$MBSS
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 00:48 WIB | 💰 Last Price: Rp2.320 (+6,91%)
🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION SETELAH MARKUP EKSTREM (POST-EUPHORIA PULLBACK)
(Harga sudah meledak dari 1.200-an ke ATH 4.000 dalam hitungan minggu, sekarang koreksi ke 2.300-an dengan broker besar Big Dist semua line—bandar lagi buang barang di setiap rebound.)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp1.950 – Rp2.100
The Logic:
Daily: MBSS baru saja mengalami parabolic rally dari base 1.200–1.400 di November/Desember langsung meroket ke puncak 4.000 awal Januari dengan volume masif; setelah itu terbentuk candle merah panjang beruntun (distribusi besar-besaran) dan harga turun cepat ke area 2.300-an. Chart intraday 15m menunjukkan pola Top 1 & Top 2 yang Anda tandai: dua spike pendek ke 2.800-an dan 2.700-an direspons langsung dengan selling pressure; sekarang harga terkoreksi ke 2.300 sambil membentuk support sementara.
Broker action hari ini sangat jelas distribusi:
Top 1: Big Dist (-58%, Rp -1,8, volume -8 ribu lot).
Top 3: Big Dist (-43,1%, Rp -1,3, volume -6 ribu lot).
Top 5: Big Dist (-30,9%, volume -4,3 ribu lot).
Average: Big Dist (-39,3%, Rp -1,2, volume -5,5 ribu lot).
Net Volume negatif -13,9 ribu lot (lebih dari volume beli 33,7 ribu dikurangi jual lebih banyak), menandakan institusi sedang unload agresif meski harga naik 6,91% hari ini.
Ini klasik bull trap: harga naik setelah koreksi, tapi big players justru pakai momentum ini untuk buang barang. Jadi area 2.320 sekarang sangat berisiko—kita harus tunggu fase distribusi selesai dulu. Zona 1.950–2.100:
Dekat support hijau di daily yang sempat jadi resistance lama sebelum breakout besar (area 1.480 di chart daily, tapi perlu extend ke 1.950–2.100 mengingat sudah ada retest minor).
Potensi retest gap besar dari 1.200 → 2.000+ yang belum terisi penuh; ini zona psikologis di mana bandar mungkin mulai defend lagi kalau mau bikin leg kedua.
Secara fundamental, meski MBSS sangat kaya kas (Rp2,42 triliun per 9M25), laba 9M25 Rp307,2 miliar dengan revenue Rp663,2 miliar, dan balance sheet sangat sehat (equity Rp3,85 triliun, utang ST+LT cuma ±Rp400 miliar), valuasi di 4.000 sempat mencapai PER >40x—jelas overextended.
Di area 1.950–2.100, PER turun mendekati mid-20x dan PBV sekitar 1,8–2,0x (asumsi BVPS ±1.000 dari equity Rp3,85T dan saham beredar sekitar 3,8 miliar lembar)—jauh lebih rasional untuk perusahaan shipping batubara yang cash rich tapi pertumbuhan forward moderat.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp2.500 – Rp2.600
The Logic:
Resistance pendek ada di 2.500–2.600 (bekas area konsolidasi Top 1 & Top 2 di 15m sebelum breakdown terakhir ke 2.100-an). Untuk entry momentum, trader agresif bisa coba counter-trend bounce jika:
Candle 30m–1h close bersih di atas 2.500 dengan volume intraday naik signifikan (≥10 juta saham sehari, dibanding rata-rata 3–5 juta saat sideways).
Broker summary berubah dari Big Dist jadi minimal Normal Acc atau Small Acc—ini sinyal institusi berhenti jual sementara.
RSI daily rebound dari oversold (sekarang sekitar 54, tapi kalau turun ke 40–45 lalu balik naik tembus 50 lagi, itu divergensi positif kecil).
Target dari setup ini adalah scalp cepat ke 2.700–2.900 (fill gap minor intraday). TAPI mengingat fase distribusi masih dominan, ini trade sangat spekulatif—begitu momentum gagal (harga tembus 2.500 lalu langsung dibanting balik di bawah 2.200), wajib keluar kilat. Jangan jadikan ini swing hold.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry Plan A di 2.000 & Plan B di 2.550.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp2.550 – Rp2.650
Gain:
Dari 2.000: +27% – 32%
Dari 2.550: 0% – 4% (hanya untuk mengamankan modal kalau masuk agresif)
Reason:
Area ini bekas Top 2 intraday dan box supply minor yang berkali-kali ditolak; trader yang nyangkut 2.500–2.700 akan gunakan rebound ke sini untuk sortir barang. Untuk swing dari 2.000-an, ini target pertama yang realistis mengingat distribusi masih kuat.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp2.850 – Rp3.000
Gain:
Dari 2.000: +42% – 50%
Dari 2.550: +12% – 18%
Reason:
2.850–3.000 adalah zona Top 1 setelah ATH, sekaligus area di mana volume historis besar dan banyak institusi mulai distribusi pertama kali. Secara valuasi, di harga 3.000, PER naik ke ±35x dengan PBV >2,5x—sudah mendekati territory mahal untuk shipping company meski balance sheet kuat. Untuk mencapai sini, butuh katalis baru yang kuat: kontrak batubara besar, ekspansi armada, atau dividen jumbo (belum ada info 2025 bayar dividen).
Jika harga sampai sini lagi, treat as distribusi opportunity, bukan hold jangka panjang.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp1.900
Loss:
Dari 2.000: sekitar -5%
Dari 2.550: sekitar -25%
Note:
1.900 berada sedikit di bawah support biru di daily (area 1.950 yang kami sebut sebagai demand zone lama) dan mendekati MA50 yang mulai naik. Jebol 1.900 dengan volume besar berarti:
Fase distribusi berlanjut brutal, target next adalah retest base 1.400–1.500 atau bahkan 1.200.
Pasar mulai mendiskon fundamental ke valuasi lebih konservatif (PER 15–20x dari high-30x sekarang).
Momentum bull sepenuhnya berakhir, saham masuk fase konsolidasi panjang atau bahkan downtrend.
Mengingat broker action sudah Big Dist besar-besaran dan Accum/Dist line di daily sedang turun tajam, kita harus sangat ketat dengan stop.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas
MBSS adalah perusahaan pelayaran batubara terkemuka di Indonesia: menyediakan jasa logistik laut dan transshipment (tongkang, kapal tunda, floating crane) untuk mengangkut batubara dari tambang ke pembangkit atau pelabuhan ekspor. Dengan 64 kapal tunda, 54 tongkang, 6 derek apung, dan 1 kapal pendukung, MBSS melayani produsen batubara tier-1 dan tier-2 di Indonesia.
Sektor shipping batubara sangat sensitif terhadap:
Permintaan batubara domestik (untuk PLN dan industri) dan ekspor.
Tarif angkut (freight rate) yang fluktuatif sesuai supply-demand kapal.
Harga batubara global (meski MBSS tidak langsung terdampak harga komoditas, tapi volume angkut turun kalau industri batubara lesu).
2024–2025 adalah periode di mana harga batubara relatif stabil setelah boom 2021–2022, tapi permintaan domestik Indonesia tetap tinggi untuk pembangkit listrik.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
1. Kinerja 2025: Laba Melonjak, Kas Raksasa
9M25: revenue Rp663,2 miliar (+9,6% YoY), gross profit Rp219,8 miliar (+22,3% YoY), EBITDA Rp228,1 miliar (-3,6% YoY), laba bersih Rp307,2 miliar (+55,8% YoY). Yang paling menarik: kas dan setara kas Rp2,42 triliun, equity Rp3,85 triliun, utang ST Rp217,8 miliar dan LT Rp176,3 miliar—total DER cuma ±0,1x, sangat rendah.
IMPACT: FUNDAMENTAL SANGAT POSITIF – MBSS adalah cash cow dengan laba tumbuh dan neraca baja; valuasi premium (PER 30–40x) bisa dijustifikasi kalau pasar percaya ini akan jadi dividen machine atau ada corporate action (akuisisi armada, ekspansi).
2. Efisiensi Operasional Tinggi
Laba naik 55,8% sementara revenue cuma naik 9,6%—ini menunjukkan margin operasional membaik drastis (mungkin kombinasi utilisasi kapal tinggi + efisiensi biaya + kontrak tarif lebih baik). Gross margin 9M25 sekitar 33%, net margin ±46%—sangat tinggi untuk shipping.
IMPACT: POSITIF STRUKTURAL – ini bukan pertumbuhan topline semata, tapi quality earnings.
3. Rally 183% dalam 1 Tahun, Valuasi Sudah Mahal
Per data SimplyWall, saham MBSS naik 183,6% dalam 1 tahun (vs industri shipping Indonesia +78,9% dan market +26,9%), dengan ATH Rp4.000 di awal Januari 2026. Dari data fundamental, dengan laba TTM run-rate sekitar Rp400 miliar dan market cap di harga 2.320 sekitar Rp8,8 triliun, PER forward ±22x—tidak murah, tapi juga belum gila mengingat kas Rp2,4T hampir 30% dari market cap.
IMPACT: NEUTRAL–SEDIKIT NEGATIF – valuation sudah cukup stretched; ruang naik masih ada kalau dividen besar diumumkan atau ada surprise earnings, tapi downside risk ke 1.900–2.100 juga besar kalau sentiment berubah.
4. Sentimen Pasar: FOMO Ritel vs Distribusi Institusi
Dari diskusi komunitas, banyak ritel yang masuk di 2.500–3.500 karena cerita "cash rich Rp2,4T" dan laba tumbuh; namun institusi justru pakai rally ini untuk distribusi bertahap—terlihat dari broker action hari ini yang Big Dist all-line meski harga naik 6,91%. Ini klasik late-stage markup: bandar dorong harga tinggi untuk menarik ritel FOMO, lalu buang barang di setiap bounce.
Pergerakan harga sekarang murni teknikal & sentimen, bukan katalis fundamental baru.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: WAIT & SEE / SPECULATIVE BUY HANYA DI 1.950–2.100 | SELL ON STRENGTH 2.550–2.900
🌡️ Risk Profile: HIGH RISK (post-parabolic rally, fase distribusi berat, volatilitas ekstrem)
⭐ Confidence Score: 71%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Fundamental sangat kuat: kas Rp2,42 triliun (30% market cap), laba 9M25 naik 55,8%, equity Rp3,85 triliun dengan utang sangat rendah (DER 0,1x), margin net profit 46%—ini quality shipping company yang bisa bayar dividen besar atau akuisisi armada tanpa utang.
[+] Bullish Factor:
Rally 183% dalam 1 tahun menunjukkan pasar mengakui value; jika koreksi selesai di 1.950–2.100 dan broker mulai akumulasi lagi, peluang swing 30–50% ke 2.600–3.000 masih terbuka, apalagi jika manajemen umumkan dividen jumbo atau kontrak baru.
[-] Bearish Risk:
Harga sudah parabolic dari 1.200 ke 4.000 dalam 6–8 minggu; semua broker besar saat ini Big Dist, Accum/Dist turun, dan volume distribusi jauh lebih besar dari akumulasi—ini tanda fase euforia berakhir dan institusi sedang keluar massal meski harga masih di atas 2.000. Jika 1.900 jebol, target koreksi bisa ke 1.400–1.500 atau bahkan retest base 1.200.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Untuk MBSS besok: jangan sentuh kalau dibuka di atas 2.400—itu zona buang barang institusi. Kalau mau main, tunggu koreksi panjang ke area 1.950–2.100 dan pastikan broker summary sudah berubah dari Big Dist jadi minimal Normal Acc atau Small Acc; baru boleh cicil kecil dengan target jual cepat 2.550–2.650. Begitu closing harian tembus 1.900, jangan jadi pahlawan penyelamat kas Rp2,4T—keluar disiplin, biarkan bandar selesai distribusi dan tunggu base baru terbentuk jauh di bawah sebelum analisa ulang."
⚠️ Disclaimer: Analisa ini berbasis data publik & aliran dana real-time; bukan ajakan beli/jual. MBSS sedang dalam fase distribusi pasca-parabolic—sangat berbahaya bagi trader tidak berpengalaman. Gunakan sizing minimal dan stop loss ketat.
$ENRG $SEMA