Untuk saham yang berpotensi naik besok (Rabu, 28 Januari 2026) harus dilihat dalam konteks pasar saat ini. Pada Selasa (27 Januari 2026), IHSG ditutup menguat tipis 0,05% ke level 8.980,23 setelah sempat melemah di awal sesi (dibuka turun ke sekitar 8.880-an) tapi rebound terbatas mengikuti bursa Asia yang variatif.
Sentimen masih campur: Ada rebound dari sektor teknologi dan basic materials, tapi tekanan jual asing dan wait-and-see menjelang evaluasi indeks (seperti LQ45/IDX30) serta potensi koreksi jika tidak kuat hold di atas 8.950 membuat pergerakan sideways cenderung dominan besok.
Prediksi analis (dari Phintraco, MNC Sekuritas, CGS International, dll.) untuk Rabu (28/1/2026):
1. IHSG diproyeksikan sideways atau konsolidasi di rentang 8.850–9.050 (support 8.890–8.923, resistance 8.999–9.076), dengan peluang penguatan terbatas jika tutup di atas 9.000 atau sentimen global positif (misal komoditas naik).
2. Rawan koreksi jika jebol support, tapi peluang buy on weakness di saham undervalued atau yang punya momentum rebound (sektor basic materials, energi, atau defensif seperti bank/syariah).
Berikut beberapa saham yang sering direkomendasikan atau punya potensi naik besok berdasarkan riset terkini (fokus buy on weakness atau speculative buy dari MNC Sekuritas, Pilarmas, dan lainnya pada 27 Januari):
- $AKRA (PT AKR Corporindo Tbk):
Direkomendasikan speculative buy oleh MNC Sekuritas (27/1). Saham menguat 3,83% ke Rp1.355 dengan volume beli muncul, posisi wave v dari wave (c) [b] menandakan peluang lanjutan penguatan jangka pendek. Support Rp1.320–1.340, target Rp1.365–1.385, stop loss below Rp1.300. Potensi naik jika hold support dan sektor distribusi/komoditas stabil.
- $BRIS (PT Bank Syariah Indonesia Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Flat di Rp2.250 tapi dominan volume beli, masih di atas MA20. Tren wave [v] dari wave 1 menjaga uptrend. Buy di Rp2.200–2.240, target Rp2.300–2.370, stop loss below Rp2.170. Cocok jika sentimen syariah/bank rebound.
- $JSMR (PT Jasa Marga Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Menguat 1,39% ke Rp3.650 dengan peningkatan volume beli. Potensi lanjutan jika infrastruktur positif. Buy di area weakness, target lebih tinggi.
- GOTO (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Masuk top gainers LQ45 kemarin (naik signifikan), posisi wave (c) dari [ii]. Buy di Rp56–60, target Rp64–66, stop loss below Rp54. Momentum tech/digital bisa lanjut jika IHSG stabil.
- PGEO (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk):
Masuk rekomendasi Phintraco untuk trading (27/1). Naik moderat kemarin, tren buy dengan support kuat di Rp1.218–1.220. Potensi rebound jika energi terbarukan panas.
Catatan Penting:
Ini bukan prediksi pasti naik—pasar masih volatil dengan risiko sideways/koreksi (probabilitas rebound terbatas ~50% jika hold support). Hindari saham heavy selling seperti grup Bakrie untuk short-term.
Saran umum:
- Pantau pembukaan Rabu pagi (volume, berita global/rupiah, inflow asing).
- Gunakan stop loss ketat (3–5% di bawah entry).
Fokus jangka pendek: Buy on dip di support kuat, target resistance dekat.
- Jika holding jangka panjang, sektor basic materials/energi/syariah lebih aman.
Ini murni analisis berdasarkan data & rekomendasi analis terkini (bukan saran investasi pribadi). Pasar bisa berubah cepat—cek update real-time di app sekuritas, BEI, atau situs seperti RTI/https://cutt.ly/8txNL8Vs besok pagi.