$HUMI
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 01:21 WIB | 💰 Last Price: Rp288 (close 27 Jan 2026)
🚦 PHASE STATUS: MARKUP LANJUTAN DENGAN KOREKSI SEHAT – AKUMULASI INSTITUSI MASIH JALAN
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Rally HUMI dari kisaran 60‑an ke puncak 390 terjadi dengan pola step‑up: volume naik bertahap, candle hijau dominan, kemudian dua candle merah besar muncul dari area 390→290 sebagai fase buang ringan setelah mark‑up agresif. Hari terakhir, harga memantul di sekitar area MA20/“base baru” 260‑270 dan ditutup menguat 9,9% ke 288, sementara broker summary yang Anda kirim menunjukkan big acc/normal acc di top 3–5 broker, artinya dana besar justru masuk ketika ritel panik koreksi.
Secara fundamental, 9M25 HUMI membukukan pendapatan Rp1,61 triliun (+16% YoY), EBITDA Rp544 miliar (+27% YoY), dan laba bersih Rp121 miliar dengan EPS 6,72 dan PER sekitar 19x di harga referensi 128; dengan BVPS 163, HUMI diperdagangkan sekitar 1,8x PBV di level tersebut. Strategi manajemen: agresif ekspansi 10 kapal baru (4 oil & chemical tanker, 5 tugboat, 1 PSV) dengan capex sekitar 39,57 juta dolar AS untuk menggarap demand LNG dan produk BBM, dan mereka sudah menambah 2 kapal di Q1 2025; ini membuat story growth perusahaan sangat kuat untuk beberapa tahun ke depan. Free float sekitar 15% menjadikan HUMI sangat gampang di-markup ketika institusi sepakat mengangkat harga.
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp260 – Rp275
The Logic:
Di chart harian Anda, area 250‑270 merupakan zona demand baru: di sanalah MA20 dan lower band Bollinger mulai menopang setelah candle hijau besar sebelumnya; penurunan 390→260 adalah retrace sekitar sepertiga–setengah dari rally terakhir, sangat wajar sebagai “breathing space” bandar.
Secara valuasi kasar, di harga 260–270, PER forward berbasis EPS 9M25 tahunan (~9) turun ke kisaran belasan awal, masih premium tapi masuk akal untuk shipping yang lagi ekspansi keras, sementara PBV di sekitar 1,6–1,7x tidak terlalu liar untuk emiten yang EBITDA-nya tumbuh >20%.
Konservatif berarti kita hanya mulai cicil jika:
Harga pullback lagi ke 260–275,
Volume jual mengecil dibanding hari koreksi pertama dari 390, dan
Bid 260–270 tampak dijaga rapi oleh 1–2 broker besar (akumulasi senyap), bukan bid tipis yang gampang dijebol.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp310
The Logic:
310 adalah close 26 Jan dan juga area breakdown kecil setelah candle merah dari pucuk 390; jika HUMI mampu reclaim 310 dengan volume setidaknya 1,5–2x rata‑rata 20 hari, itu sinyal re‑markup: koreksi selesai, bandar siap dorong gelombang berikutnya.
Skenario agresif:
Haka ketika offer 300–310 disapu bersih cepat,
Bid menyusul naik (antrian 290–300 mengisi tebal),
Indikator momentum harian (RSI) berbalik naik dari sekitar 50 menuju 60‑an tanpa divergensi negatif baru.
Kalau setelah tembus 310 harga gagal bertahan (close balik di bawah 300), treat as false breakout dan keluar cepat; jangan berharap market “balik lagi besok” untuk saham yang free float‑nya ketat.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry konservatif rata-rata Rp270.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp320 – Rp330 (+18–22%)
Reason: Area ini adalah supply minor bekas konsolidasi singkat sebelum lompat ke 356–390, juga dekat dengan MA10 yang menukik dari atas; secara psikologi, banyak yang akan realisasi profit pertama di sana setelah sempat kaget oleh koreksi dua hari.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp370 – Rp390 (+37–44%)
Reason: Puncak historis terbaru, tempat distribusi awal dimulai; jika katalis ekspansi kapal dan story LNG kembali diangkat media, bandar punya alasan menguji ulang level tersebut sambil distribusi lebih rapi ke ritel yang yakin “ATH tembus”.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp240 (sekitar −11% dari 270)
Note: 240 berada sedikit di bawah cluster demand 250‑260 yang terbentuk saat konsolidasi sebelum break 300; jebol 240 dengan volume jual besar menandakan skenario koreksi sehat gugur dan berubah menjadi markdown penuh, kemungkinan ke area 200‑an yang juga dekat dengan proyeksi PBV 1,2–1,3x.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:
HUMI bermain di shipping energi (LNG, minyak, chemical) dan infrastruktur logistik maritim; sektor ini mendapat angin dari agenda transisi energi serta target pemerintah menggandakan produksi LNG hingga 2030, yang butuh banyak armada kapal baru dan layanan ship management.
Secara grup, HUMI juga terkait dengan GTS Internasional (GTSI) yang agresif menambah LNG carrier; sinergi grup ini memperkuat posisi HUMI sebagai pemain utama di rantai logistik LNG nasional.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama):
Ekspansi 10 Kapal Baru & Bisnis Ship Management 2025–2026:
Manajemen menganggarkan sekitar US$39,57 juta untuk menambah 10 kapal (4 tanker, 5 tugboat, 1 PSV) dan memperluas bisnis manajemen kapal dengan standar internasional melalui PT Energi Maritim Internasional; ini langsung mengerek kapasitas pendapatan dan EBITDA ke level baru dalam beberapa tahun depan. (IMPACT: POSITIF kuat, katalis struktural)
Kinerja 9M25 Solid: Pendapatan +16%, EBITDA +27%, Laba Bersih Rp121 miliar:
Margin operasi membaik dan leverage masih terkontrol meski HUMI menanggung beban bunga Rp102,7 miliar; PER 19x di data 9M25 masih reasonable untuk emiten siklikal yang sedang di fase ekspansi agresif dan dapat tailwind makro. (IMPACT: POSITIF fundamental)
Dividen Kecil Tapi Konsisten (Rp1 per Saham, Yield <1%):
Manajemen tetap membagikan dividen meski fokus ekspansi, memberi sinyal confidence atas arus kas, tetapi yield masih kecil sehingga driver harga utama tetap growth, bukan income. (IMPACT: POSITIF untuk kredibilitas, NEUTRAL ke harga)
Free Float Rendah (~15%) dan Market Cap Sekitar Rp1,1 triliun:
Struktur ini membuat HUMI sangat gampang digerakkan oleh segelintir institusi/bandar; ketika mereka sepakat mark‑up, pergerakan 10‑20% per hari bukan hal aneh, tapi sebaliknya jika mereka kompak distribusi, koreksi tajam juga sangat mungkin. (IMPACT: POSITIF untuk trader, tapi menambah risiko volatilitas)
Minim Berita Negatif & Tidak Ada Aksi Korporasi Mengganggu (Right Issue, dll) Saat Ini:
Sebagian besar berita 2025–awal 2026 berisi ekspansi kapal dan strategi bisnis, tidak ada isu dilusi kepemilikan atau masalah hukum besar yang muncul; koreksi harga beberapa hari terakhir murni karena teknikal (taking profit) setelah kenaikan >400% setahun. (IMPACT: NEUTRAL jangka pendek, POSITIF jangka menengah)
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY – PRIORITAS BUY ON DIP, BUKAN HAKA PUNCAK
🌡️ Risk Profile: Medium–High Risk (fundamental kuat, tapi free float kecil dan swing besar)
⭐ Confidence Score: 82%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Fundamental sudah masuk kategori growth quality: revenue, EBITDA, dan laba bersih tumbuh dua digit, margin membaik, dan pipeline ekspansi 10 kapal + ship management memberi visibilitas earnings beberapa tahun ke depan.
Akumulasi institusi masih jelas: broker summary last trade menunjukkan big acc di top 3 saat harga justru turun dari pucuk, artinya smart money memanfaatkan koreksi untuk nambah barang, bukan keluar massal. (data panel Anda + low free float 15%)
[+] Bullish Factor (Tambahan):
HUMI berada di sweet spot narasi makro: shipping energi + dukung transisi LNG, plus koneksi grup dengan GTSI yang juga ekspansi; kombinasi story + angka membuat saham ini ideal sebagai “core holding” bagi beberapa fund tematik maritim/energi.
[-] Bearish Risk:
Valuasi sudah tidak murah di level 300‑an (PER bisa tembus >25x jika market over‑price growth), sehingga setiap berita negatif kecil atau delay proyek bisa memicu koreksi dalam karena banyak trader duduk di profit besar.
Struktur free float rendah membuat saham rawan “roller‑coaster”; jika satu dua institusi memutuskan lock profit bersama, candle merah 15–20% sehari bukan hal mustahil, terutama setelah kenaikan tajam.
Leverage tetap perlu diawasi; ekspansi kapal besar butuh pendanaan dan jika suku bunga tinggi atau utilisasi kapal di bawah target, rasio hutang bisa menekan laba ke depan.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka HUMI kalau dibuka gap up dekat 310–320; biarkan euforia pembukaan reda, tunggu tarik‑tarik ke area 260–275 dengan bid tetap dijaga tebal, baru cicil masuk dan pasang stop keras di bawah 240."
⚠️ Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data dan pola pergerakan pasar, bukan ajakan membeli maupun menjual. Keputusan trading sepenuhnya tanggung jawab masing‑masing trader.
$SOUL $RMKO