imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO
📅 Timestamp: 1 Februari 2026, 17:50 WIB | 💰 Last Price: Rp2.210
🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION RINGAN DI PUNCAK RALLY

ADRO baru selesai rally tajam dari kisaran 1.700‑an ke pucuk sekitar 2.500 lalu terkoreksi kembali ke 2.200‑an, dengan candle harian membentuk long upper shadow di area 2.500 (weak high) dan volume besar—tanda buang barang terukur di harga atas. Broker summary menunjukkan Top 1, Top 3, dan Top 5 semuanya berlabel Big Distribution dengan net sell masing‑masing -132k lot (-25,8%), -158k lot (-30,8%), dan -118k lot (-23%), sementara rata‑rata masih -139k lot (-27,2%). Secara teknikal, harga masih bertahan di atas cluster MA20–MA50 (sekitar 2.100–2.170), artinya belum breakdown trend naik utama, namun smart money sudah mulai mengempiskan posisi setelah kenaikan cepat.

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp2.050 - Rp2.120

The Logic:

Daily chart menunjukkan ekor bawah panjang di kisaran 2.010–2.050 yang langsung diserap dengan volume besar; area ini berimpit dengan MA50 dan lower band dari box konsolidasi sebelumnya—zona ini adalah average akumulasi institusi terakhir sebelum rally ke 2.500.

Di timeframe 15m, level 2.080–2.120 berulang kali menjadi base intraday, dengan volume hijau muncul setiap kali harga turun ke situ; ini sinyal ada buyer besar yang menjaga lantai harga di sekitar 2.1k.

Masuk di 2.050–2.120 artinya kita beli dekat area “value” short‑term, bukan di pucuk distribusi. Risk kita terukur: di bawah 2.000 struktur swing‑low terakhir jebol, sehingga mudah menentukan cutloss.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp2.280 - Rp2.310

The Logic:

Zona 2.280–2.310 adalah resistance intraday yang berulang kali ditest tapi belum tembus; di atas sini barulah ADRO punya ruang open path kembali menguji 2.450–2.500.

Syarat momentum valid:

Candle 15m/1H close di atas 2.300 dengan volume ≥ 1,5x rata‑rata (≥ 200 juta saham/hari).

Orderbook menunjukkan bid rapat di 2.260–2.280 dan offer 2.300–2.320 terkikis progresif (bukan tembok diam).

RSI 1H kembali di atas 60 dari sebelumnya 50‑an, MACD 1H cross up dari bawah nol—menandakan distribusi mereda dan buyer baru masuk.

Setup ini cocok untuk trader yang mau “ride” leg kedua jika ternyata koreksi kemarin hanya shakeout singkat.

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio ≈ 1:2)
Asumsi entry konservatif di Rp2.100.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp2.320 (+10,5%)

Reason: Area supply intraday terdekat yang berhimpitan dengan MA10 harian dan batas bawah zona distribusi terakhir; di sinilah banyak trader yang nyangkut 2.300‑an akan buang barang saat balik modal.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp2.480 - Rp2.520 (+18,1% - 20,0%)

Reason:

2.500 adalah weak high yang sudah diberi marking di chart; level psikologis dan area distribusi utama sebelumnya.

Jika coal sentiment menguat dan ADRO mampu tembus 2.500 dengan volume besar, ini bisa menjadi gateway menuju target analis yang umumnya masih memberi upside lanjutan medium term, namun untuk taktis trading kita anggap 2.5k sebagai area buang habis.

🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp1.980 (-5,7% dari 2.100)

Note: 1.980 berada sedikit di bawah swing‑low panjang (sumbu bawah hijau) yang terbentuk saat flush down; jebol sini berarti buyer yang tadinya jaga area 2.0k menyerah dan struktur naik berubah menjadi koreksi yang lebih dalam ke 1.830–1.850 (support kuat berikutnya).

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas (Batubara):

Pemerintah Indonesia berencana menurunkan produksi batubara 2026 di bawah 700 juta ton untuk menstabilkan harga global, sekaligus meningkatkan porsi Domestic Market Obligation (DMO) sambil mempertahankan harga DMO US$70/ton.

Secara teori, pembatasan produksi berpotensi menopang harga batubara internasional yang sebelumnya turun akibat oversupply dan transisi energi, sehingga margin emiten efisien seperti ADRO tetap terjaga.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama):

Kinerja Fundamental Kokoh & Dividen:

ADRO memiliki EPS sekitar Rp72, laba bersih stabil tinggi, dan dikenal royal membayar dividen tunai reguler dengan payout yang atraktif bagi investor income.

Analisa: Selama cashflow kuat dan leverage terjaga, setiap koreksi tajam di saham siklikal seperti ADRO cenderung dimanfaatkan institusi untuk akumulasi jangka menengah.

IMPACT: POSITIF (support kuat untuk buy on weakness).

Prospek Harga Batubara di Era Kuota Produksi:

Rencana pemangkasan produksi 2026 + potensi kenaikan DMO ratio bisa mengurangi volume ekspor namun menopang harga jual rata-rata; laba produsen efisien dengan portofolio pasar ekspor–domestik seimbang berpotensi tetap solid.

Analisa: ADRO, sebagai salah satu pemain besar dengan biaya produksi rendah, relatif diuntungkan dibanding produsen marginal-cost tinggi yang bisa terpukul kuota.

IMPACT: POSITIF (medium term).

Tekanan Jangka Pendek: Technical Overbought + Rebalancing Institusi:

Setelah rally awal 2026, beberapa laporan riset dan berita menyebut ADRO masuk radar profit taking dan rebalancing portofolio, tercermin dari rating teknikal keseluruhan yang mulai bergeser ke “sell/strong sell” di timeframe mingguan–bulanan.

Analisa: Inilah yang kita lihat sebagai Big Dist di tape hari ini—institusi mengunci profit di atas 2.400 sambil pasar ritel baru FOMO masuk.

IMPACT: NEGATIF (short term).

⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SELL ON STRENGTH di area 2.320–2.500, BOW HANYA di 2.050–2.120
🌡️ Risk Profile: Medium Risk (big cap komoditas, volatil tapi bukan gorengan)
⭐ Confidence Score: 70%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor: Fundamental komoditas & posisi biaya produksi ADRO yang efisien, ditambah kebijakan pemangkasan produksi nasional 2026 yang berpotensi menahan harga batubara, memberi landasan kuat untuk tren naik jangka menengah.

[+] Bullish Factor: Koreksi dari 2.500 ke 2.200 masih berada di atas cluster MA20–50, dengan volume distribusi besar tapi harga belum breakdown; artinya ini lebih mirip rebalancing/profit taking daripada pembalikan tren total.

[-] Bearish Risk: Tanda‑tanda Big Distribution di broker top plus rating teknikal yang mulai “sell/strong sell” mengindikasikan upside jangka pendek terbatas, dan potensi sideways–koreksi ke area 2.0k cukup besar.

[-] Bearish Risk: Sektor batubara sangat sensitif terhadap kebijakan DMO dan tren harga global; jika permintaan global turun lebih dalam atau regulasi makin ketat, rerating negatif bisa menyusutkan valuasi, sekaligus memicu arus keluar asing.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jika ADRO dibuka gap‑up mendekati 2.300, jangan haka—gunakan kenaikan awal untuk distribusi bertahap di 2.320–2.400. Kita baru mulai serok agresif kalau pagi ada flush ke 2.050–2.100 dengan bid masih tebal dan volume jual mulai mengecil; jebol 1.980, berhenti serok, mundur tanpa ragu."

⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data institusional & teknikal, bukan ajakan beli/jual. Seluruh keputusan trading sepenuhnya tanggung jawab masing‑masing trader.

$TALF $AHAP

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy