imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR
📅 Data: 27 Januari 2026 | 💰 Last Price: Rp116 🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION AWAL (POST‑REBOUND DARI BOTTOM)

Harga baru saja rally ekstrem dari dasar 70–80 (Juli–Agustus 2025) ke puncak 145–150 dalam beberapa bulan terakhir, kemudian koreksi ke area 110–120 dengan volume masih tinggi; ini jelas fase distribusi awal setelah markup tajam dari zona oversold, bukan breakout fundamental yang sehat.


Bandar memanfaatkan momentum "rebound teknikal dari zona distress" ditambah narasi transformasi digital (AI township, smart city 2026) untuk mendorong harga naik 50–100% dari dasar, lalu mulai distribusi bertahap di sekitar 120–140 ketika pasar menyadari fundamentalnya masih berat.


Flow & niat bandar:

Rally dari 70 ke 145 terjadi dengan volume bertahap yang meningkat, namun bukan dengan net foreign buy konsisten; lebih banyak ritel FOMO mengejar "saham murah yang sudah bangkrut tapi naik 100%".



Saat tembus 130–145, muncul beberapa candle dengan ekor atas panjang dan frekuensi trading melonjak tapi harga gagal bertahan di atas; ciri khas bandar mulai distribusi sambil menahan harga di bawah high supaya tidak memicu buying panic lagi.

Secara valuasi, PER 17x terlihat "wajar" tapi angka itu menggunakan laba 9M‑2025 yang hanya Rp368,2 miliar—turun drastis 98% dari 9M‑2024 (Rp18,7 triliun); artinya laba tahun lalu sangat dibantu oleh item exceptional (revaluasi aset/gain disposal), bukan profit operasional murni.

Psikologi pasar:
Greed ritel sangat tinggi pada November–Desember 2025 saat harga tembus 130–145: narasi "LPKR dulu 1.400 sekarang cuma 100, kalau balik ke 200 aja bisa 2x lagi" membuat banyak yang mengejar tanpa memahami fundamentalnya hancur.

Sekarang fase bergeser ke mixed sentiment: sebagian holder di 80–100 sudah profit besar dan mulai take profit, sementara yang beli di 120–140 masih berharap rally lanjut dengan katalis 2026 (AI, ekspansi presales Rp6,25 triliun); fear belum muncul karena secara teknikal support 110 masih bertahan.



Fundamental & konteks:

9M‑2025: Revenue turun 30,5% YoY menjadi Rp6,37 triliun (dari 9,16 triliun); gross profit turun 45,8%, EBITDA turun 96,2%, dan net profit turun 98% menjadi hanya Rp368,2 miliar vs 18,7 triliun tahun lalu—jelas sekali laba 2024 didorong oleh keuntungan non‑operasional (disposal/revaluasi).


Q2‑2025 laba Rp137,9 miliar (turun 99,3% YoY dari 19,9 triliun), artinya profitabilitas inti masih sangat lemah meskipun revenue properti ada, karena tekanan dari beban bunga besar (±Rp452 miliar dalam 9M‑2025) dan margin yang menyempit.

Target presales 2025 Rp6,25 triliun (naik 16% dari 6,01 triliun 2024) fokus di Lippo Karawaci Tangerang dan Lippo Cikarang, namun eksekusi belum tercermin di bottom line karena lead time development dan margin tergerus cost.


Akuisisi KSS senilai Rp332,2 miliar dari Lovage & IAHCC – bagian dari restrukturisasi portofolio, namun tambahan beban capex di tengah leverage tinggi (short‑term debt Rp6,76 triliun, long‑term debt Rp11,58 triliun vs ekuitas Rp31 triliun).

Rencana 2026: adopsi AI untuk township & smart city; ini positif jangka panjang tapi butuh investasi besar dan belum jelas ROI‑nya, sehingga pasar skeptis memberi premi tinggi untuk "story" saja.


⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Wait & See)

Buy Area: Rp95 - Rp105

Logic: Menunggu harga mundur ke area demand kuat sebelumnya di sekitar 95–105, zona base rally pertama dan support psikologis 100; di sini risiko downside lebih kecil karena dekat dengan floor lama, sementara upside potensial tetap terbuka jika sentimen 2026 benar‑benar membaik.


⚔️ PLAN B: AGRESIF (HAKA/Breakout)

Buy Area: Rp125 - Rp130 (konfirmasi)

Logic: Entry momentum hanya jika harga mampu menembus dan bertahan di atas 125–130 dengan volume ≥2x rata‑rata 20 hari; itu sinyal bandar masih mengincar high baru di atas 145, cocok untuk scalping jangka sangat pendek dengan SL ketat, bukan buy‑and‑hold.



🎯 EXIT STRATEGY (R:R Ratio ±1:2)

🟢 TP 1 (Scalp): Rp130
(+12% dari 116) | Supply terdekat dan area distribusi minor sebelumnya; level ini psikologis penting dan kemungkinan besar akan muncul tekanan jual dari holder yang nyangkut di atas.

🟢 TP 2 (Swing Spekulatif): Rp150
(+29% dari 116) | Resistance mayor, dekat high terakhir di 145–150; untuk tembus level ini butuh katalis fundamental kuat (misalnya laporan Q4‑2025/Q1‑2026 yang jauh lebih baik, atau kontrak presales jumbo Rp1 triliun+), bukan hanya narasi AI.



🔴 STOP LOSS: Rp105
(-9% dari 116) | Penembusan bersih di bawah 105 berarti support minor gagal dan harga berpotensi turun kembali menuju 95–100 atau bahkan 80; di bawah level ini tesis "rebound berkelanjutan" berubah menjadi bull trap, sehingga posisi trading wajib ditutup.



📰 NEWS & MACRO CATALYST

🌍 Sektor & Komoditas: Properti & Real Estate, fokus township & komersial.
Driver utama: suku bunga (kredit rumah), daya beli masyarakat, okupansi mall & perkantoran, serta sentimen sektor properti nasional; tidak bergantung langsung pada komoditas spesifik seperti coal/oil, lebih ke siklus kredit dan pertumbuhan ekonomi domestik.

📢 Berita Penggerak (Impact Rating):

Laba Bersih Anjlok 98% di 9M‑2025
LPKR membukukan net profit 9M‑2025 hanya Rp368,2 miliar, turun drastis 98% dari Rp18,7 triliun di 9M‑2024; revenue turun 30,5%, gross profit turun 45,8%, EBITDA turun 96,2%, menunjukkan laba tahun lalu sangat dipengaruhi oleh exceptional items, bukan kinerja operasional murni.

(IMPACT: NEGATIF SANGAT TINGGI – membenarkan koreksi harga pasca rally, menandakan fundamentalnya tetap berat meski harga sudah naik banyak.)

Target Presales 2025 Rp6,25 Triliun
Manajemen menargetkan presales naik 16% ke Rp6,25 triliun dari Rp6,01 triliun tahun sebelumnya, terutama dari proyek Lippo Karawaci (Tangerang) dan Lippo Cikarang (Bekasi), memanfaatkan permintaan rumah tapak dan komersial yang masih solid.

(IMPACT: POSITIF MENENGAH – menunjukkan demand ada, tapi belum berdampak signifikan ke profitabilitas karena margin tipis dan beban bunga besar.)

Rencana Adopsi AI untuk Smart City 2026
LPKR mengumumkan akan mengadopsi teknologi Artificial Intelligence dalam pengembangan township, smart city, dan smart building mulai 2026 untuk meningkatkan efisiensi dan daya tarik proyek; manajemen menyebut "AI adalah the next big thing".

(IMPACT: POSITIF JANGKA PANJANG – memperkuat branding dan positioning, tapi mostly "story" hingga eksekusi nyata terbukti; pasar sekarang skeptis karena butuh capex besar.)

Akuisisi KSS senilai Rp332,2 Miliar
LPKR mengakuisisi PT Karya Sentra Sejahtera dari Lovage International dan IAHCC Investment sebagai bagian dari restrukturisasi dan perluasan portfolio aset.

(IMPACT: NETRAL – konsolidasi internal, tidak langsung menambah revenue atau margin; tambahan beban di tengah leverage tinggi.)

Tidak ada pengumuman dividen besar atau debt restructuring yang signifikan; selebihnya pergerakan didorong oleh sentimen teknikal dan ekspektasi transformasi 2026.

⚖️ THE FINAL VERDICT

🚀 SIGNAL: WAIT – SPECULATIVE BUY HANYA DI AREA 95–105
🌡 Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 68%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Rally teknikal dari 70 ke 145 menciptakan momentum kuat yang masih bisa berlanjut jika sentimen positif 2026 (AI smart city, presales Rp6,25 triliun) terbukti meningkatkan margin; dukungan presales yang solid dan proyek strategis di Tangerang/Cikarang memberi harapan jangka menengah.


[+] Valuasi tampak "murah" di 116 jika dibandingkan dengan high historis 1.400‑an, dan dengan recovery ekonomi properti, ada peluang re‑rating bertahap jika laporan Q4‑2025 dan Q1‑2026 menunjukkan perbaikan operasional nyata.

[-] Fundamental sangat lemah: laba turun 98%, revenue turun 30%, leverage tinggi (utang total ±Rp18 triliun vs ekuitas Rp31 triliun), dan beban bunga besar memakan margin; rally sebelumnya lebih didorong FOMO ritel ketimbang perbaikan bisnis riil, sehingga risiko distribusi lanjutan sangat tinggi.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Pantau area 114–116; jika bid tipis dan harga terus merayap turun ke 110–112, mode WAIT; hanya jika muncul bounce kuat dari 110 dengan volume melonjak atau breakout tegas di atas 125 dengan konfirmasi volume 2x, boleh scalp kecil dengan SL 105."

⚠️ Disclaimer: Analisis mesin bantu. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. 🤖

$ATAP $APEX

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy