imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MSKY
📅 Timestamp: 1 Feb 2026, 19:51 WIB | 💰 Last Price: Rp84

🚦 PHASE STATUS: PANIC MARKDOWN SETELAH MARKUP PENDEK

MSKY baru digoreng cepat dari base 50‑an ke area 120‑an, lalu langsung dihantam koreksi tajam dua hari dengan candle merah besar dan volume lonjakan, sekarang mantul tipis di 80‑an di area demand hijau yang kamu tandai. Broker summary hari ini relatif netral cenderung distribusi ringan: top 3 net -2.416 lot (small dist), top 5 -1.816 lot, average -1.791 lot, tapi total broker keseluruhan masih tercatat “Acc” dengan net buy 34.283 lot—artinya ada yang mulai kolek pelan di bawah sambil bandar besar mengendurkan guyuran. Jadi kita sedang di ujung awal fase markdown, dengan peluang technical rebound kalau panic sell mereda.

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Secara fundamental MSKY masih rugi bersih; FY24 masih loss Rp116,7 miliar meski membaik dari rugi 2023 Rp274,8 miliar, revenue turun 5% YoY ke Rp703,8 miliar dan gross profit masih negatif akibat biaya konten dan operasional yang tinggi. Q2 2025 pun masih rugi Rp144,9 miliar walau EBITDA positif Rp178,6 miliar; artinya operasional pay TV satelit ini belum benar‑benar sehat, leverage tetap ada (utang jangka pendek ±Rp605 miliar, jangka panjang ±Rp205 miliar). Valuasi di laporan 2024 menunjukkan market cap kecil ±Rp100 miliar di harga 52, dengan EV/Sales 1,18x dan P/E negatif; kenaikan tajam ke 120‑an lebih banyak sentimen dan gorengan ketimbang perbaikan fundamental struktural.

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)

Buy Area: Rp79 – Rp84

The Logic:

Daily chart kamu menunjukkan area 79‑84 sebagai base demand terbaru: di situlah candle hijau kecil muncul setelah dua hari dump, bertepatan dengan lower Bollinger Band dan dekat MA50 harian yang baru mulai naik; ini zona di mana sebagian big player mulai nahan harga supaya tidak jebol total.


Di harga 80‑an, market cap kembali mendekati kisaran fundamental 2024 (sekitar 100–200 miliar), sehingga downside relatif lebih terbatas ketimbang kejar di atas 100; secara psikologi, 80 adalah level bulat yang sering dijadikan pijakan bandar untuk pivot arah jangka pendek.

Konservatif berarti: masuk cicil ketika ada pullback ke 79‑82 dengan candle intraday mulai bentuk ekor bawah dan volume mengecil dibanding hari dump besar; jangan lompat kalau masih ada candle harian full body merah atau volume jual kembali meledak.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)

Buy Area (Trigger): Rp90 tembus, close 15‑menit di atas 90

The Logic:

Di timeframe 15‑menit, kamu tandai pola bearish flag / rising wedge yang bergerak naik pelan dari 79 ke 84‑85 setelah dump; 90 adalah cap pendek / mini supply pertama sebelum gap ke 100‑an.


Entry agresif hanya kalau harga tembus 90 dengan volume intraday minimal 1,5x rata-rata 5 candle sebelumnya, RSI 15‑menit tembus 60, dan antrian offer 88‑90 yang biasanya tebal kelihatan disikat habis; itu menandakan bandar mau mainin leg rebound lebih tinggi, bukan sekadar mark‑up kecil untuk jual lagi.

Kalau break 90 tapi langsung balik turun dan tutup 15‑menit di bawah 86 dengan volume besar, berarti false breakout / pancingan haka—wajib keluar cepat, jangan nunggu harian.

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:1,8)

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp95 – Rp98 (+sekitar 13–17% dari 84)

Reason: Area ini berdekatan dengan rumpun MA10–20 harian yang sekarang melengkung turun dan juga merupakan body candle breakdown pertama dari 100‑an; banyak short‑term player dan bandar yang akan memanfaatkan level ini sebagai area jual pertama setelah rebound.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp112 – Rp120 (+sekitar 33–43% dari 84)

Reason: Ini zona major supply merah yang kamu gambar—bekas top markup terakhir serta area di mana volume besar sebelumnya masuk saat euforia; kalau harga sampai sini lagi, sangat besar kemungkinan jadi ajang distribusi ulang, bukan awal trend bullish baru, sehingga ini target swing maksimal yang masih rasional untuk tahun ini.



🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp72 (‑sekitar 14% dari 84)

Note: 72‑73 adalah target breakdown rising wedge di 15‑menit sekaligus batas atas dari base biru kuat sekitar 69 yang kamu tandai sebagai “strong low”; jebol 72 berarti bandar membiarkan harga turun ke base lama 60‑an/50‑an—tesis “bounce di demand 79‑84” gagal, harus keluar dan evaluasi ulang.

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:

MSKY bermain di pay TV satelit / broadcasting, sub‑sektor yang secara tradisional tertekan oleh migrasi ke OTT/streaming dan bundling internet dari operator seluler, tetapi tetap punya basis pelanggan di daerah yang belum ter-cover fiber dan seluler kuat.

Di sisi lain, pasar satelit komunikasi Indonesia justru diproyeksikan tumbuh cepat (CAGR 15,6% 2025‑2033), terutama untuk broadband remote, maritime, dan IoT; ini memberikan peluang diversifikasi kapasitas satelit untuk jasa data, tapi MSKY saat ini masih sangat TV‑centric.


📢 Key Drivers (Pemicu Utama):

Perbaikan Rugi Bersih tapi Bisnis Masih Tekor:

FY24: revenue Rp703,8 miliar (-5% YoY), gross profit -Rp33,9 miliar (masih minus), operating loss -Rp70,4 miliar, net loss Rp116,7 miliar (membaik dari rugi 2023 Rp274,8 miliar).


2Q25: revenue Rp201,4 miliar, gross profit Rp31,8 miliar, net loss masih besar Rp144,9 miliar meski EBITDA positif Rp178,6 miliar—artinya, arus kas operasional terbantu depresiasi dan restrukturisasi, tapi bottom line belum berbalik positif. (IMPACT: NEUTRAL CENDERUNG NEG, HANYA JADI NARASI PERBAIKAN, BUKAN PROFIT)


Struktur Neraca & Valuasi Deep Value:

Total aset akhir 2024 Rp2,64 triliun dengan ekuitas Rp1,83 triliun, sementara market cap saat itu hanya sekitar Rp103,7 miliar (harga 52), berarti PBV ±0,06x—secara kertas terlihat super murah, tetapi ini bisa jadi value trap karena bisnis strukturalnya menyusut.


EV/Sales 2024 sekitar 1,18x dengan P/E negatif; investor deep value bisa tertarik jika ada tanda balik profit atau corporate action (spin off, merger, jual aset satelit), tapi selama itu belum jelas saham tetap jadi playground bandar. (IMPACT: POTENSI POS JANGKA PANJANG, NETRAL UNTUK TRADER)

Tren Industri Broadcasting & OTT:

Pasar broadcasting & cable TV Indonesia masih tumbuh tapi lebih pelan, sementara segmen internet dan mobile data menjadi pemenang utama; laporan telekom menyebut total pasar MNO mencapai USD 13,74 miliar di 2025 dan akan naik ke USD 18,37 miliar, menunjukkan shifting belanja pelanggan ke data, bukan TV berbayar tradisional.

Untuk MSKY, ini berarti mereka harus agresif bundling dengan grup MNC lain (internet, konten, OTT) agar tidak terus tergerus; sampai ada bukti model bisnis baru, rally harga cenderung short‑lived. (IMPACT: NEG STRUKTURAL, POS JIKA ADA REFORM BISNIS)

Smart Money & Tape Saat Ini:

Hari ini broker summary menunjukkan top 3 “small dist” tapi total broker “Acc”, net buy 34.283 lot dengan value kecil ±0,3 miliar; artinya sebagian pihak mulai koleksi di bawah, namun belum bentuk akumulasi institusi besar.


Pola 15‑menit menunjukkan rising wedge setelah dump, biasanya sinyal continuation turun; jadi meski ada yang nampung, bandar sepertinya masih uji bawah sekali lagi untuk bersih‑bersih ritel lemah. (IMPACT: NEG JANGKA PENDEK, BERPELUNG REBOUND CEPAT)


⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (HANYA UNTUK FAST HAND) / WAIT & SEE KALAU PROFIL RISIKO RENDAH
🌡️ Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 70%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY:

[+] Bullish Factor: Harga sudah balik ke area demand 79‑84 dengan indikasi early absorption (total broker mulai acc kecil), sementara valuasi kertas sangat murah (PBV jauh <1x, EV/Sales rendah) di tengah kerugian yang mulai mengecil; ini kombinasi yang sering dipakai bandar untuk skenario “value turnaround play” jangka pendek.

[+] Bullish Factor: Secara teknikal, posisi di dekat lower band + RSI yang turun signifikan membuka peluang technical rebound ke 95–120 jika panic selling mereda dan ada sedikit narasi positif (misalnya restrukturisasi utang atau paket bundling baru).


[-] Bearish Risk: Bisnis inti pay TV satelit masih rugi, revenue mengecil, dan industri bergeser ke OTT; rising wedge di 15‑menit mengindikasikan bearish continuation, serta jebolnya 72 berpotensi menyeret harga ke base lama 60‑50 di mana MSKY sering tidur berbulan‑bulan—salah timing bisa nyangkut panjang di value trap.


🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Pantau dulu reaksi di 79‑82; jangan haka di atas 90, tunggu kalau ada buangan pagi ke area hijau baru cicil kecil, dan cut tanpa kompromi kalau 72 ditembus intraday."

⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data, tape broker, dan konteks fundamental–sektor; keputusan jual‑beli sepenuhnya di tangan masing‑masing trader.

$BBSS $IMPC

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy