$ULTJ
Menperin: Ultrajaya (ULTJ) Siapkan Investasi Rp 1,14 Triliun untuk Pasok Susu Program MBG
Reporter | Sarah Hutagaol
Editor | Parluhutan Situmorang
SELASA, 27 JANUARI 2026, 16.20 WIB
JAKARTA, https://cutt.ly/8txCMgOe – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) akan berinvestasi senilai Rp 1,14 triliun guna memperkuat pasokan susu UHT untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Menperin menjelaskan industri pengolahan susu memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat, sekaligus menunjang program prioritas pemerintah.
Ultrajaya (ULTJ) sebelumnya telah mengoperasikan pabrik baru di Kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, sejak 8 Desember 2025. Fasilitas tersebut memiliki tiga lini produksi susu UHT kemasan 125 ml dan 200 ml yang diarahkan untuk kebutuhan program MBG, dengan penambahan lini produksi direncanakan pada Maret 2026.
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menambahkan, pabrik Ultrajaya telah menerapkan teknologi industri 4.0 untuk meningkatkan daya saing. “Penerapan teknologi industri 4.0 terbukti dapat meningkatkan efisiensi, menghemat energi, meningkatkan produktivitas, serta menjaga kualitas produk,” ujarnya.
Teknologi yang digunakan mencakup Automated Guided Vehicle (AGV), autopilot forklift, Manufacturing Execution System (MES), serta sistem manajemen gudang berbasis Automated Storage and Retrieval System (ASRS). Pabrik juga dilengkapi fasilitas Waste Water Treatment Plant (WWTP) berbasis ultrafiltration untuk mendaur ulang limbah cair.
Dari sisi hulu, Ultrajaya mengelola dua peternakan sapi perah di Bandung dan Sumatera Utara dengan populasi sekitar 7.000 ekor sapi perah, serta menyiapkan tambahan investasi untuk 4.000 ekor sapi guna memperkuat pasokan susu segar dalam negeri.
