imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUKA vs $GOTO: Dua Saham Teknologi yang Dulunya Banyak Dipuja Tapi Sekarang Terabaikan

Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Banyak investor hanya melihat valuasi GOTO mahal dan valuasi BUKA murah, lalu berhenti di situ. Padahal angka kas mereka mirip besar, tetapi cara pasar memberi harga ke masing-masing sangat berbeda. Di satu sisi ada bisnis platform yang masih bakar kas tapi perbaikan operasionalnya mulai kelihatan. Di sisi lain ada tumpukan kas yang lebih besar dari valuasi pasar, namun mesin kas operasionalnya masih mini. Jadi kalau investor cuma lihat PBV atau cuma lihat rugi laba, investor bakal salah menangkap cerita utamanya. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kedua-duanya sama-sama punya kas jumbo. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk punya kas dan setara kas sekitar Rp17,6 triliun, sementara PT https://cutt.ly/Ztvdajf8 Tbk punya kas dan setara kas Rp17,11 triliun. Bedanya ada di harga pasar, GOTO di harga Rp64 bernilai sekitar Rp67,74 triliun, sedangkan BUKA di harga Rp145 bernilai sekitar Rp13,70 triliun. Ini bikin posisi BUKA terasa seperti beli kas pakai diskon, sementara GOTO adalah bayar mahal untuk mesin bisnis yang diharapkan jadi laba besar.

Dari sisi omzet, GOTO jauh lebih besar. Net revenue 9M 2025 sekitar Rp13,30 triliun, annualised kira-kira Rp17,73 triliun. BUKA 9M 2025 pendapatan sekitar Rp4,72 triliun, jadi skalanya memang beda kelas. Di titik ini pasar biasanya bilang wajar kalau GOTO lebih mahal, karena top line lebih besar dan ekosistemnya lebih lebar, tetapi top line bukan akhir cerita. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

GOTO masih cetak rugi bersih 9M 2025 sekitar Rp997 miliar, tetapi rugi operasional turun tajam 89% dari Rp2,05 triliun jadi Rp222 miliar, artinya kebocoran biaya mulai ditambal. BUKA malah laba bersih Rp2,91 triliun, tetapi mesin utamanya bukan dari operasional murni, karena laba nilai investasi neto Rp2,32 triliun mendominasi akibat floating profit saham $BBHI. Jadi GOTO sedang memaksa bisnis inti menuju sehat, sementara BUKA sedang menunjukkan laba besar yang kualitasnya banyak ditentukan portofolio investasi.

GOTO punya CFO yang masih negatif sekitar Rp160,8 miliar, dan FCF negatif sekitar Rp1,30 triliun karena capex besar sekitar Rp1,14 triliun, terutama investasi aset takberwujud. BUKA CFO positif Rp149,7 miliar, capex kecil Rp36,2 miliar, FCF positif Rp113,5 miliar. Ini menjelaskan kenapa BUKA terasa defensif di neraca, sedangkan GOTO terasa seperti cerita turnaround yang butuh waktu dan butuh kas.

Soal belanja investasi, pola pikirnya beda. GOTO capex terhadap revenue sekitar 8,54%, jadi hampir 9% omzet diputar lagi untuk teknologi dan aset takberwujud. BUKA capex terhadap revenue cuma 0,77%, dan capex terhadap laba cuma 1,24%, modelnya asset-light dan tidak agresif membangun aset baru. Investor bisa suka dua-duanya, tetapi konsekuensinya beda, GOTO mengejar pertumbuhan dan efisiensi lewat investasi berat, BUKA mengejar stabilitas neraca dengan belanja minimal. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari sisi utang, BUKA jauh lebih bersih. Total liabilitas sekitar Rp852,2 miliar dan utang bank signifikan nyaris tidak ada, beban akrual yang paling besar sekitar Rp326,96 miliar. GOTO punya pinjaman dan sewa sekitar Rp4,37 triliun, termasuk pinjaman non-bank jangka panjang equity-linked bonds sekitar Rp2,73 triliun, meski leverage relatif masih terkendali dengan DER 0,41x. Jadi risiko struktur modal GOTO lebih kompleks, sementara BUKA lebih sederhana.

Valuasi BUKA PBV 0,54x, P/S 2,17x, PER annualised 3,53x, tetapi PER ini rapuh karena laba ditopang investasi dan CFO terhadap laba cuma 0,05x. GOTO PBV 2,11x, P/Tangible BV 2,27x, P/S 3,82x, EV/Sales 3,07x, dan EV/EBITDA 123,88x, ini jelas premium untuk bisnis yang masih rugi bersih. Artinya pasar sedang membeli harapan, bukan laporan laba saat ini.

Produktivitas SDM juga memberi petunjuk karakter bisnisnya. BUKA dengan 543 karyawan punya revenue per karyawan Rp8,70 miliar dan laba per karyawan Rp5,36 miliar, tetapi CFO per karyawan hanya Rp275,77 juta, lagi-lagi mengingatkan bahwa laba BUKA tidak sepenuhnya kas.

GOTO dengan 3.592 karyawan punya revenue per karyawan Rp3,70 miliar dan cash receipts per karyawan Rp4,19 miliar, namun loss per karyawan sekitar minus Rp277,5 juta dan CFO per karyawan minus Rp44,7 juta, artinya skala besar belum otomatis jadi kas masuk bersih. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jadi kemiripan mereka ada pada satu hal, sama-sama punya kas besar yang memberi napas panjang. Perbedaannya, BUKA murah karena pasar belum percaya kas itu bisa diubah jadi mesin operasional yang kuat, sedangkan GOTO mahal karena pasar percaya mesin bisnisnya bisa jadi laba besar walau sekarang masih membakar kas. Kalau investor mencari margin of safety berbasis aset, BUKA terlihat menonjol. Kalau investor mencari opsi turnaround yang berhasil, GOTO adalah taruhan pada eksekusi.

💰 Kas GOTO Rp17,6 triliun, kas BUKA Rp17,11 triliun
🏷️ Market cap GOTO Rp67,74 triliun, market cap BUKA Rp13,70 triliun
🧊 Harga vs kas per saham GOTO Rp64 vs kas per saham Rp16,6, BUKA Rp145 vs kas per saham Rp181

🚚 Net revenue 9M 2025 GOTO Rp13,30 triliun vs BUKA Rp4,72 triliun
📊 Annualised revenue GOTO kira-kira Rp17,73 triliun

🩸 Rugi bersih 9M 2025 GOTO Rp997 miliar
🧯 Rugi operasional GOTO turun 89% dari Rp2,05 triliun ke Rp222 miliar
🎮 Laba bersih 9M 2025 BUKA Rp2,91 triliun
🧨 Laba nilai investasi neto BUKA Rp2,32 triliun, ini yang bikin laba besar

🧮 CFO margin GOTO minus 1,21%
🧯 CFO GOTO minus Rp160,8 miliar, capex Rp1,14 triliun, FCF minus Rp1,30 triliun
💧 CFO BUKA Rp149,7 miliar, capex Rp36,2 miliar, FCF Rp113,5 miliar

🧱 Liabilitas BUKA Rp852,2 miliar, utang bank signifikan nyaris tidak ada
🧷 Pinjaman non-bank jangka panjang GOTO Rp2,73 triliun
🧲 Total borrowings plus lease GOTO Rp4,37 triliun

🪙 PBV BUKA 0,54x, PBV GOTO 2,11x
🛒 P/S BUKA 2,17x, P/S GOTO 3,82x
🧨 EV/Sales BUKA minus 2,17x, EV/Sales GOTO 3,07x

🤝 BUKA dan GOTO Sama-sama punya kas besar untuk bertahan lama
⚔️ BUKA seperti beli aset diskon, risikonya kas tidak jadi mesin CFO besar
🔥 GOTO seperti beli opsi turnaround, risikonya FCF negatif bisa lama sebelum panen

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy