turun signifikan dari rekomendasi beli bulan lalu di level Rp163. Penurunan ini menembus level *stop loss* sebelumnya.
* **Indikator:** Indikator teknikal (Moving Averages, MACD, RSI) mayoritas menunjukkan sinyal **"Strong Sell"** (Sangat Jual). RSI berada di level 32, mendekati area jenuh jual (*oversold*), namun momentum penurunan masih kuat.
* **Support Krusial:** Perhatikan level **Rp115** (harga terendah 52 minggu). Jika level ini ditembus, harga bisa mencari dasar baru.
### 4. Arahan Strategi Investasi (Action Plan)
Berdasarkan data di atas, berikut adalah instruksi saya untuk portofolio Anda:
**A. Untuk Trader (Jangka Pendek): WAIT AND SEE (Menepi Dulu)**
Jangan masuk sekarang. Tren sedang sangat kuat turun (*downtrend*).
* **Sikap:** Jangan mencoba menangkap "pisau jatuh". Biarkan harga menemukan *support* kuat dulu.
* **Sinyal Masuk:** Tunggu hingga ada pembalikan arah (*reversal*) yang dikonfirmasi oleh volume tinggi atau jika harga mampu bertahan dan memantul di area *support* Rp115 - Rp120.
**B. Untuk Investor (Jangka Panjang / Dividend Hunter): CICIL BERTAHAP (Accumulate on Weakness)**
Jika visi Anda adalah 1-3 tahun ke depan, penurunan ini adalah diskon.
* **Logika:** Fundamental perusahaan solid (ROE 24%), dan Capex Rp3 Triliun akan mulai menghasilkan pendapatan di tahun 2026-2027 saat armada baru beroperasi penuh. Proyeksi volume peti kemas Indonesia juga tumbuh 2,2% di 2026.
* **Strategi:** Mulai cicil beli (pyramiding) jika harga mendekati **Rp115 - Rp120**. Jangan *All-in* sekaligus.
* **Risiko:** Waspadai jika laba bersih terus tergerus di laporan keuangan Full Year 2025 nanti.
**Kesimpulan Mentor:**
TMAS adalah perusahaan bagus (*good company*) dengan manajemen yang berani ekspansi, namun saat ini sedang menghadapi sentimen pasar yang buruk dan tekanan biaya (*bad stock timing*).
Untuk saat ini, **bersabarlah**. Pasar sedang menghukum saham ini. Kita tunggu di harga bawah (area Rp115) untuk mendapatkan *margin of safety* terbaik.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum bertransaksi.*
https://cutt.ly/ytvvJKqI
RANDOM TAG $SMDR $TPMA