$INET
📅 Timestamp: 1 Februari 2026, 18:12 WIB | 💰 Last Price: Rp376
🚦 PHASE STATUS: MARKUP → DISTRIBUTION RINGAN (EARLY TOPPING)
INET baru melorot dari pucuk 700‑an ke area 360‑an, lalu hari ini mantul tipis +2,17% ke 376 dengan candle hijau kecil di bawah semua MA pendek. Broker action netral: Top 1/Top 3/Top 5 semuanya Neutral, tapi di level agregat broker tercatat Dist (34 buyer vs 32 seller) dengan Net Volume +1,44 juta lot dan Net Value Rp55,7 miliar pada average price 386—artinya sekarang ini lebih ke fase tukar barang antar big player sambil buang pelan ke ritel, belum akumulasi fresh.
Secara fundamental, INET ini growth monster: penjualan FY sekitar Rp68,6 miliar dengan laba bersih Rp19,4 miliar, margin kotor 47,2%, EBITDA margin 51,6% dan net margin 28,3% per Q3 2025. Laba semester I 2025 sempat melonjak 666–823% YoY dengan penjualan naik hampir 200%. Tapi valuasinya sudah gila‑gilaan: PER ~278–316x, PBV 7,7x, P/S 37,3x, EV/EBITDA 173x. Ini textbook growth stock overvalued—good company, dangerous price.
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp326 - Rp351
The Logic:
Di daily, area 326–351 adalah kotak biru "target" dan range demand kuat sebelumnya: itu posisi break‑out dari fase base Oktober–November sebelum rally vertikal ke 700‑an. Secara market structure, kalau trend turunan sekarang hanya healthy correction, seharusnya bull yang serius akan mempertahankan zona ini.
Timeframe 15m memperlihatkan base baru di 367–376 usai breakdown; namun bawahnya masih kosong sampai ke 326 (weak low). Secara probabilitas, satu leg turun lagi menguji 340‑an sangat mungkin; masuk sabar 326–351 bikin kita beli saat mayoritas ritel mulai cutloss, bukan saat mereka masih berharap mantul di 370.
Dari sisi fundamental, meski PER sekarang 278x, PEG sekitar 0,63 (growth laba >400% YoY). Di 330‑an, risk‑reward untuk swing pendek lebih masuk akal—bukan untuk investasi jangka panjang, tapi memanfaatkan euforia growth yang belum sepenuhnya padam.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp394 - Rp408
The Logic:
394–408 adalah cluster supply intraday yang berulang kali menahan kenaikan 2 hari terakhir, sekaligus batas bawah area distribusi sebelumnya yang diwarnai "Rising Wedge" di 15m chart.
Momentum buy hanya valid jika:
Harga tembus ≥ 400 dan close 1H di atas 404 dengan volume harian ≥ 2x rata‑rata 20 hari (≥ 15–20 juta saham).
Bid tebal mengisi 370–390, offer 400–420 terkikis konsisten tanpa muncul tembok baru di 408–420.
RSI 1H kembali naik ke atas 55–60 dari posisi sekarang sekitar 50, MACD 1H cross up dengan histogram positif.
Ini pure momentum play untuk ride relief rally ke 440–480; kalau volume tipis atau price action ragu‑ragu di 400‑an, lebih aman jadi penonton—potensi bull trap cukup besar mengingat valuasi super mahal.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio ≈ 1:2)
Anggap entry konservatif di Rp340.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp381 (+12,1%)
Reason: Area supply intraday yang sekarang jadi base konsolidasi (365–381); juga berimpit dengan MA10–20 harian yang mulai melengkung turun. Banyak scalper yang serok 320‑an akan buang di 380‑an untuk lock profit cepat.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp440 - Rp480 (+29,4% - 41,2%)
Reason:
440–480 adalah box distribusi sebelumnya sebelum INET turun; di situ banyak trapped long dari 500‑an yang akan keluar saat balik mendekati modal.
Secara teknikal, kalau koreksi ini hanya re‑test MA50 dan lower band, maka pantulan normalnya akan mentok sekitar area ini sebelum seller besar kembali dominan. Untuk swing 2–4 minggu, take profit agresif di 440–480 sudah optimal.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp310 (-8,8% dari 340)
Note: 310 ada di bawah range demand 326–351 dan dekat dengan titik psikologis 300. Jebol 310 dengan volume besar berarti smart money tidak mau lagi defend base lama; harga berisiko menuju 260–240 (drawdown >50% dari pucuk). Tesis bahwa ini hanya pullback sehat gugur, wajib cut tanpa kompromi.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:
INET bergerak di sektor jasa teknologi/telekomunikasi & sistem (konektivitas data, managed service, dsb.), yaitu sektor growth yang lagi naik daun seiring digitalisasi.
Beta 1Y hanya 0,34, artinya volatilitas harga relatif lebih dipengaruhi flow spesifik saham dibanding IHSG; cocok untuk “tema” khusus namun juga rawan digoreng karena free float tidak terlalu besar.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama):
Ledakan Pertumbuhan Laba & Penjualan 2025:
Per Juni 2025: penjualan naik 196,9% YoY, laba bersih melonjak 666–823% YoY; operating income naik 709% berkat efisiensi dan kenaikan margin.
Q3 2025: Revenue Rp68,6 miliar, gross profit 32,4 miliar (margin 47,2%), EBITDA 35,4 miliar (margin 51,6%), net profit 19,4 miliar (margin 28,3%).
Analisa: Secara bisnis, ini mesin uang yang lagi growth mode. Ini alasan kenapa pasar rela kasih PER 278x—growth sekelas early‑stage SaaS.
IMPACT: POSITIF (fundamental).
Quality of Earnings & Cash Flow:
Meski laba melonjak, arus kas operasional per Juni 2025 masih negatif -89,6%, sementara arus kas investasi positif (divestasi) dan pendanaan negatif besar (pelunasan utang).
Analisa: Profit banyak yang masih “di atas kertas” (piutang, non‑cash); good, tapi belum sepenuhnya tercermin di kas. Jika koleksi piutang seret atau kontrak tidak berulang, growth bisa mendadak melambat.
IMPACT: NEGATIF (quality of earnings risk).
Valuasi Extreme Bubble Zone:
PER 278–316x, PBV 7,7x, P/S 37,3x, EV/EBITDA 173,5x.
Dibanding sektor teknologi lokal (PER ~7x, PBV 1,1x, P/S 1,6x), INET dipricing jauh di atas rata‑rata; analis di Investing menandai tidak ada upside target konsensus saat ini (–).
Analisa: Ini jelas price‑to‑dream. Begitu growth sedikit melambat, rerating bisa brutal. Untuk institusi, ini nama buat trading siklus, bukan buat parkir long‑term dengan size besar.
IMPACT: NEGATIF (valuation risk).
Siklus Historis & Narasi Pasar:
Brights menyebut 2023 sebagai fase akumulasi terbaik INET, dan 2026 sebagai fase puncak untuk menjual sebelum koreksi besar berikutnya.
Saham telah naik 271% setahun terakhir dan sempat mencetak ATH 344 per Juli 2025, kemudian lanjut rally ke 700‑an, sekarang masuk fase koreksi.
Analisa: Narasi “2026 = puncak siklus” sudah mulai diinternalisasi; bandarnya kelihatannya sedang melakukan distribusi rapi di harga tinggi sambil jaga struktur supaya ritel tetap optimistis.
IMPACT: NEGATIF jangka menengah (cycle topping).
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY ONLY (TRADING MODE) di 326–351; SELL ON STRENGTH 381–480
🌡️ Risk Profile: High Risk (growth stock overvalued, siklus mendekati puncak, rawan koreksi dalam)
⭐ Confidence Score: 60%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor: Pertumbuhan pendapatan & laba 2025 luar biasa (penjualan +196–234%, net profit +666–824%, margin EBITDA 51,6%, net margin 28,3%), dengan leverage rendah (DER 0,26, interest coverage 64x). Fundamental bisnis saat ini sangat kuat.
[+] Bullish Factor: Harga sudah terkoreksi signifikan dari puncak 700‑an ke 360‑an, sementara tren jangka panjang masih naik (dari 50 di 2024 ke 700 di 2025). Di area 326–351, potensi technical rebound 20–40% ke 440–480 cukup menarik untuk swing trader.
[-] Bearish Risk: Valuasi super mahal (PER > 270x, PBV 7,7x, EV/EBITDA 173x, P/S 37x) membuat saham ini sangat sensitif terhadap kabar buruk kecil; sedikit saja growth melambat, koreksi 30–50% bukan hal aneh.
[-] Bearish Risk: Cash flow operasional masih negatif dan broker action hari ini netral cenderung distribusi (aggregate Acc/Dist = Dist); ini mengindikasikan smart money lebih banyak melakukan mark‑down halus ketimbang membangun posisi baru.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka INET kalau dibuka di atas 380—itu wilayah distribusi, bukan entry aman. Biarkan harga nguji dulu area 330–350; kalau muncul flush pagi ke bawah dengan bid tetap tebal dan volume jual mulai mengecil, baru cicil kecil‑kecil. Begitu 310 jebol dengan tekanan jual masih deras, stop total strategi serok—anggap siklus puncak sudah selesai."
⚠️ Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data algoritma dan aliran dana institusional. Keputusan jual‑beli sepenuhnya tanggung jawab masing‑masing trader; INET adalah saham growth berisiko tinggi, gunakan hanya modal dingin.
$ESIP $DWGL