imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRIN
📅 Data: 27 Januari 2026 | 💰 Last Price: Rp1.175 🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION LANJUT → EARLY MARKDOWN (POST‑RALLY)

Harga baru rontok ±14% hari ini setelah serangkaian candle merah dari puncak 1.600–1.700, dengan volume masih relatif tinggi; ini konfirmasi fase distribusi lanjut setelah reli tajam dari 100–an ke >1.500 dalam beberapa bulan.


Bandar sebelumnya mengangkat harga dengan narasi transformasi bisnis (logistic park, data center, ultra luxury hospitality) plus turnaround laba 9M‑2025 Rp28,5 miliar dari rugi tahun sebelumnya, membuat valuasi melonjak ke PBV ±4x dan PER >60x, jauh di atas fundamental yang masih tipis dan sarat hutang.

Secara flow, dua hal krusial:

Laporan analis menyebut reli TRIN per Desember 2025–Januari 2026 masih sangat didominasi sentimen non‑fundamental, sementara free float meningkat – porsi pemegang saham pengendali turun sekitar 9% (72,07% → ±63%), artinya ada distribusi struktural dari pemilik lama ke pasar.

Financials 9M‑2025: revenue justru turun 6,5% YoY ke Rp181,6 miliar; gross profit menyempit, operating profit masih negatif Rp5,9 miliar, EBITDA -1,8 miliar, namun laba bersih tercatat Rp28,5 miliar (kemungkinan besar karena keuntungan non‑operasional, misalnya restrukturisasi/penilaian fair value), sehingga kualitas laba belum solid.

Chart harian menunjukkan:

Setelah puncak di zona 1.600–1.700, muncul beberapa candle doji/ekor atas panjang di atas band atas BB, lalu breakdown MA20 dan MA50; hari ini candle merah full body menutup dekat low (1.165) – ciri tekanan jual masih dominan.

Intraday TRIN membentuk channel turun rapi dari 1.400 ke 1.150, tanpa adanya spike buy yang signifikan; bandar jelas tidak menahan harga, membiarkan markdown berjalan supaya bisa mencari base baru (kemungkinan 1.000–1.050 atau bahkan 900–950).


Psikologi “Fear & Greed”:
Greed sudah memuncak saat harga tembus 1.500 dengan narasi “TRINLAND ke logistic park & data center, masuk era baru green development, partner strategis baru”; banyak ritel mengejar di atas 1.300 karena melihat kenaikan dari 100 → 1.500 sebagai “multi‑bagger”.

Sekarang fase bergeser ke fear awal: penurunan berhari‑hari, berita analis yang menyebut reli terlalu didorong sentimen, dan info pengendali mengurangi porsi memicu keraguan; namun belum ada capitulation penuh, karena masih banyak yang yakin transformasi 2026 akan menyelamatkan valuasi.

Secara fundamental jangka menengah:

2024 masih rugi besar: pendapatan Rp216,6 miliar, rugi bersih Rp133,9 miliar, EBITDA -160 miliar, dengan leverage tinggi (utang jangka pendek Rp1,36 triliun, jangka panjang Rp437,5 miliar; ekuitas Rp418,8 miliar).


6M‑2025 membaik: revenue Rp173 miliar (+76,9% vs 6M‑2024), gross profit Rp43,8 miliar, operating profit Rp11,4 miliar; net loss hanya Rp1,9 miliar – jelas ada turning point, tapi beban bunga tetap berat (interest expense ±6,3 miliar di 9M‑2025).

Strategi 2026: agresif diversifikasi ke logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality dengan pendekatan green development; jika dieksekusi baik, ini bisa mengubah profil pendapatan, tapi juga butuh capex besar dan risikonya tinggi.

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Wait & See)

Buy Area: Rp1.000 - Rp1.080

Logic: Menunggu harga turun mendekati area demand kuat di sekitar 1.000–1.050 (dekat support psikologis 1.000 dan bawah MA50 band), yang juga lebih dekat dengan nilai buku (BVPS ±104 rupiah → PBV ~9–10x masih mahal, tapi jauh lebih wajar daripada di atas 1.500); zona ini memberi buffer jika markdown berlanjut, sekaligus menghindari belanja di tengah distribusi.


⚔️ PLAN B: AGRESIF (HAKA/Breakout)

Buy Area: Rp1.300 - Rp1.325 (konfirmasi)

Logic: Entry momentum hanya jika harga mampu kembali tembus 1.300–1.325 setelah bottom terbentuk, disertai volume ≥2x rata‑rata 20 hari; ini sinyal bahwa bandar kembali mengerjakan sisi atas setelah fase buang selesai, cocok untuk scalper yang disiplin, bukan investor yang masuk untuk jangka panjang.



🎯 EXIT STRATEGY (R:R Ratio ±1:2)

🟢 TP 1 (Scalp): Rp1.300
(+11% dari 1.175) | Supply terdekat di mana breakdown dimulai; level psikologis medium‑term dan area di mana kemungkinan besar akan muncul jualan pertama dari yang nyangkut di 1.400–1.500.

🟢 TP 2 (Swing Spekulatif): Rp1.450
(+23% dari 1.175) | Resistance mayor pendek sebelum cluster 1.600, sejalan dengan area distribusi awal; butuh katalis positif konkret (misalnya kontrak logistic park/data center besar atau laporan Q1‑2026 yang kuat) supaya tembus.



🔴 STOP LOSS: Rp1.080
(-8% dari 1.175) | Penembusan bersih di bawah 1.080 berarti support minor gagal dan harga cenderung melanjutkan markdown ke 1.000–900; di bawah sini risk‑reward untuk trade jangka pendek menjadi tidak menarik, sehingga posisi wajib ditutup.



📰 NEWS & MACRO CATALYST

🌍 Sektor & Komoditas: Properti & Real Estate, dengan exposure baru ke logistic infra & data center.
Katalis makro: suku bunga, likuiditas perbankan, dan permintaan ruang logistik & data center yang tumbuh seiring e‑commerce dan digitalisasi; tidak terkait langsung komoditas seperti coal/oil, tapi sensitif terhadap siklus ekonomi dan sentimen properti nasional.

📢 Berita Penggerak (Impact Rating):

Transformasi Bisnis 2026 – Logistic Park & Data Center
TRIN mengumumkan strategi diversifikasi ke logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality sebagai pilar pertumbuhan baru yang mulai dijalankan kuartal I‑2026; manajemen menilai infrastruktur logistik dan digital punya permintaan tinggi ke depan.

(IMPACT: POSITIF MENENGAH–PANJANG – membuka ruang re‑rating jika proyek dieksekusi dan dibiayai dengan disiplin; saat ini mostly “story”, belum terlihat di angka.)

Turnaround Laba 9M‑2025
Setelah rugi besar 2024 (Rp133,9 miliar), TRIN membukukan laba bersih 9M‑2025 Rp28,5 miliar, meski operating profit masih negatif dan EBITDA -1,8 miliar; perbaikan terutama karena pendapatan meningkat dan beban tertentu berkurang.

(IMPACT: POSITIF – menunjukkan kemampuan keluar dari zona rugi, walau kualitas laba belum sekuat properti mapan.)

Reli Didominasi Sentimen Non‑Fundamental & Pengendali Kurangi Porsi
Laporan media menyebut reli harga akhir 2025 lebih didorong sentimen transformasi dan spekulasi pasar ketimbang perbaikan fundamental penuh; pada saat yang sama, free float naik karena pemegang saham pengendali mengurangi kepemilikan sekitar 9%.

(IMPACT: NEGATIF JANGKA PENDEK – jelas sinyal distribusi struktural dan alasan kenapa harga sekarang masuk fase markdown.)

Selain itu belum ada pengumuman dividen jumbo atau rights issue baru; selebihnya pergerakan harga saat ini dominan digerakkan oleh rotasi bandar dan respons pasar terhadap strategi ekspansi 2026.

⚖️ THE FINAL VERDICT

🚀 SIGNAL: WAIT – SPECULATIVE BUY HANYA DI DEKAT 1.000 DENGAN SIZE KECIL
🌡 Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 72%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Fundamental menunjukkan turnaround: dari rugi Rp133,9 miliar (2024) ke laba 9M‑2025 Rp28,5 miliar, revenue naik signifikan, dan manajemen punya roadmap jelas masuk logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality berbasis green development.

[+] Secara teknikal, meskipun sedang markdown, saham ini tetap punya karakter momentum kuat dengan free float yang lebih besar; jika nanti terbentuk base kuat di 1.000–1.050 dan muncul katalis proyek konkret, potensi swing besar berikutnya tetap ada.


[-] Saat ini reli lama terbukti banyak ditopang sentimen non‑fundamental dan distribusi pemegang pengendali; leverage tinggi, kualitas laba belum solid, dan harga masih jauh di atas nilai buku, sehingga risiko koreksi lanjutan ke bawah 1.000 tetap besar jika proyek 2026 tidak segera menunjukkan bukti.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Pantau bid di 1.150–1.175; jika tekanan jual tetap kuat dan harga merayap ke 1.100 tanpa buyer besar, tahan (WAIT); hanya jika muncul pantulan tajam dari 1.100–1.120 dengan volume melonjak, boleh scalping kecil dengan SL ketat di 1.080."

⚠️ Disclaimer: Analisis mesin bantu. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. 🤖

$BLUE $ARTA

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy