imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$RMKO
šŸ“… Timestamp: 28 Januari 2026, 01:00 WIB | šŸ’° Last Price: Rp1.540 (‑14,92%, nyaris ARB)

🚦 PHASE STATUS: PANIC MARKDOWN DALAM DISTRIBUTION PUNCAK

(RMKO baru saja rally gila‑gilaan >100% dalam hitungan hari, sekarang bandar banting harga sambil terus tebar barang ke ritel FOMO.)
​

⚔ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
šŸ›”ļø PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp1.050 – Rp1.200

The Logic:
Daily: chart RMKO vertikal—dari base sekitar 250–300 (sebelum suspensi) meroket ke 1.700‑an pasca dibuka kembali, lalu dua candle merah besar muncul di pucuk dengan volume tetap sangat tinggi. RSI masih di kisaran 79–90 (overbought ekstrim), MACD menukik dari level tinggi, tanda jelas bahwa kita sedang di puncak euforia, bukan awal tren naik.
​

Broker action hari ini brutal:

Top 1 Big Dist (‑40.560 lot, ‑21,6% nilai),

Top 3 Big Dist,

Top 5 Normal Dist,

Average Normal Dist dengan Net Volume harian +188 ribu lot hanya karena ritel & beberapa broker kecil serok di bawah.
​
Artinya kenaikan beberapa hari terakhir didominasi distribusi, bukan akumulasi.

Fundamental RMKO sangat lemah:

Q1 2025: revenue Rp42,5 miliar, gross profit ‑Rp27,7 miliar, EBITDA ‑Rp17,3 miliar, rugi bersih ‑Rp29 miliar.
​

6M25: revenue Rp95,8 miliar, gross profit ‑Rp53,7 miliar, EBITDA ‑Rp32,3 miliar, rugi bersih ‑Rp55,6 miliar.
​

9M25: revenue Rp219,4 miliar, gross profit ‑Rp41,3 miliar, EBITDA ‑Rp9,3 miliar, rugi bersih ‑Rp51,3 miliar; equity hanya Rp176,3 miliar, laba 12M24 pun minus (TTM net income sekitar ‑Rp63,8 miliar).

Perusahaan ini jasa penunjang tambang batubara & rental alat berat, beroperasi di Sumatra Selatan, dengan beberapa proyek hauling & infrastruktur untuk RMK Group. Bisnis masih tekor berat, sementara sahamnya melonjak 133% hanya dalam beberapa hari dari 740 → 1.730 menurut analisa media.

Dalam kondisi seperti ini, ā€œharga wajarā€ fundamental masih jauh di bawah harga sekarang. Namun dari kacamata trader gorengan, zona 1.050–1.200 adalah:

Area mendekati level terakhir sebelum momentum vertikal (sekitar 750–1.000).

Diskon 30–40% dari pucuk 1.730, sehingga risk‑reward untuk technical bounce mulai lebih masuk akal.

Masih jauh di atas base lama 250–300, sehingga bandar punya ruang untuk main kalau mau leg kedua.

Plan A hanya untuk spekulan berpengalaman: tunggu ARB‑ARB selesai, lihat saat harga mulai ditahan 1.050–1.200 dengan volume jual mulai menurun dan broker action bergeser ke Acc; baru boleh cicil kecil. Kalau belum ada tanda itu, lebih baik no touch.

āš”ļø PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp1.650 – Rp1.700

The Logic:
Karena ini fase markdown, skenario momentum yang rasional justru bukan ngejar naik, tapi memanfaatkan dead‑cat bounce pendek:

Intraday, area 1.650–1.700 adalah high hari sebelumnya dan dekat weak high; kalau suatu saat nanti harga sudah terpuruk lalu rebound dan mampu tembus balik level ini dengan volume baru tinggi, itu sinyal bandar mau bikin relief rally.

Kondisi wajib: RSI yang sebelumnya turun ke 50–60 balik naik >70, dan broker summary berubah ke Normal/Big Acc (bukan Dist) dengan Net Volume besar.

Entry seperti ini sangat agresif dan jarang aman; mengingat konteks suspensi & valuasi absurd, saran realistis: abaikan Plan B kecuali Anda memang pemain scalping menit‑an berpengalaman. Untuk mayoritas, fokus hanya ke Plan A atau bahkan tidak ikut sama sekali.

šŸŽÆ EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry Plan A di 1.150.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp1.400 – Rp1.450
Gain: +21% – 26%

Reason:
Ini area supply terdekat di daily: body candle sebelum pucuk, tempat banyak nyangkuters baru masuk; begitu harga mendekati 1.4–1.45, mereka akan buru‑buru keluar. Untuk saham segoreng ini, TP1 agresif 20% adalah standar—lebih dari itu sudah masuk territory rakus.
​

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp1.650 – Rp1.750
Gain: +43% – 52%

Reason:
Zona ini adalah puncak euforia (close sekitar 1.730) yang disebut media sebagai akhir lonjakan 133%. Kalau bandar memutuskan main ā€œdouble topā€, harga bisa dipompa lagi ke area ini sebelum tekuk di sana. Probabilitasnya lebih kecil; treat TP2 sebagai jackpot kalau semua kondisi risk‑on dan IHSG/komoditas mendukung.
​
​

šŸ”“ STOP LOSS (Hard Limit): Rp950
Loss: sekitar -17% dari 1.150

Note:
950 berada di bawah support psikologis 1.000 dan mendekati dua kali harga penjualan blok RMK Investama ke publik (250) setelah kenaikan spektakuler; jebol level ini dengan volume berarti:

Bandar sudah resmi cabut,

Saham berpotensi diseret lagi ke 700–800 atau bahkan balik ke harga sebelum suspensi 250–300,

Likuiditas bisa mengering karena ritel sudah kapok.

Dengan karakter gorengan pasca-suspensi seperti ini, stop harus keras; jangan dibiarkan berubah jadi investasi.

šŸ“° NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
šŸŒ Sektor & Komoditas
RMKO bermain di jasa penunjang pertambangan batubara: persiapan infrastruktur tambang, overburden, coal getting, hauling, pembangunan jalan angkut, emplasemen, serta rental alat berat dan jasa konstruksi terkait. Sektor ini biasanya diuntungkan ketika harga batubara dan volume produksi tinggi, tapi juga sangat sensitif terhadap:

Kualitas kontrak & pembayaran dari klien.

Utilisasi alat berat dan manajemen biaya.

Saat ini, meski harga batubara global sudah tidak segila 2022, permintaan domestik masih stabil; namun kinerja RMKO tetap rugi, artinya masalah ada di efisiensi & skala, bukan di sektor.

šŸ“¢ Key Drivers (Pemicu Utama)
1. Fundamental: Pendapatan Naik, Tapi Rugi Melebar & Margin Minus
9M25: revenue Rp219,4 miliar (+19% YoY), tapi gross profit ‑Rp41,3 miliar, EBITDA ‑Rp9,3 miliar, rugi bersih ‑Rp51,3 miliar; equity turun ke Rp176,3 miliar, utang jangka panjang Rp47,2–61,8 miliar. Artinya: skala bisnis mulai naik, tapi setiap rupiah pendapatan justru menambah rugi—indikasi pricing kontrak atau biaya operasi bermasalah.

IMPACT: NEGATIF KUAT – secara value, ini bukan emiten sehat; kenaikan harga saham tidak datang dari kinerja.

2. Suspensi BEI & Penjualan Saham Pemegang Mayoritas
30 Des 2025, BEI mensuspensi saham RMKO setelah melihat kenaikan harga kumulatif signifikan; suspensi dimulai 2 Januari 2026 sebagai langkah perlindungan investor. Di hari yang sama, pemegang mayoritas RMK Investama menjual 60 juta saham RMKO di harga Rp250 per saham (nilai transaksi Rp15 miliar), menurunkan kepemilikan dari 79,998% ke 75,198%.

Sinyalnya jelas:

Saat harga baru di 250, owner sudah profit taking ke publik.

Setelah itu harga dibiarkan terbang ke 1.700‑an—valuasi yang sama sekali tidak nyambung dengan kinerja.

IMPACT: NEGATIF STRUKTURAL – pattern seperti ini sering berujung pada siklus goreng‑buang.

3. Lonjakan 133% Dalam Hitungan Hari & Peringatan Analis
Analisa media menggambarkan ā€œparadoks RMKOā€: di tengah kerugian yang melebar dan tekanan likuiditas, harga saham justru melonjak 133% dalam beberapa hari dari 740 ke 1.730. Artikel tersebut menyorot risiko pembalikan harga tajam (reversal) dan menyebut valuasi sudah tidak masuk akal dibanding emiten jasa tambang sehat lain.
​

IMPACT: NEGATIF SENTIMEN – pemerhati pasar mulai menandai RMKO sebagai contoh ekstrem ā€œdisconnectā€ antara harga dan fundamental.

4. Profil Bisnis Terintegrasi dengan Grup RMK
Website perusahaan menekankan integrasi dengan unit bisnis RMK Group untuk transportasi batubara di Sumatra Selatan; didukung tim berpengalaman 15 tahun dan portofolio layanan lengkap (overburden, hauling, crushing, loading ke kereta, rental alat berat). Kalau manajemen mampu renegosiasi kontrak & mengefisiensikan operasi, secara teori RMKO punya potensi perbaikan. Tapi belum ada data keuangan yang mendukung skenario itu.
​

IMPACT: NEUTRAL – potensi ada, realisasi belum.

āš–ļø THE FINAL VERDICT
šŸš€ SIGNAL: WAIT & SEE (bagi mayoritas) / SPECULATIVE BUY KECIL SAJA di 1.050–1.200 dengan mindset pure gorengan
šŸŒ”ļø Risk Profile: VERY HIGH RISK (fundamental rugi berat, histori suspensi, rally parabolic, distribusi bandar)
⭐ Confidence Score: 83%

šŸ“ INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Momentum teknikal masih kuat: meski hari ini ARB 14,9%, harga masih jauh di atas base 250–300; kalau bandar belum selesai cerita, rebound 20–40% dari support 1.050–1.200 ke 1.400–1.700 tetap mungkin terjadi dalam skala hari.
​

[+] Bullish Factor:
RMKO punya posisi strategis di ekosistem logistik batubara RMK Group di Sumatra Selatan; jika suatu saat kontrak diperbaiki dan efisiensi naik, leverage operasional bisa mengubah rugi menjadi laba tanpa perlu ekspansi aset besar.

[-] Bearish Risk:
Fundamental 2025 merugi parah (gross margin negatif, EBITDA negatif, rugi bersih >Rp50 miliar), pemegang mayoritas sudah profit taking di 250, saham pernah disuspensi karena kenaikan tidak wajar, dan sekarang broker besar serempak Big Dist—kombo yang sangat berbahaya bagi ritel yang masuk telat.

šŸŒ… OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB)
ā€œUntuk RMKO besok: jangan sekali‑kali haka di atas 1.500 hanya karena lihat candle hijau balik—itu ladang panen bandar, bukan rejeki. Kalau memang nekat mau main goreng, tunggu dulu serangkaian ARB selesai dan lihat apakah harga mulai ditahan di 1.050–1.200 dengan volume jual mengecil dan broker besar berhenti buang; baru spekulasi tipis dengan porsi kecil dan target buang cepat di 1.400‑an. Begitu saham tembus 950 dan antrean bid menghilang, matikan ego—angkat kaki, jangan tunggu giliran Anda yang disuspensi modalnya.ā€

āš ļø Disclaimer: Analisa ini berbasis data publik & pola aliran dana; bukan ajakan beli/jual. RMKO tergolong gorengan high‑risk—gunakan ukuran posisi sangat kecil dan disiplin stop loss.

$SSMS $JAYA

Read more...
2013-2026 Stockbit Ā·AboutĀ·ContactHelpĀ·House RulesĀ·TermsĀ·Privacy