OJK dan SRO Respons MSCI
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, pada Kamis (29/1) mengumumkan sejumlah kebijakan yang diambil oleh self–regulatory organization (SRO) untuk merespons pengumuman MSCI terkait kekhawatiran investability di pasar Indonesia, yakni:
- SRO sudah mempublikasikan dan memberikan data kepemilikan emiten yang lebih rinci kepada MSCI. Apapun respons MSCI terhadap data tersebut, penyesuaian lebih lanjut akan dilakukan hingga diterima oleh MSCI.
- Terkait permintaan kepemilikan saham yang lebih rinci, SRO berkomitmen untuk memenuhinya sesuai best practice internasional.
- SRO juga akan terbitkan aturan free float minimum 15% dalam waktu dekat, dengan emiten yang tidak bisa memenuhi akan diberikan exit policy.
Kesimpulan nya ya dek ya :
• Respons OJK & SRO tepat sasaran dan defensif-strategis
• Fokus bukan sekadar “jawab MSCI”, tapi reform struktural pasar
• Aturan free float 15% adalah game changer:
• Pasar akan lebih kecil secara kuantitas, tapi lebih kuat secara kualitas
$ARCI
$ITMG
$BUMI
