$BJBR Dividend atau Capital gain?
Mendengar emiten BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, kemungkinan sekali para investor mengassosiasikan emiten ini dengan emiten yang konsisten membagi-bagikan divindend setiap tahun dengan dividend yield yang relatif tinggi. Dengan asumsi besaran dividend yang akan diterima di tahun 2026 sama dengan 2 tahun terakhir, yakni 85.25, maka dividend yield berada dikisaran 10.27% dengan pembelian saham BJBR diharga 830/lembar. Tentu saja ini menarik jikalau dibandingkan dengan bunga deposito yang berada di kisaran <4% (setiap bank bervariasi). Bahkan kalau dibandingkan kupon (baca:cuan) Surat berharga Negara semisal ORI seri 028 yang dipatok dengan kupon 5.65% per tahun bahkan dengan ORI seri 029 yang akan hadir besok, 26 Januari 2026..
Lalu, berapa besar dividend BJBR untuk tahun ini? Maka jawaban yang pasti akan diputuskan nanti di RUPS tahunan beberapa bulan lagi, sekitar bulan April jika mengikuti RUPST tahunan 2025 yang lalu.
Sebagai investor, barangkali sudah melakukan kalkulasi untuk mengestimasi berapa besaran dividend nantinya, tentu saja dengan berbagai metode. Salah satu metode yang dilakukan adalah melakukan kalkulasi berdasarkan performance keuangan bank BJBR di tahun buku 2025, dengan asumsi Dividend Payout Rasio (DPR) sama dengan DPR tahun buku sebelumnya yakni 65.50% untuk tahun buku 2024. Persoalannya adalah laporan kuartalan untuk Q4 tahun 2025 atau full year tahun buku 2025 belum direlease. Tapi jikalau investor mendapatkan data berdasarkan laporan keuangan bulanan, maka perhitungan dapat dilakukan mengingat laporan keuangan bulanan hingga Desember 2025 sudah direlease. Silahkan hitung sendiri...
Berdasarkan data yang tersedia, performance keuangan emiten BJBR menurun untuk tahun buku 2025 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dari 1.3 trilliun rupiah untuk tahun uku 2024 menjadi 1.1 triliun rupiah untuk tahun buku 2025, maka wajar saja market merespond dengan dampak terjadinya penurunan harga saham BJBR.
Tapi jika kita mengamati laba di Q4 tahun 2025, terlihat peningkatan 59.3% yakni dari 245.7 milyard rupiah meningkat menjadi 391.6 milyard rupiah dibandingkan tahun sebelumnya Q4 2024. Demikian juga jikalau dibandingkan dengan kuartal sebelumnya Q3 2025, mengalami peningkatan 43.7% yakni dari 272.5 milyard rupiah meningkat menjadi 391.6 milyard rupiah.
Mudah2an nanti market akan mengappresiasi peningkatan performa keuangan ini dalam waktu dekat, khususnya setelan laporan keuangan kuartalan Q4 atau LK full year untuk tahun buku 2025 direlease oleh emiten BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. Dan jikalau market merepond dengan kenaikan Harga saham, maka akan memudahkan kita untuk menjawab pertanyaan diatas, $BJBR Dividend atau Capital gain?
Salam DYOR
Disclaimer:
- Catatan ini bukan sebagai acuan atau referensi untuk mempengaruhi ajakan BUY, SELL maupun HOLD saham BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, akan tetapi sebagai bahan diskusi untuk meningkatkan pemahaman terkait kinerja dan valuasi perusahaan sebagai bagian dari edukasi semata.
- Penulis memiliki posisi dengan porsi mangkok kecil di saham BPD Jawa Barat dan Banten Tbk sehingga potensial ada unconscious bias sewaktu menulis
