$GTSI
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 00:22 WIB | 💰 Last Price: Rp384 (+20,75%)
🚦 PHASE STATUS: TECHNICAL REBOUND DALAM KOREKSI (POST-MARKUP DISTRIBUTION)
(Rally utama dari 170–500 sudah lewat; sekarang harga sedang pullback naik dari bawah 350, tapi masih di dalam area distribusi atas.)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp340 – Rp360
The Logic:
Daily: setelah uptrend kuat Oktober–awal Januari, GTSI sempat cetak high di sekitar 500-an lalu turun 5–6 candle berturut-turut ke area 350; hari ini muncul bullish reversal: gap kecil ke bawah, lalu close hijau panjang di 384 tepat di dekat MA20 dan upper band bawah. Volume rebound hari ini besar dan RSI memantul dari area 40–45 ke atas 50—ini menandakan buyer mulai lawan setelah serangkaian distribusi sebelumnya.
Di 15m, Anda sudah tandai falling wedge yang break up; harga naik dari base 310–330 menuju supply 380–400 dengan volume meningkat di akhir sesi. Broker summary: Top 1 Big Acc, Top 3 Normal Acc, Top 5 Small Acc, Average Small Acc, Net Volume +289 ribu lot; artinya, kenaikan 20% hari ini didukung akumulasi nyata, bukan cuma churning antar geng.
Fundamental mendukung GTSI diperlakukan sebagai growth play yang masih wajar valuasinya:
6M25: revenue Rp276,1 miliar (+10% YoY), EBITDA Rp129,7 miliar (+20,1% YoY, margin 47%), laba bersih Rp60,9 miliar (+34,1% YoY).
9M25: revenue naik ke Rp448,3 miliar, gross profit Rp157,3 miliar, EBITDA Rp181,4 miliar, laba bersih Rp77,6 miliar (turun 15,7% vs 9M24 tapi masih kuat, margin laba bersih ~17%).
Neraca: equity Rp1,15 triliun, hutang jangka pendek Rp430,5 miliar, jangka panjang Rp572,7 miliar; DER sekitar 0,87x—cukup moderat untuk bisnis kapal LNG beraset besar.
Dengan 15,8 miliar saham, EPS tahunan run-rate sekitar Rp10–12; di harga 350–380, PER forward masih di kisaran low-30x dengan PBV sekitar 5x, premium tapi lumrah untuk shipping LNG clean energy dengan growth dan order book baru. Jadi 340–360 adalah area yang secara teknikal base-nya enak, tapi tidak terlalu jauh dari “harga wajar” versi bandar setelah koreksi.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp395 – Rp405
The Logic:
Resistance pendek ada di 393–400, yaitu:
Batas bawah box supply yang Anda tandai di daily.
Area breakdown terakhir sebelum harga dibanting dari 430-an.
Untuk entry momentum, tunggu:
Candle 15m close konsisten di atas 395.
Volume intraday tetap tinggi (≥20 juta saham per hari; hari ini total volume sekitar 407,5 juta saham).
Orderbook: offer 396–400 terus disapu, bid 380–390 menggendut (tanda ada yang siap defend).
Kalau tiga syarat ini jalan, entry agresif di 395–405 bisa aim ke target cepat 430–450 (fill gap kecil + supply minor). Tapi karena kita berada di fase distribusi besar setelah rally panjang, setup ini murni untuk fast swing—begitu momentum kendor, jangan sayang buat cabut.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry Plan A di 350 & Plan B di 400.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp420 – Rp430
Gain:
Dari 350: +20% – 23%
Dari 400: +5% – 7,5%
Reason:
420–430 adalah area supply minor di daily—serangkaian body candle merah pertama saat distribusi dari 500 turun, juga midline dari box merah di 15m. Trader yang nyangkut pendek 430–450 akan gunakan area ini untuk keluar; wajar menjadikannya target ambil profit awal minimal 50% posisi.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp470 – Rp500
Gain:
Dari 350: +34% – 43%
Dari 400: +17% – 25%
Reason:
470–500 adalah zona weak high sekaligus top cluster candle hijau–merah ketika euforia sebelumnya memuncak; di sana volume historis besar, artinya ada banyak saham yang dulu dibeli bandarnya untuk kemudian didistribusikan. Untuk mencapai sini, market butuh kombinasi: news positif kapal baru, kontrak LNG baru, dan sentimen sektor energi bersih yang oke.
Fundamental mendukung potensi ke sana:
GTSI fokus di charter kapal LNG & FSRU untuk suplai gas bersih domestik.
2025 perusahaan membeli kapal LNG baru senilai USD24,5 juta (Rp406,3 miliar) didanai kombinasi dana IPO dan pembiayaan bank; manajemen bilang kapal ini akan menaikkan pendapatan dan laba ke depan.
Di akhir 2025, GTSI juga mengamankan pendanaan USD50 juta dari BNI untuk beli dua kapal tambahan pada 2026—ini memperkuat pipeline pendapatan jangka menengah.
Tapi area 470–500 jelas zona jual berat bagi smart money—kalau sampai tembus, treat as bonus, bukan baseline.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp330
Loss:
Dari 350: sekitar -6%
Dari 400: sekitar -17,5%
Note:
330 berada di bawah base intraday 340–348 dan dekat lower band di daily; jebol 330 dengan volume besar berarti:
Rebound hari ini hanya dead-cat bounce.
Fase markdown dari 500 belum selesai.
Risiko turun ke support kuat berikut di 255 (base lama) terbuka.
Mengingat leverage perusahaan cukup besar dan bisnis perkapalan sangat sensitif terhadap utilisasi kapal & tarif charter, Anda tidak mau memegang GTSI bila pasar mulai mendiskon skenario pertumbuhan.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas
GTSI adalah perusahaan pelayaran LNG: charter kapal LNG, ship management, dan jasa terkait (crewing, tugs, pelabuhan) untuk memastikan suplai gas alam cair. LNG diposisikan sebagai energi transisi bersih; permintaan domestik naik seiring proyek pembangkit gas dan industrialisasi.
Sektor pelayaran LNG global sedang dalam fase relatif kuat: tarif charter stabil tinggi karena banyak negara beralih dari batu bara ke gas dan butuh infrastruktur LNG.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
1. Kinerja 2025: Margin Tinggi, Laba Solid
3M25: revenue Rp133 miliar (+10,6% YoY), gross profit Rp49,4 miliar (+77,1% YoY), EBITDA Rp25,7 miliar, laba bersih Rp26,4 miliar (+49,2% YoY); kas Rp450,8 miliar, equity Rp1,13 triliun.
6M25: revenue Rp276,1 miliar, gross profit Rp93,8 miliar (GM 34%), EBITDA Rp129,7 miliar (margin 47%), laba bersih Rp60,9 miliar (NP margin ~22%).
9M25: revenue Rp448,3 miliar, EBITDA Rp181,4 miliar, laba bersih Rp77,6 miliar.
IMPACT: POSITIF FUNDAMENTAL – ini bukan gorengan kosong; bisnis LNG shipping-nya menghasilkan cash dan margin tebal.
2. Ekspansi Armada Melalui Kapal Baru & Pendanaan USD50 Juta
Oktober 2025 GTSI membeli kapal LNG senilai USD24,5 juta (Rp406,3 miliar), setara 36,92% dari ekuitas; pendanaan berasal dari dana IPO dan pembiayaan bank, dan manajemen yakin kapal ini akan menaikkan pendapatan dan laba tanpa membebani neraca berlebihan. Desember 2025, perusahaan mengamankan pendanaan USD50 juta dari BNI untuk dua kapal LNG tambahan yang ditargetkan dibeli mulai 2026.
Ini artinya: kapasitas earning power GTSI 2–3 tahun ke depan berpotensi naik signifikan bila kontrak charter terisi. IMPACT: SANGAT POSITIF JANGKA MENENGAH.
3. Valuasi & Struktur Modal
Di Q1 2025, pada harga 43 (belum stock split), market cap Rp680,2 miliar dengan BVPS Rp71,41 dan PBV 0,6x; sekarang harga sudah beberapa kali lipat, tapi equity juga naik seiring laba & pembiayaan kapal. Utang jangka pendek Rp430,5 miliar dan jangka panjang Rp572,7 miliar vs equity Rp1,15 triliun—leverage cukup tinggi tapi masih dalam range lazim industri shipping. IMPACT: NEUTRAL–POS – bukan balance sheet rapuh, tapi sensitif ke suku bunga & utilisasi kapal.
4. Sentimen Pasar & Volatilitas Harga
Per 17 Januari 2026, harga GTSI di luar negeri (cross listing info) tercatat di sekitar 462 setelah naik dari 432; di BEI sendiri saham ini sudah naik ratusan persen dari harga awal pasca-IPO, memicu profit taking dan koreksi tajam sebelum rebound hari ini. Jadi price action sekarang banyak merefleksikan re-rating dari undervalued shipping ke growth LNG play; bandarnya sedang main di atas fundamental, tapi tidak terlalu jauh dari realita.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY dengan Plan A (340–360) | SELL ON STRENGTH di area 430–500 bagi yang nyangkut dari atas
🌡️ Risk Profile: MEDIUM–HIGH RISK (cyclical shipping, leverage tinggi, volatil pasca-rally)
⭐ Confidence Score: 73%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Fundamental kuat: margin EBITDA ~40–50%, laba 2025 masih solid meski sedikit turun di 9M25, didukung kontrak LNG jangka panjang dan ekspansi armada baru yang dibiayai dengan kombinasi dana IPO & pinjaman bank.
[+] Bullish Factor:
Teknikal menunjukkan rebound kuat dari base 340–350 dengan volume besar dan akumulasi broker signifikan; falling wedge di 15m sudah breakout, membuka ruang teknikal naik ke 420–430 jika momentum berlanjut.
[-] Bearish Risk:
Rally sebelumnya sudah sangat tajam; saham masih dalam fase distribusi besar setelah high 500, dan leverage perusahaan berarti setiap shock di tarif charter atau kapasitas kapal bisa memukul laba dan memicu markdown baru ke area 255.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB)
“Untuk GTSI besok: jangan haka kalau dibuka gap up langsung di atas 400—itu area jual cepat di supply pendek. Tunggu retrace pagi ke 350–360; kalau bid di level itu tetap tebal dan volume jual mengecil, baru cicil masuk. Begitu closing harian tembus 330 dengan volume membengkak, jangan berharap kapal berbalik arah—cut, naik lagi kita analisa ulang dari base baru.”
⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data & price action, bukan ajakan beli/jual. Kelola ukuran posisi dan patuhi stop loss sesuai profil risiko Anda.
$MGLV $NEST