Sektor otomotif Indonesia pada tahun 2026 diprediksi akan mengalami masa transisi yang menantang dengan volume penjualan kendaraan roda dua (2W) maupun roda empat (4W) yang diperkirakan akan cenderung stagnan (flat). Pemulihan sektor ini sangat bergantung pada kembalinya kepercayaan belanja konsumen dan aktivitas ekonomi yang moderat.
1. Proyeksi Pasar dan Tren Penjualan
• Pertumbuhan Stagnan: Penjualan mobil dan sepeda motor diprediksi tetap datar tanpa pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
• Faktor Pendorong (Catalysts): Penurunan imbal hasil (yield) pinjaman kendaraan serta berlanjutnya berbagai promosi diler yang menarik (seperti uang muka 0%, perpanjangan tenor cicilan, dan diskon besar) akan menjadi kunci untuk menjaga permintaan industri.
• Sentimen Konsumen: Pemulihan sektor ini sangat bergantung pada "kelahiran kembali" kepercayaan konsumen dalam berbelanja, di tengah daya beli masyarakat menengah ke bawah yang masih tertekan.
2. Tantangan Utama di Tahun 2026
Terdapat beberapa hambatan yang perlu diwaspadai oleh pelaku industri:
• Penghentian Insentif EV: Berakhirnya beberapa insentif pemerintah terkait kendaraan listrik (EV) diprediksi akan menambah tekanan pada volume penjualan tahun 2026.
• Kondisi Ekonomi & Geopolitik: Aktivitas ekonomi yang masih berhati-hati serta ketegangan geopolitik global tetap menjadi faktor risiko yang krusial.
• Daya Beli: Kepercayaan konsumen yang mandek dan daya beli yang belum pulih sepenuhnya menjadi penghambat utama pertumbuhan volume penjualan.
3. Lanskap Kompetisi dan Pemain Kunci
Meskipun persaingan semakin ketat, struktur pasar masih didominasi oleh pemain lama namun mulai terdisrupsi oleh pendatang baru.
a. Dominasi Astra. Astra International (ASII) tetap memimpin pasar mobil dengan pangsa pasar keseluruhan sekitar 51%. Toyota dan Daihatsu masih menjadi kontributor utama.
b. Penetrasi EV. Kendaraan listrik menunjukkan ekspansi kuat dengan penetrasi mencapai 12,93% dari total penjualan mobil pada akhir 2025.
c. Merek China. BYD telah memposisikan diri di peringkat ke-6 pasar mobil Indonesia dengan pangsa pasar 5.8%. Merek lain seperti Wuling dan Chery juga terus memperkuat posisi mereka.
4. Rekomendasi Investasi
Analis mempertahankan rating NETRAL untuk sektor otomotif secara keseluruhan.
• Top Pick: Saham pilihan utama di sektor ini adalah $ASII (Astra International) dengan rekomendasi BUY dan target harga (TP) sebesar IDR 7.050.
• Pertimbangan: Harga ASII dinilai masih menarik karena diperdagangkan pada level 8,6x P/E proyeksi tahun 2026.
$AUTO $ERAL
