Menyimpan beberapa lot saham setelah TP (take profit) itu bukan rakus, justru strategi cerdas kalau dipakai di momen yang tepat
Ikut “gratisan” kalau saham lanjut terbang
Setelah TP sebagian:
Modal sudah balik
Risiko mental turun
Sisa lot =free ride
Kalau ternyata saham lanjut ARA / trending, kamu masih ikut pesta tanpa deg-deg-an.
Mengantisipasi “big move” bandar
Sering kejadian:
Ritel jual semua nyesel
Bandar baru naikkan harga setelah ritel keluar
Sisa lot bikin kamu:
Tetap ikut distribusi besar
Nggak FOMO kalau tiba-tiba gas
Psikologi trading jadi jauh lebih tenang
Setelah TP sebagian:
Nggak panik lihat koreksi
Lebih objektif baca chart
Bisa hold sesuai trend, bukan emosi
Ini penting, karena musuh trader itu bukan market, tapi pikiran sendiri.
Bisa jadi saham investasi jangka menengah
Kalau:
Fundamental oke
Ada narasi kuat
Volume tetap hidup
Sisa lot bisa
Di-hold mingguan/bulanan
Jadi runner stock (yang cuannya paling besar)
Fleksibel: bisa TP lagi atau cut cepat
Sisa lot itu alat fleksibel:
Kalau lanjut naik TP bertahap
Kalau balik arah cut kecil, gak nyakitin
Bandingkan kalau
jual semua salah arah masuk lagi di harga lebih mahal 😅
Contoh sederhana
Kamu beli 10 lot @100
TP 6 lot @130 modal + profit aman
Sisa 4 lot:
Kalau ke 180 cuan besar
Kalau balik ke 120 masih untung overall
⚠️ Tapi ingat, sisa lot WAJIB pakai aturan
❌ Jangan disimpan kalau:
• Volume mati
• Broker distribusi
• Gagal break resistance
• Pasar lagi risk-off
✅ Ideal disimpan kalau:
• Trend masih naik
• Higher high – higher low
• Ada akumulasi / narasi
random
$IHSG
$DOOH ☕️
$BKSL
