Apakah $MDKA Punya Tambang Emas?
Pertanyaan member di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
MDKA itu contoh emiten tambang yang sering disalahpahami investor karena terlihat seperti satu jenis tambang saja, padahal isinya kumpulan berbagai jenis tambang yang beda-beda. Di satu sisi, portofolio multi-tambang itu bikin bisnis lebih tahan banting saat satu komoditas jatuh. Di sisi lain, semakin banyak proyek, semakin banyak juga titik rawan eksekusi, perizinan, capex, dan risiko sosial-lingkungan yang harus dijaga konsisten. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Jadi pertanyaannya bukan sekadar MDKA punya tambang apa saja, tapi tambang mana yang benar-benar jadi mesin kas hari ini, mana yang masih menyedot dana, dan mana yang jadi opsi masa depan. Kalau investor mau objektif, MDKA harus dibaca seperti holding tambang multi-komoditas dengan fase hidup aset yang berbeda.
Tambang MDKA yang paling matang dan paling jelas kontribusinya adalah Proyek Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikelola lewat PT Bumi Suksesindo dengan kepemilikan efektif 99,89%. Ini tambang emas dan perak, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 25 Januari 2040. Dari sisi neraca segmen, aset Proyek Tujuh Bukit tercatat AS$742.615.812 per 30 September 2025. Ini aset yang umur izinnya panjang dan biasanya jadi tulang punggung stabilitas ketika proyek lain masih fase bangun atau ramp-up.
Lalu ada Proyek Tembaga Wetar di Pulau Wetar, Maluku, melalui PT Batutua Kharisma Permai untuk penambangan dan PT Batutua Tembaga Raya untuk pengolahan, dengan kepemilikan efektif 99,99%. Komoditasnya katoda tembaga, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 9 Juni 2031, dan aset segmen AS$406.018.280 per 30 September 2025. Ini biasanya memberi diversifikasi yang sehat karena tembaga punya siklus sendiri, tapi umur izin lebih pendek dibanding Tujuh Bukit, jadi narasi jangka panjangnya lebih menuntut disiplin perpanjangan, optimalisasi sisa umur tambang, dan efisiensi biaya agar nilai ekonominya benar-benar terkunci. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Tambang yang paling besar, sekaligus paling menentukan wajah MDKA saat ini, adalah pilar nikel melalui PT Merdeka Battery Materials Tbk $MBMA dengan kepemilikan 50,04% dan eksposur ke PT Sulawesi Cahaya Mineral 25,52%. Tambang SCM ada di Routa, Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 14 September 2037. Hilirisasi smelter berada di Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, lewat fasilitas seperti ZHN, CSID, dan BSID, dengan output rantai nilai yang mencakup bijih nikel limonit, Nickel Pig Iron (NPI), dan nikel matte.
Aset segmen nikel MDKA ini yang paling dominan, AS$3.599.536.036 per 30 September 2025, jauh di atas segmen emas dan tembaga. Interpretasinya, MDKA secara neraca sudah berubah dari sekadar copper-gold miner menjadi platform nikel dan hilirisasi yang sangat padat modal, sehingga cerita pertumbuhannya bisa besar, tapi sensitivitasnya ke eksekusi proyek, biaya energi, stabilitas operasi smelter, dan dinamika harga produk hilir juga jauh lebih tinggi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Di sisi emas, MDKA juga menaruh opsi masa depan lewat Proyek Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo, melalui PT Merdeka Gold Resources Tbk $EMAS dan entitas seperti PT Pani Bersama Tambang, PT Gorontalo Sejahtera Mining, dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera. Izin dan masa berlaku asetnya berlapis, GSM dengan Kontrak Karya sampai 1 Desember 2049, PETS dengan IUP sampai 23 November 2032, dan PBT dengan IUI atau IUP OPK sampai 14 Maret 2035. Statusnya masih tahap pengembangan dan eksplorasi. Ini penting karena memberi optionality, tapi investor sebaiknya sadar bahwa fase ini umumnya menyedot belanja, penuh risiko perizinan dan sosial, dan belum tentu cepat jadi arus kas, jadi jangan disamakan bobotnya dengan aset yang sudah berproduksi.
Masih terkait ekosistem baterai, ada Proyek AIM Acid Iron Metal di Morowali, Sulawesi Tengah, lewat PT Merdeka Tsingshan Indonesia yang berada di bawah struktur MBMA. Fungsinya memproses sisa mineral menjadi produk seperti asam sulfat dan uap untuk mendukung rantai nilai baterai, dengan status masih tahap pembangunan dan estimasi selesai 2025. Kalau AIM benar-benar selesai dan berjalan sesuai desain, ini bisa memperkuat efisiensi dan integrasi, karena bukan cuma jual produk utama, tapi juga mengolah side-stream jadi value. Tapi kalau molor atau biaya membengkak, efeknya langsung ke beban capex dan tekanan pendanaan di ekosistem nikel. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
MDKA menyebut nilai bersih properti pertambangan yang mereka miliki adalah AS$865.476.772 per 30 September 2025, aset eksplorasi dan evaluasi AS$331.102.258, serta goodwill AS$358.694.581 yang terutama terkait akuisisi SCM dan industri nikel.
Segmen aset nikel yang sangat besar dibanding properti pertambangan bisa terjadi karena segmen aset biasanya mencakup lebih luas daripada properti pertambangan saja, misalnya aset pabrik, infrastruktur, piutang, kas, atau aset lain di rantai nilai. Goodwill sendiri adalah sinyal bahwa sebagian nilai akuisisi dibayar di atas nilai buku aset bersih, jadi bagus kalau sinergi dan profitabilitas terwujud, tapi menjadi risiko kalau kinerja tidak memenuhi asumsi karena bisa berujung impairment. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
MDKA itu punya portofolio tambang multi-komoditas dengan mesin utama yang sudah terlihat pada nikel dan hilirisasi, ditopang emas Tujuh Bukit yang izinnya panjang, ditambah tembaga Wetar sebagai diversifikasi, serta Pani dan AIM sebagai opsi pertumbuhan berikutnya. Sisi bagusnya, diversifikasi ini membuat MDKA tidak bergantung pada satu harga komoditas saja. Sisi buruknya, porsi aset terbesar ada di bisnis yang paling padat modal dan paling sensitif terhadap eksekusi, jadi investor sebaiknya memantau bukan cuma laba, tapi juga disiplin capex, progres proyek, dan konsistensi operasi, karena di emiten multi-tambang, salah satu proyek saja bisa mengubah ritme seluruh grup.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/10









